JAKARTA - PT Andalan Artha Primanusa (AAP) memperkuat operasional jasa kontraktor batu bara dan nikel guna mendukung target produksi pertambangan nasional tahun ini.
Langkah strategis tersebut diambil demi memastikan ketersediaan pasokan energi sekaligus mineral kritis yang dibutuhkan oleh industri manufaktur global.
"Kami fokus pada optimalisasi alat berat dan manajemen operasional yang efisien untuk mengejar target produksi di beberapa site yang kami kelola," ujar Direktur Utama AAP, Sonny Inayatkhan, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Rabu (6/5/2026).
Sonny Inayatkhan menjelaskan, bahwa perusahaan telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi terhadap tantangan cuaca ekstrem agar produktivitas di lapangan tetap terjaga secara konsisten.
Perusahaan memandang prospek nikel sangat cerah seiring dengan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di pasar domestik maupun internasional.
"Ekspansi ke sektor nikel merupakan bagian dari transformasi bisnis kami untuk lebih terdiversifikasi dan berkelanjutan dalam jangka panjang," ujar Sonny Inayatkhan, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Rabu (6/5/2026).
Sonny Inayatkhan menyebutkan, integrasi teknologi digital dalam pemantauan alat berat mampu menekan biaya operasional hingga 15 persen dibandingkan metode konvensional.
Manajemen percaya bahwa penggunaan data secara real-time dapat mempercepat pengambilan keputusan di area tambang yang memiliki medan cukup menantang.
Peningkatan standar keselamatan kerja juga menjadi prioritas utama guna mencapai target zero accident di seluruh area kerja kontraktor.
Sinergi dengan masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional tetap dijaga melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang terukur.