Mahasiswa Teknik Intip Operasional Migas PHE ONWJ di Muara Karang

Mahasiswa Teknik Intip Operasional Migas PHE (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Senin, 11 Mei 2026 | 09:28:16 WIB

JAKARTA - Sebanyak 23 mahasiswa teknik dari beragam universitas di Indonesia memperoleh peluang berharga untuk menyaksikan secara langsung aktivitas operasional industri hulu migas di instalasi PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Kegiatan kunjungan tersebut dilaksanakan di Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang, Jakarta, pada Selasa (5/5), sebagai bagian dari agenda Pipeline Design Competition (PDC) dalam Mechanical Festival (M-Fest) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Mesin Institut Teknologi Bandung.

Di kawasan fasilitas energi yang menjadi salah satu titik utama distribusi gas bumi nasional tersebut, para semifinalis PDC tidak sekadar menyerap teori di dalam kelas, namun juga melihat langsung cara kerja sistem perpipaan migas di lapangan — mulai dari pengaturan aliran gas hingga eksekusi standar keselamatan pada industri dengan risiko tinggi.

Ketua Pelaksana M-Fest 2026, Rafi Akbar Maulana, menjelaskan bahwa pengalaman ini menyuguhkan sudut pandang baru bagi seluruh peserta terkait realitas dunia kerja di sektor energi.

“Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan sangat berharga terkait proses operasi fasilitas produksi serta implementasi sistem perpipaan di industri migas secara nyata,” ujar Rafi dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Acara dimulai dengan penjelasan teknis mengenai cakupan wilayah kerja serta operasional hulu migas di PHE ONWJ.

Para mahasiswa diberikan pemahaman mengenai peran strategis ORF Muara Karang sebagai instalasi penerima di darat yang mengelola aliran gas bumi dengan prinsip keamanan, keandalan, serta efisiensi.

Usai sesi teori, para peserta diarahkan untuk meninjau langsung area jaringan pipa energi.

Dengan menggunakan atribut keselamatan yang utuh, mereka mempelajari bagaimana rancangan, pemasangan, hingga perawatan fasilitas perpipaan dijalankan dalam praktik industri yang sesungguhnya.

Head of Communication, Relations, CID & CSR PHE ONWJ, Ery Ridwan, menyatakan bahwa perusahaan memiliki komitmen kuat untuk menyokong bidang pendidikan melalui pembagian pengetahuan praktis kepada para mahasiswa.

Menurut dia, pengalaman di lapangan seperti ini diharapkan bisa menumbuhkan inovasi dari generasi muda teknik Indonesia agar matang menjadi penggerak industri energi di masa depan.

“Wawasan langsung mengenai kompleksitas fasilitas hulu migas ini diharapkan dapat menginspirasi para calon insinyur untuk terus berinovasi dan siap menjadi motor penggerak industri energi nasional,” ujarnya.

PHE ONWJ ditunjuk sebagai lokasi pengamatan karena dianggap mempunyai sistem perpipaan yang sangat berkaitan dengan bidang ilmu teknik mesin.

Bagi para kontestan, kunjungan ini menjadi momen krusial untuk menyelaraskan teori akademis dengan berbagai tantangan teknis yang nyata di lapangan.

M-Fest merupakan perhelatan tahunan mahasiswa Teknik Mesin ITB yang menitikberatkan pada pengembangan inovasi serta kompetensi ilmu pengetahuan.

Melalui ajang kompetisi desain pipa ini, mahasiswa dipacu untuk memberikan solusi segar bagi beragam tantangan di sektor minyak dan gas bumi.

Sinergi antara perguruan tinggi dan industri ini juga menjadi bagian dari langkah menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas guna menyokong kedaulatan energi nasional pada masa yang akan datang.

Reporter: David Ilham