SKK Migas Jabanusa Edukasi PMII UPI Sumenep Soal Industri Hulu Migas

SKK Migas Jabanusa Edukasi PMII UPI (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32:54 WIB

SUMENEP - SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di wilayah Sumenep menyambut kunjungan audiensi serta edukasi dari Komisariat PMII Universitas PGRI Sumenep.

Acara ini merupakan langkah untuk memperkokoh kerja sama antara sektor industri hulu migas dengan dunia akademik, terutama organisasi mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, SKK Migas Jabanusa bersama KKKS Husky-CNOOC Madura Limited, Kangean Energi Indonesia, dan Medco Energi memaparkan materi tentang peran vital industri hulu migas bagi ketahanan energi nasional serta kontribusi ekonomi bagi warga.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa Febrian Ihsan menyatakan bahwa pihak mereka mengapresiasi semangat para mahasiswa yang ingin mempelajari industri hulu migas secara mendetail.

“Kami menyambut hangat rekan-rekan mahasiswa PMII UPI Sumenep. Ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara industri hulu migas dan komunitas kemahasiswaan yang ingin mendapatkan perspektif serta pemahaman secara utuh dan benar,” kata Febrian.

Ia menilai bahwa sektor hulu migas adalah industri strategis yang memerlukan sokongan dari beragam elemen, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa.

Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu berperan sebagai penyambung informasi yang akurat kepada publik mengenai industri migas.

”Kami berharap rekan-rekan mahasiswa dapat menjadi jembatan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat tersebut, para peserta memperoleh wawasan terkait sejarah migas, alur bisnis, mekanisme kerja sama, efek ekonomi, hingga program tanggung jawab sosial serta lingkungan.

Mahasiswa pun diperkenalkan pada ruang imersif yang menunjukkan simulasi operasional di fasilitas migas lepas pantai (offshore).

Ketua Komisariat PMII UPI Sumenep Diky Alamsyah menghargai sikap terbuka SKK Migas dan KKKS dalam memberikan pembekalan ilmu kepada mahasiswa.

Ia berpendapat bahwa kegiatan ini memberikan sudut pandang baru terkait industri migas yang selama ini belum banyak dimengerti oleh kalangan mahasiswa.

“Kami mendapat penjelasan langsung mengenai bagaimana industri ini beroperasi dengan mengedepankan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan,” kata Diky.

Dalam momen itu, Komisariat PMII UPI Sumenep pun menyerahkan naskah policy brief kepada SKK Migas Jabanusa dan KKKS wilayah Sumenep sebagai saran pengembangan pusat informasi migas.

Reporter: David Ilham