BOGOR - Kebijakan sistem satu arah atau one way menuju Jakarta yang sempat diberlakukan sejak siang di area Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, kini resmi dihentikan.
Situasi arus lalu lintas (lalin) saat ini sudah kembali normal untuk kedua lajur, baik kendaraan yang menuju Puncak maupun yang mengarah ke Jakarta.
"Untuk saat ini, dari pukul 17.00 telah dibuka normal dua arah, dari sebelumnya kami memberlakukan one way arah bawah, dari Puncak menuju ke Jakarta pada pukul 12.30," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Afif Widhi Ananto, Jumat (15/5/2026).
Melalui pemantauan langsung di tempat kejadian, kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak sekarang sudah diterapkan normal dua arah, baik bagi kendaraan yang menuju Puncak ataupun jalur sebaliknya ke Jakarta.
Hambatan kendaraan menuju Puncak yang sebelumnya sempat tertahan di kawasan depan SPBU Gadog, kini telah diizinkan untuk meneruskan perjalanan mereka.
Namun di sudut lain, situasi di area Simpang Gadog yang mengarah ke Puncak tampak menunjukkan adanya penumpukan.
Pergerakan kendaraan terlihat agak terhambat di sekitar wilayah Simpang Pasir Muncang.
Banyak petugas kepolisian yang juga telah berjaga di tempat untuk mengondisikan laju kendaraan supaya arus lalu lintas dapat kembali mengalir dengan lancar.
Afif memaparkan bahwa jumlah keseluruhan kendaraan yang mengarah ke tempat wisata Puncak, Bogor, lewat tol Jagorawi sudah menembus angka 29 ribu kendaraan hingga sore ini.
Di samping itu, jumlah kendaraan yang bergerak menuju arah Jakarta terdata berada di angka 22 ribu, menunjukkan adanya peningkatan sebesar 22 persen apabila dibandingkan dengan jam yang sama pada hari lalu.
"Untuk saat ini kami laporkan bahwa kendaraan yang telah melintas dari Gerbang Tol Ciawi ke arah Puncak sebesar 29 ribu, menurun dibandingkan dengan hari kemarin. Namun hari ini kendaraan yang turun atau dari arah Puncak menuju ke Jakarta mencapai 22 ribu, meningkat dibandingkan hari kemarin sebesar 22 persen," kata Afif.
"Intinya bahwa masyarakat yang kemarin hari Kamis melaksanakan wisata mungkin menginap di Puncak saat ini sudah berangsur-angsur kembali," imbuhnya.
Afif pun menyampaikan bahwa terdapat kurang lebih 120 petugas yang diterjunkan dan ditempatkan di sepanjang rute Puncak, Bogor, sampai malam nanti guna mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah kendaraan secara tiba-tiba.
Rencana rekayasa lalu lintas susulan baru akan diterapkan jika situasi penyumbatan mulai muncul, dan informasinya akan terus dibagikan melalui akun media sosial resmi.
"Kami prediksi bahwa mudah-mudahan tidak ada lonjakan arus nanti malam. Namun, apabila ada, kami mempersiapkan juga rekayasa lalu lintas oleh Satlantas Polres Bogor. Sehingga kami imbau pada masyarakat yang ingin berwisata ke Puncak dapat memantau dari kanal media sosial kami di TMC Satlantas," imbuhnya.
Sesuai yang dikabarkan sebelumnya, pihak Satlantas Polres Bogor sempat menerapkan sistem satu arah atau one way yang diprioritaskan menuju arah Jakarta di jalur Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Dampak dari sistem tersebut, laju kendaraan yang berniat menuju ke kawasan Puncak sempat disetop untuk sementara waktu.
"Siang ini dibandingkan dengan hari kemarin terjadi penurunan, selain itu juga terdapat arus wisatawan yang telah selesai melaksanakan wisata atau kembali ke Jakarta. Sehingga pada pukul 12.30 kami berlakukan ke arah bawah atau arah Jakarta," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Afif Widhi Ananto di Simpang Gadog, Jumat (15/5/2026).