Minggu, 17 Mei 2026

RI Bidik Pemain Pasar Karbon Global lewat Industri Pulp

RI Bidik Pemain Pasar Karbon Global lewat Industri Pulp
Ilustrasi Bursa Karbon (FOTO: NET)

JAKARTA - Sektor industri pulp dan kertas di Indonesia menyatakan kesiapannya dalam menyokong progres pasar karbon kehutanan yang terpercaya, transparan, serta memiliki integritas kokoh.

Regulasi dinilai sebagai pijakan krusial bagi sektor bisnis guna memperluas sumbangsih dalam mencapai target reduksi emisi nasional sekaligus mendongkrak daya saing industri pulp dan kertas domestik di kancah internasional, menurut penjelasan Ketua Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Suhendra Wiriadinata.

Langkah ini juga sejalan dengan langkah pemerintah yang sudah merilis Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026 demi memajukan perdagangan karbon di sektor kehutanan dan memantapkan penerapan Multiusaha Kehutanan.

Baca Juga

Pertamina NRE Ekspansi Proyek Energi Surya ke Bangladesh

“Industri pulp dan kertas Indonesia menyambut baik terbitnya Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026 yang memberikan kepastian regulasi dan kerangka tata kelola yang lebih jelas bagi pengembangan perdagangan karbon sektor kehutanan. Bagi industri kami, karbon merupakan nilai tambah yang melengkapi, bukan menggantikan, peran utama sektor ini dalam menghasilkan produk berbasis serat terbarukan yang dibutuhkan masyarakat global,” ujar Suhendra dalam keterangannya dalam Business Forum on Carbon Market di New York, AS, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (14/5).

Pasar karbon yang terpercaya diyakini Suhendra mampu merangsang investasi yang lebih masif untuk pemulihan lahan gambut, perbaikan hutan, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga penguatan warga di sekitar area kerja.

Tingkat keberhasilan pasar karbon tersebut dinilai sangat bertumpu pada integritas program, keterbukaan kalkulasi, kejelasan cara kerja, serta tingkat penerimaan di pasar lokal maupun dunia.

“APKI bersama seluruh anggota berkomitmen mendukung pengembangan kredit karbon berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional, memberikan manfaat lingkungan yang nyata, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dan sosial. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemain utama dalam perdagangan karbon berbasis kehutanan di tingkat global,” ujar Suhendra.

Pada kesempatan sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan dengan tegas bahwa saat ini Indonesia sedang mengawali era baru dalam pengelolaan kawasan hutan.

Ia berpendapat bahwa nilai ekonomi dari hutan tidak lagi semata-mata mengandalkan komoditas kayu, melainkan juga bertumpu pada potensi karbon, diversitas hayati, layanan lingkungan, serta penguatan kapasitas masyarakat.

Melalui tata kelola hutan tanaman industri yang lestari, penghematan energi, pemanfaatan energi bersih, penerapan konsep ekonomi sirkular, hingga pembaruan produk yang bisa dipulihkan dan didaur ulang, sang menteri memaparkan bahwa industri pulp dan kertas terus memperkokoh andilnya dalam peralihan menuju ekonomi dengan emisi rendah.

“Produk pulp dan kertas berbasis serat terbarukan merupakan bagian penting dari solusi iklim karena dapat menggantikan material berbasis fosil, mendukung pengurangan emisi, serta menjawab kebutuhan pasar global terhadap produk yang lebih ramah lingkungan,” kata Menteri Kehutanan.

Agenda Business Forum on Carbon Market sendiri ialah sebuah wadah bisnis yang dihadiri langsung oleh jajaran utusan pemerintah Indonesia, para pebisnis sektor kehutanan, penanam modal global, serikat perdagangan emisi, hingga beberapa rekan strategis asal AS.

Lewat pelaksanaan forum tersebut, pihak Indonesia memastikan kembali komitmen kuatnya guna mengokohkan kedudukan sektor kehutanan sebagai elemen vital dalam agenda penanggulangan perubahan iklim dunia, sekaligus merintis kans kerja sama investasi ramah lingkungan untuk menyokong pemenuhan target FOLU Net Sink 2030 serta akselerasi ekonomi yang berkelanjutan.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Langkah Strategis PT TIMAH Kejar Target Net Zero Emission 2060

Langkah Strategis PT TIMAH Kejar Target Net Zero Emission 2060

Teknologi Penyimpanan Energi Dukung Tambang Hijau

Teknologi Penyimpanan Energi Dukung Tambang Hijau

Pemerintah Jamin Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tak Naik

Pemerintah Jamin Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tak Naik

Prabowo Tegaskan Ekonomi RI Tetap Kuat dan Stabil

Prabowo Tegaskan Ekonomi RI Tetap Kuat dan Stabil

Iran Sita Kapal Keamanan Swasta China di Selat Hormuz

Iran Sita Kapal Keamanan Swasta China di Selat Hormuz