Kawasan Perimeter Utara Soetta Jadi Tempat Nongkrong Viral

Perimeter Utara Bandara Soetta menjadi lokasi nongkrong warga (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Minggu, 17 Mei 2026 | 11:35:22 WIB

JAKARTA - Kawasan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kini tampak berubah menjadi area berkumpul dadakan.

Banyak warga sengaja berkunjung untuk menghabiskan waktu luang sembari menyaksikan pesawat yang lepas landas maupun mendarat pada Sabtu (16/5/2026) sore.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, masyarakat memadati tepi Jalan Perimeter Utara yang posisinya langsung menghadap ke arah landasan pacu bandara.

Sejumlah pengunjung tampak duduk beralaskan banner atau tikar yang disediakan oleh para pedagang di pinggiran jalan.

Di area tersebut, para pedagang menawarkan aneka ragam makanan dan minuman, mulai dari minuman es, bakso, cilok, hingga kuliner sushi.

Kendaraan milik para pengunjung pun terlihat diparkir berjajar di sepanjang tepi jalan perimeter.

Tiap kali ada pesawat yang hendak terbang atau mendarat, masyarakat tampak antusias mendokumentasikan momen tersebut lewat telepon seluler mereka.

Padahal, plang berisi larangan untuk berhenti sudah terpasang dengan sangat jelas di sepanjang kawasan perimeter tersebut.

“Dilarang berhenti di sepanjang perimeter,” demikian tulisan pada plang di lokasi.

Kendati demikian, aturan tersebut tidak mengurangi minat warga yang menganggap area ini sebagai destinasi hiburan akhir pekan yang sangat terjangkau.

Bahkan, beberapa pedagang nekat menggelar lapak jualan mereka tepat di dekat papan larangan itu.

Ketika petugas aviation security melakukan pengawasan menggunakan mobil serta sepeda motor, para pedagang bergegas merapikan alas duduk dan barang dagangan mereka.

Petugas kemudian menertibkan warga dan pedagang agar segera mengosongkan area terlarang tersebut.

Masyarakat lalu diminta untuk bergeser ke area di belakang pagar besi yang membatasi sepanjang perimeter bandara.

Salah satu pedagang setempat, Kiki (27), mengungkapkan bahwa lokasi ini memang selalu dipadati pengunjung setiap kali akhir pekan atau hari libur tiba.

"Udah setahun di sini, biasalah kalau libur pasti rame. Apalagi besok nih, Minggu, udah pasti tambah rame," kata Kiki saat ditemui di lokasi, Sabtu.

Ia menambahkan, banyak warga sengaja datang demi mendapatkan suasana baru sembari melihat pemandangan pesawat dari jarak dekat.

“Ya, itung-itung pada liburan kali, bisa liat pesawat kan. Istilahnya mah, sebenernya ngopi sama minum es di rumah kan bisa, cuma karena itung-itung cari hiburan," ungkapnya.

Di sisi lain, Amin (35), seorang pengunjung, menyebutkan dirinya baru pertama kali berkunjung ke tempat ini setelah mengetahuinya dari media sosial yang sedang viral.

“Baru sekali sih, rame-rame ini sama anak, terus ponakan juga. Karena viral, tau dari Tiktok, jadi ke sini," ujar Amin.

Dirinya mengaku tidak mengetahui sama sekali bahwa di area tersebut sebenarnya terdapat larangan untuk berhenti ataupun berkumpul.

Pengunjung lainnya, Sarah (25), membagikan cerita bahwa ia sudah beberapa kali datang ke lokasi ini saat akhir pekan bersama rekan-rekannya.

“Ke sini kalau libur aja kayak Sabtu gini atau Minggu, tapi enggak yang tiap minggu gitu,” kata Sarah saat ditemui di lokasi, Sabtu.

Sarah menyukai aktivitas nongkrong di area tersebut karena udaranya yang terasa sejuk, terutama setelah wilayah itu diguyur hujan.

Ia juga lebih memilih bersantai dengan cara lesehan di pinggir perimeter karena harga kuliner yang dijajakan relatif lebih murah daripada tempat kongko lain di sekitar bandara.

“Ya di sini minum es cuma Rp 5.000, kalau di tempat kopi yang kayak di sana pasti lebih mahal,” lanjut Sarah.

Bagi masyarakat setempat, kawasan perimeter ini tidak sekadar menjadi tempat untuk melihat pesawat dari dekat saja.

Area tersebut juga dimanfaatkan sebagai alternatif terbaik untuk berkumpul bersama keluarga atau sahabat tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Reporter: David Ilham