Astra Komponen Pasang PLTS Atap Guna Tekan Emisi Karbon

AT Indonesia (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Selasa, 02 Juni 2026 | 15:06:52 WIB

JAKARTA - Penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di sektor industri kian meningkat seiring kebutuhan perusahaan dalam menekan emisi karbon serta meningkatkan efisiensi energi.

Penerapan paling baru dilakukan di fasilitas produksi PT Astra Komponen Indonesia (ASKI) di Bogor lewat pemasangan PLTS atap dengan kapasitas sebesar 788,97 kilowatt peak (kWp).

Proyek pemasangan ini ditangani oleh PT Energia Prima Nusantara (EPN), anak perusahaan PT United Tractors Tbk yang bergerak di sektor energi terbarukan.

Sistem pembangkit tersebut memanfaatkan 1.326 panel surya dan diproyeksikan dapat menghasilkan tenaga listrik mencapai 1.084.981 kilowatt hour (kWh) di tahun pertama.

Di samping memasok kebutuhan listrik yang ramah lingkungan, PLTS ini juga diperkirakan bisa mengurangi emisi karbon sebesar 900 ton karbon dioksida (CO2) per tahunnya.

Direktur EPN, Achmad Rizal Roesindrawan, menjelaskan bahwa penggunaan energi matahari di dunia industri merupakan sebuah langkah konkret untuk mendukung transisi energi serta efisiensi energi.

“EPN sudah berpengalaman sejak tahun 2018 dan hingga saat ini telah mengembangkan kapasitas PLTS mencapai 37 MWp. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh ASKI. Semoga kehadiran PLTS ini dapat membantu efisiensi energi ASKI sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan,” ujar Achmad Rizal dikutip Senin (1/6/2026).

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur ASKI, Prihatanto Agung Lesmono, menyebutkan bahwa pemanfaatan PLTS ini adalah langkah nyata perusahaan dalam menekan jejak karbon sekaligus mempererat sinergi internal di dalam Grup Astra.

“Value chain sesama Astra untuk memperkuat sesama perusahaan Astra, terutama pada perusahaan kami yang memproduksi alat kesehatan. Langkah ini adalah kontribusi nyata terhadap lingkungan oleh ASKI dan pengurangan emisi karbon,” kata Prihatanto.

Saat ini pihak perusahaan juga sedang mengkaji pengembangan sistem penyimpanan energi menggunakan baterai demi mengoptimalkan pemanfaatan listrik yang bersumber dari panel surya tersebut.

“Selanjutnya kami memperhitungkan bersama untuk pemasangan baterai berkolaborasi dengan EPN. Pemakaian solar panel bisa tersambung sempurna dengan mesin yang ASKI miliki. Semoga ini menjadi kerja sama awal dan lebih besar lagi ke depannya,” ujarnya.

Pemanfaatan PLTS atap bagi sektor industri kini dinilai semakin krusial di tengah dorongan kuat dari pemerintah untuk menaikkan bauran energi baru terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Penerapan energi surya ini pun menjadi bagian dari strategi korporasi dalam meraih target keberlanjutan sekaligus mendongkrak efisiensi operasional perusahaan untuk jangka panjang.

Reporter: David Ilham