Lapangan Gas Wain Kaltim Siap Beroperasi Mulai Juni 2026

Ilustrasi Lapangan gas Kepodang (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Kamis, 11 Juni 2026 | 12:15:04 WIB

BALIKPAPAN - Sektor hulu migas nasional membawa kabar baik. Setelah melewati beragam tantangan internal, kendala finansial, hingga hambatan sosial yang membuat proyek berulang kali tertunda, pengembangan Lapangan Gas Wain di Kalimantan Timur akhirnya menunjukkan hasil yang positif.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa KKKS PT Indo Sino selaku pengelola Wilayah Kerja Wain telah menuntaskan pembangunan fasilitas produksi gas beserta jaringan pipa penyalur menuju Kilang Balikpapan.

Momen krusial tercapai ketika sumur KUD-1 yang diproses ulang sukses melewati uji produksi dengan hasil yang memuaskan.

Melalui pengujian selama 24 jam, sumur itu terbukti mampu menyuplai gas berkisar 6 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dari salah satu lapisan reservoir yang dibuka.

“Reservoir Lapangan Wain memiliki beberapa lapisan yang mengandung gas. Saat ini pengujian produksi terhadap lapisan-lapisan lainnya masih terus dilakukan untuk mengetahui potensi produksi secara keseluruhan,” ujar Djoko dalam laporannya.

Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah lantaran gas hasil produksi Lapangan Wain dijadwalkan langsung disalurkan ke Kilang Balikpapan demi menyokong kebutuhan energi serta operasional kilang.

Berkat rampungnya fasilitas produksi dan instalasi pipa, proyek ini sekarang telah berada di fase final menjelang peresmian.

SKK Migas membidik peresmian aliran gas pertama dari Lapangan Wain terlaksana pada pertengahan Juni 2026, sebagai tanda dimulainya sumbangsih lapangan ini bagi pasokan gas domestik.

Pencapaian tersebut turut membuktikan ketangguhan industri hulu migas nasional dalam menanggulangi hambatan proyek.

Di kala pemerintah tengah memacu produksi migas nasional, kesuksesan Lapangan Wain diharapkan bisa menyumbang pasokan energi tambahan sekaligus menyokong target kenaikan lifting migas Indonesia.

“Mohon doa agar seluruh proses berjalan lancar, aman, dan selamat,” demikian pesan yang disampaikan dalam laporan tersebut.

Rampungnya proyek ini menambah deretan berita positif untuk industri hulu migas Indonesia yang terus berjuang menjaga ketahanan energi nasional lewat pembukaan lapangan baru maupun optimalisasi aset yang ada.

Bersama Kami Bisa. Lifting Naik, Bisa… Bisa… Bisa!

Reporter: David Ilham