Tingkatkan Layanan, Pertamina Gelar Pelatihan Operator SPBU

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Selasa, 07 Juli 2026 | 15:41:12 WIB

PALU - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hiswana Migas Pare-Pare menggulirkan agenda pembekalan bagi operator dan pengawas SPBU di sektor Fuel III Sulselbar.

Langkah ini ialah bentuk komitmen dari pihak perseroan dalam memajukan kualitas SDM yang memegang peran utama dalam penyediaan pasokan energi untuk masyarakat luas.

Kursus tersebut diikuti oleh puluhan operator serta pengawas SPBU dengan materi yang mencakup pembaruan kebijakan penyaluran BBM, optimalisasi level pelayanan pelanggan, penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), serta penguatan eksekusi Skema Subsidi Tepat via validasi QR Code di seluruh transaksi BBM bersubsidi.

Aktivitas ini sekaligus menjadi kelanjutan atas upaya penguatan performa SPBU di lingkungan Pare-Pare dan sekitarnya.

Melalui bimbingan ini, Pertamina bersama Hiswana Migas membekali staf lapangan dengan keahlian menyuguhkan pelayanan terbaik, mengatasi keluhan publik secara solutif, serta mempertajam pemahaman regulasi standar operasional prosedur (SOP) agar aktivitas di SPBU terlaksana secara makin optimal, ajek, dan mengutamakan kepuasan konsumen.

Pjs Sales Branch Manager Sulselbar III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dari Sumbernya melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Senin mengatakan kegiatan ini merupakan agenda yang secara berkala dilaksanakan untuk memastikan setiap operator SPBU memiliki kompetensi yang terus berkembang seiring dinamika operasional di lapangan.

“Melalui pelatihan ini kami ingin memastikan operator selalu mengikuti perkembangan regulasi, memiliki kemampuan memberikan pelayanan yang profesional, serta mampu menangani masukan maupun keluhan pelanggan dengan tepat. Di saat yang sama, kami juga terus memperkuat penerapan budaya HSSE agar setiap pekerja dapat menjalankan tugas dengan aman, nyaman, dan sesuai standar operasional,” ujar Ridho.

Dia menambahkan, pendongkrakan mutu layanan tidak hanya bersandar pada aspek kecepatan melayani pembeli, namun juga pada kapabilitas operator dalam memberikan jalan keluar ketika menerima komplain serta menuntaskan tiap proses kerja sesuai SOP yang berlaku.

Bukan hanya itu, sistem validasi QR Code Subsidi Tepat juga menjadi elemen vital untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi bergulir sesuai koridor aturan.

“Verifikasi dilakukan pada setiap transaksi BBM bersubsidi sebagai bagian dari pengawasan agar penyaluran berlangsung sesuai ketentuan. Langkah ini mendukung distribusi energi yang lebih tepat sasaran sekaligus menjaga hak masyarakat yang berhak menerima BBM bersubsidi,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua DPC Hiswana Migas Pare-Pare, dari Sumbernya, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga memperkuat kapasitas pengawas SPBU dalam memastikan pelayanan kepada konsumen berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Pengawas memiliki peran penting dalam memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga. Melalui pelatihan ini diharapkan pengawas semakin mampu melakukan pembinaan kepada operator, menjaga kualitas dan kuantitas penyaluran BBM, serta merespons berbagai dinamika pelayanan di lapangan secara cepat dan tepat,” ungkap Ibrahim.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, dari Sumbernya, mengatakan peningkatan kompetensi insan SPBU merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan energi yang semakin andal bagi masyarakat.

“Operator dan pengawas SPBU merupakan ujung tombak pelayanan Pertamina kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi, penguatan budaya keselamatan, serta pemahaman terhadap regulasi menjadi aspek penting yang terus kami dorong agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Lilik.

Reporter: David Ilham