Pertamina dan Hiswana Migas Tingkatkan Keahlian Operator SPBU
PALU - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hiswana Migas Pare-Pare mengadakan program upskilling untuk petugas serta pengawas SPBU di area Fuel III Sulselbar.
Agenda tersebut menjadi wujud nyata dari dedikasi korporasi demi mendongkrak kapabilitas tenaga kerja yang berdiri di barisan paling depan dalam mendistribusikan energi bagi publik.
Edukasi ini dihadiri oleh puluhan petugas serta pengawas SPBU dengan kurikulum yang meliputi penyegaran aturan distribusi BBM, peningkatan mutu servis ke konsumen, eksekusi poin Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), serta pemantapan program Subsidi Tepat lewat pencocokan QR Code di tiap penjualan BBM subsidi.
Aktivitas ini pun menjadi kesinambungan dari langkah pemantapan servis SPBU di area Pare-Pare serta wilayah sekitarnya.
Lewat edukasi itu, Pertamina bersama Hiswana Migas mempersiapkan para petugas dengan kapabilitas menyajikan servis jempolan, mengatasi keluhan konsumen secara ahli, serta memperdalam pengertian atas standar operasional prosedur (SOP) supaya operasional di SPBU berjalan makin maksimal, stabil, dan berfokus pada kesenangan konsumen.
Pjs Sales Branch Manager Sulselbar III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dari Sumbernya melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Senin mengatakan kegiatan ini merupakan agenda yang secara berkala dilaksanakan untuk memastikan setiap operator SPBU memiliki kompetensi yang terus berkembang seiring dinamika operasional di lapangan.
“Melalui pelatihan ini kami ingin memastikan operator selalu mengikuti perkembangan regulasi, memiliki kemampuan memberikan pelayanan yang profesional, serta mampu menangani masukan maupun keluhan pelanggan dengan tepat. Di saat yang sama, kami juga terus memperkuat penerapan budaya HSSE agar setiap pekerja dapat menjalankan tugas dengan aman, nyaman, dan sesuai standar operasional,” ujar Ridho.
Ia mengimbuhkan, penguatan mutu servis tidak cuma diukur dari ketangkasan melayani pelanggan, melainkan juga dari kapabilitas petugas dalam menghadirkan jalan keluar saat menghadapi komplain serta mengeksekusi tiap jenjang tugas selaras SOP yang ada.
Di samping itu, mekanisme pencocokan QR Code Subsidi Tepat pun menjadi bagian krusial demi menjamin distribusi BBM bersubsidi berjalan selaras ketetapan.
“Verifikasi dilakukan pada setiap transaksi BBM bersubsidi sebagai bagian dari pengawasan agar penyaluran berlangsung sesuai ketentuan. Langkah ini mendukung distribusi energi yang lebih tepat sasaran sekaligus menjaga hak masyarakat yang berhak menerima BBM bersubsidi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Pare-Pare, dari Sumbernya, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga memperkuat kapasitas pengawas SPBU dalam memastikan pelayanan kepada konsumen berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Pengawas memiliki peran penting dalam memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga. Melalui pelatihan ini diharapkan pengawas semakin mampu melakukan pembinaan kepada operator, menjaga kualitas dan kuantitas penyaluran BBM, serta merespons berbagai dinamika pelayanan di lapangan secara cepat dan tepat,” ungkap Ibrahim.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, dari Sumbernya, mengatakan peningkatan kompetensi insan SPBU merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan energi yang semakin andal bagi masyarakat.
“Operator dan pengawas SPBU merupakan ujung tombak pelayanan Pertamina kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi, penguatan budaya keselamatan, serta pemahaman terhadap regulasi menjadi aspek penting yang terus kami dorong agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Lilik.