MEJA Siap Memasuki Bisnis Energi, Akuisisi PT Trimata Coal Perkasa Tahun 2026
- Selasa, 20 Januari 2026
JAKARTA - PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) bersiap menjalani babak baru dalam strategi bisnisnya pada 2026. Perseroan akan melebarkan sayap ke sektor energi melalui akuisisi PT Trimata Coal Perkasa.
Langkah diversifikasi ini dilakukan untuk memperkuat fondasi usaha dan membuka peluang baru bagi pertumbuhan MEJA. Rencana tersebut diumumkan setelah tercapainya kesepakatan awal dengan pemegang saham pengendali.
Kesepakatan Strategis dengan Triple B
Baca JugaSIDO Tegaskan Tidak Ada Rencana Divestasi Saham, Fokus Perkuat Kinerja Tahun 2026
Pada 22 Desember 2025, pemegang saham pengendali MEJA, PT Triple Berkah Bersama (Triple B), menyetujui pengambilalihan 45% saham pengendali PT Trimata Coal Perkasa. Kesepakatan ini menandai langkah strategis yang bukan sekadar investasi biasa.
Direktur Triple Berkah Bersama, Noprian Fadli, menegaskan akuisisi ini menjadi momentum penting untuk mengubah arah bisnis MEJA. “Rencana akuisisi ini merupakan bagian dari komitmen pengendali untuk memperkuat fondasi dan pengembangan usaha MEJA ke depan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa, 20 Januari 2026.
Dengan kepemilikan 45%, MEJA akan menjadi pemegang saham pengendali baru di PT Trimata Coal Perkasa. Hal ini membuka peluang pengelolaan yang lebih aktif sekaligus integrasi dalam lini bisnis energi.
Persiapan dan Regulasi yang Dijalankan
Untuk memastikan akuisisi berjalan lancar, MEJA menyiapkan protokol ketat sesuai regulasi pasar modal. Perseroan akan memenuhi ketentuan transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020.
Dalam waktu dekat, MEJA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Tujuannya adalah untuk memperoleh persetujuan para pemegang saham terkait rencana akuisisi tersebut.
Direktur Utama Harta Djaya Karya, Richie Adrian Hartanto, menekankan bahwa total realisasi nilai akuisisi sebesar Rp 1,6 triliun akan dilakukan secara bertahap. Struktur pembayaran ini dirancang agar rasio keuangan MEJA tetap sehat dan stabil.
Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan MEJA dalam memastikan ekspansi ke sektor energi berjalan sesuai aturan. Persiapan matang juga akan meminimalkan risiko bagi perseroan dan pemegang saham.
Prospek dan Sinergi Bisnis Energi
Masuk ke ekosistem PT Trimata Coal Perkasa membuka peluang besar bagi MEJA di sektor energi yang masih prospektif. Selain itu, akuisisi ini akan memperkuat lini bisnis eksisting perseroan secara signifikan.
Richie menambahkan, sinergi antara Triple B dan MEJA diyakini mampu menciptakan nilai tambah besar bagi kedua pihak. “Mengingat tidak ada hubungan afiliasi sebelumnya, transaksi ini murni bertujuan untuk pertumbuhan nilai,” kata Richie.
MEJA pun melihat sektor energi sebagai area strategis untuk mendukung diversifikasi bisnis jangka panjang. Potensi keuntungan yang signifikan di sektor ini menjadi alasan kuat bagi pengembangan usaha perseroan.
Selain keuntungan finansial, akuisisi ini akan memperluas jaringan MEJA dalam ekosistem energi nasional. Dengan peran aktif sebagai pemegang saham pengendali, MEJA dapat ikut mengarahkan strategi operasional PT Trimata Coal Perkasa.
Ekspansi ke sektor energi juga diharapkan dapat menyeimbangkan portofolio bisnis MEJA. Diversifikasi ini menjadi strategi penting agar perusahaan tetap tangguh menghadapi dinamika pasar yang fluktuatif.
Dampak dan Harapan ke Depan
Akuisisi PT Trimata Coal Perkasa diyakini akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan MEJA. Perusahaan berharap integrasi ini akan menghasilkan sinergi jangka panjang yang menguntungkan.
Pengendali Triple B memandang langkah ini sebagai investasi strategis yang akan meningkatkan nilai perusahaan secara signifikan. Dengan strategi ini, MEJA tidak hanya mengandalkan lini bisnis eksisting, tetapi juga menjajal potensi sektor energi.
Ke depannya, perseroan akan fokus pada implementasi rencana akuisisi secara bertahap dan terukur. Pendekatan ini dipilih untuk menjaga stabilitas keuangan dan memastikan pertumbuhan berkelanjutan.
Langkah diversifikasi ini juga menunjukkan adaptasi MEJA terhadap perubahan tren industri. Perseroan ingin tetap relevan dan mampu bersaing dalam ekosistem bisnis yang semakin kompetitif.
Dengan adanya akuisisi, MEJA berpeluang memperkuat posisinya di pasar energi. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang bisnis baru.
Sinergi yang dihasilkan juga diharapkan menciptakan inovasi dan efisiensi operasional di kedua perusahaan. Kolaborasi ini menjadi pijakan kuat bagi pertumbuhan jangka panjang dan pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, langkah strategis MEJA pada tahun 2026 ini merupakan bukti kesiapan perusahaan menghadapi era baru. Akuisisi PT Trimata Coal Perkasa menjadi momentum penting dalam perjalanan diversifikasi bisnis MEJA.
Dengan persiapan matang dan strategi yang jelas, MEJA optimistis dapat meraih manfaat maksimal dari ekspansi ini. Perusahaan menegaskan bahwa semua keputusan diambil demi meningkatkan nilai dan keberlanjutan bisnis.
Nathasya Zallianty
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
MEJA Siap Memasuki Bisnis Energi, Akuisisi PT Trimata Coal Perkasa Tahun 2026
- Selasa, 20 Januari 2026
Berita Lainnya
SIDO Tegaskan Tidak Ada Rencana Divestasi Saham, Fokus Perkuat Kinerja Tahun 2026
- Selasa, 20 Januari 2026
APLN Optimalkan Portofolio Aset, Jual Mall Deli Park Rp 2,44 Triliun Tahun 2026
- Selasa, 20 Januari 2026








