Kamis, 22 Januari 2026

Debut Internasional Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 Perkenalkan Proyek Strategis

Debut Internasional Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 Perkenalkan Proyek Strategis
Debut Internasional Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 Perkenalkan Proyek Strategis

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memulai debutnya di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss setelah absen pada WEF 2025. Prabowo tiba di Kota Zurich pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 18.00 waktu setempat, didampingi putranya Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Di WEF 2026, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato khusus (special address) pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 14.00-14.30 waktu setempat. Ia akan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Børge Brende dan memaparkan konsep ekonomi yang telah dipikirkan dan diterapkan, yang disebut sebagai "Prabowonomics".

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pidato Prabowo akan membahas capaian Pemerintah dalam satu tahun kepemimpinan Kabinet Merah Putih. WEF tahun ini dihadiri lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 pimpinan perusahaan besar dunia.

Baca Juga

BMKG Prediksi Hujan Ringan Hingga Sedang Di Mayoritas Kota Besar Indonesia Hari Ini

Selain pidato, Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara. Pertemuan ini diharapkan memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antarnegara.

Prabowonomics: Konsep Ekonomi Presiden Prabowo

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo akan memaparkan gagasan ekonomi yang telah diterapkan sejak ia menjabat. Konsep tersebut menekankan pada pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor.

Teddy menegaskan bahwa Prabowonomics juga mencakup strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program nasional. Fokusnya tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi makro, tetapi juga pada pengembangan industri strategis dan inovasi teknologi.

WEF 2026 menjadi forum yang tepat bagi Indonesia mempromosikan konsep ekonomi ini kepada pemimpin dunia dan investor global. Partisipasi dalam forum internasional memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang proaktif dalam pembangunan berkelanjutan.

Selain Prabowo, pemimpin dunia lain yang menyampaikan pidato antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump. Forum ini menjadi arena penting untuk mempertemukan kepala negara, akademisi, dan pengusaha global dalam satu platform dialog.

Proyek Strategis Danantara di Panggung Internasional

Selain pidato Presiden, pemerintah Indonesia melalui Danantara Indonesia memperkenalkan tiga proyek unggulan di WEF 2026. Pemaparan dilakukan pada sesi “Danantara: Powering Indonesia’s Future” di Indonesia Pavillion pada Selasa, 20 Januari 2026.

Tiga proyek tersebut meliputi pembangunan fasilitas waste-to-energy (WTE) di 33 kota, pengembangan industri obat berbasis plasma darah, dan pembangunan Kompleks Haji berstandar internasional di Makkah. Managing Director Investment Danantara Stefanus Ade Hadiwidjaja menekankan proyek ini dibangun dengan fondasi kuat untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dijadwalkan peletakan batu pertamanya pada Maret hingga Juni 2026. Program nasional ini diatur melalui Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2025 dan memiliki masa kontrak selama 30 tahun.

Tahap awal fokus pada empat wilayah, yaitu Bekasi, Bogor Raya, Bali, dan Yogyakarta. Agenda Januari 2026 mencakup penyerahan proposal tender, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi mendalam hingga Februari 2026.

Selain proyek domestik, Indonesia juga memaparkan keberhasilan memenangkan dua proyek strategis di Arab Saudi. Salah satunya berupa pembelian hotel siap pakai, dan yang lain adalah lahan yang dikembangkan menjadi Kampung Haji Indonesia.

Danantara menegaskan komitmen tata kelola melalui efisiensi internal BUMN. Salah satunya penghapusan tantiem dewan komisaris BUMN yang diproyeksikan menghemat anggaran sekitar Rp8 triliun hingga Rp8,3 triliun per tahun.

Managing Director Global Relations & Governance Danantara Mohamad Al-Arief menilai langkah tersebut akan membangun kepercayaan pasar global. "Reformasi adalah tentang menukar kenyamanan jangka pendek dengan kepercayaan pasar global," ujarnya.

Dengan proyek strategis ini, Indonesia menegaskan posisi sebagai negara yang aktif dalam inovasi ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. WEF 2026 menjadi panggung penting untuk memamerkan kapasitas dan potensi negara di kancah internasional.

Keikutsertaan Presiden Prabowo dan delegasi Indonesia menjadi simbol keberanian menghadapi tantangan global. Forum ini juga menjadi sarana untuk memperluas jaringan diplomasi ekonomi dan memperkuat kerja sama internasional.

Tiga proyek Danantara tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pengelolaan lingkungan dan layanan publik yang inovatif. Hal ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

WEF 2026 mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, yang menekankan pentingnya dialog antarnegara dan sektor swasta untuk menangani tantangan global. Partisipasi Indonesia menunjukkan kesiapan negara menghadapi perubahan ekonomi global dan menjalin kerja sama strategis di berbagai bidang.

Dengan kehadiran Presiden Prabowo di forum internasional, Indonesia berharap dapat menarik investasi baru dan memperkuat diplomasi ekonomi. Selain itu, ini menjadi momentum untuk menampilkan capaian pembangunan selama satu tahun kepemimpinan Kabinet Merah Putih.

Debut ini juga menjadi momen penting bagi Danantara untuk menunjukkan kemampuan pengelolaan proyek berskala besar. Melalui proyek-proyek unggulan, Indonesia memproyeksikan masa depan ekonomi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal Kapal Pelni KM Ciremai Januari Februari 2026 Rute Lengkap

Jadwal Kapal Pelni KM Ciremai Januari Februari 2026 Rute Lengkap

KA BIAS Layani 847.701 Penumpang 2025 Meningkat 183 Persen Tahun Lalu

KA BIAS Layani 847.701 Penumpang 2025 Meningkat 183 Persen Tahun Lalu

DAMRI Resmi Buka Layanan Jogja Semarang Pulang Pergi Tarif Terjangkau

DAMRI Resmi Buka Layanan Jogja Semarang Pulang Pergi Tarif Terjangkau

Jadwal KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Januari 2026 Tarif Murah Terbaru

Jadwal KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Januari 2026 Tarif Murah Terbaru

Jadwal KA Prameks Tugu Kutoarjo Januari 2026 Tarif Murah Terbaru

Jadwal KA Prameks Tugu Kutoarjo Januari 2026 Tarif Murah Terbaru