Jumat, 13 Februari 2026

Biaya Liburan ke Malaysia: Panduan Lengkap untuk Pengalaman Seru 2026!

Biaya Liburan ke Malaysia: Panduan Lengkap untuk Pengalaman Seru 2026!
biaya liburan ke Malaysia

Jakarta - Biaya liburan ke Malaysia pada tahun 2026 masih menjadi topik yang banyak dicari, seiring dengan tetap populernya negara tersebut sebagai tujuan wisata luar negeri favorit masyarakat Indonesia. 

Tak mengherankan bila setiap musim liburan, media sosial dipenuhi potret berpose di depan Menara Kembar Petronas atau momen mencicipi aneka hidangan di kawasan Bukit Bintang.

Ada sejumlah faktor yang membuat Negeri Jiran ini terus diminati:

Baca Juga

Tempat Liburan di Jogja: Destinasi Seru yang Bisa Kamu Kunjungi!

1. Lokasinya sangat strategis. Waktu tempuh penerbangan dari Jakarta hanya sekitar 1,5 hingga 2 jam, bahkan dari beberapa kota di Sumatera bisa kurang dari satu jam. 

Kedekatan ini menjadikan Malaysia opsi ideal untuk perjalanan singkat tanpa harus menghabiskan banyak waktu di perjalanan.

2. Akses masuk yang praktis. Wisatawan Indonesia tidak memerlukan visa untuk kunjungan singkat. 

Cukup memastikan paspor masih berlaku, perjalanan bisa langsung direncanakan tanpa proses administrasi yang berbelit. Hal ini tentu memudahkan siapa saja yang ingin bepergian secara spontan.

3. Pilihan kuliner yang akrab di lidah. Beragam makanan seperti nasi lemak, roti canai, hingga laksa memiliki cita rasa yang tidak jauh berbeda dengan masakan Indonesia. 

Selain itu, ketersediaan makanan halal yang mudah ditemukan membuat wisatawan merasa lebih nyaman selama berlibur.

Meski begitu, pertanyaan yang kerap muncul tetap sama: sebenarnya berapa anggaran yang perlu disiapkan untuk perjalanan ke sana tahun ini?

Kabar baiknya, Malaysia termasuk destinasi yang fleksibel dari segi pengeluaran. Anda bisa menekan biaya dengan konsep backpacker yang hemat, atau memilih pengalaman menginap dan berwisata dengan fasilitas premium bertaraf internasional. 

Semua tergantung preferensi dan cara mengatur rencana keuangan perjalanan. Pada akhirnya, besaran biaya liburan ke Malaysia sangat dipengaruhi oleh gaya traveling dan perencanaan yang Anda buat sejak awal.

Biaya Liburan Ke Malaysia

Pada bagian berikut, kita akan mengulas perkiraan biaya liburan ke Malaysia sehingga Anda dapat menyusun rencana perjalanan secara lebih matang dan terarah.

1. Biaya Dokumen & Persiapan Sebelum Berangkat

Banyak orang beranggapan bahwa bepergian ke luar negeri itu merepotkan. Padahal, jika tujuan Anda adalah Malaysia, proses persiapannya tergolong mudah. 

Meski demikian, ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi lebih awal agar proses keberangkatan dan pemeriksaan di bandara berjalan tanpa hambatan. 

Berikut rincian dokumen serta perkiraan biaya yang perlu dipersiapkan:

1. Paspor

Dokumen ini merupakan syarat utama untuk melakukan perjalanan internasional. Tanpa paspor, Anda tidak dapat melintasi perbatasan negara. Pada tahun 2026, pengajuan paspor sudah sepenuhnya menggunakan sistem antrean daring.

Cara pendaftaran:
Pemohon wajib mengunduh aplikasi M-Paspor melalui ponsel untuk memilih jadwal serta lokasi kantor imigrasi yang diinginkan.

Dokumen yang dibutuhkan:
Siapkan hasil pindai atau fotokopi KTP, Kartu Keluarga, serta Akta Kelahiran. Alternatif lainnya dapat menggunakan ijazah atau buku nikah sesuai ketentuan.

Perkiraan biaya:
Paspor biasa (non-elektronik) dikenakan tarif mulai sekitar Rp350.000, sedangkan paspor elektronik (e-paspor) berkisar Rp650.000.

Saran:
Memilih e-paspor dapat memberikan keuntungan, seperti proses pemeriksaan yang lebih cepat melalui autogate di bandara serta potensi kemudahan akses ke lebih banyak negara di kemudian hari.

2. Malaysia Digital Arrival Card (MDAC)

Dokumen ini menjadi persyaratan terbaru yang wajib diisi oleh seluruh warga negara asing yang hendak memasuki Malaysia. Kabar baiknya, pengisian formulir ini tidak dipungut biaya.

Waktu pengisian:
Formulir harus diisi paling cepat tiga hari sebelum tanggal kedatangan melalui situs resmi imigrasi Malaysia.

Informasi yang diperlukan:
Anda hanya perlu memasukkan data paspor, tanggal tiba dan pulang, serta alamat tempat menginap selama berada di Malaysia. Setelah selesai, sistem akan menghasilkan file dalam format PDF yang dapat disimpan di ponsel untuk ditunjukkan kepada petugas saat pemeriksaan.

3. Asuransi Perjalanan

Walaupun tidak selalu diwajibkan saat pemeriksaan imigrasi, memiliki perlindungan perjalanan internasional sangat disarankan. Asuransi ini berguna untuk mengantisipasi risiko seperti gangguan kesehatan atau kehilangan barang bawaan selama perjalanan.

Perkiraan premi:
Biayanya relatif terjangkau, mulai dari sekitar Rp60.000 hingga Rp150.000 per orang, tergantung lama perjalanan dan besaran perlindungan yang dipilih.

Cakupan perlindungan:
Pastikan memilih perusahaan asuransi yang memiliki jaringan layanan internasional agar memudahkan proses klaim bila diperlukan.

Proses pembuatan:
Pengajuan cukup sederhana dan cepat. Anda hanya perlu menyerahkan data paspor, KTP, serta nomor ponsel aktif. Polis dalam bentuk digital umumnya diterbitkan dalam waktu singkat.

Catatan penting:
Pastikan paspor Anda masih berlaku setidaknya enam bulan sebelum tanggal keberangkatan. Jika masa berlaku kurang dari ketentuan tersebut, maskapai atau petugas imigrasi berhak menolak keberangkatan Anda.

2. Tiket Pesawat Pulang-Pergi (PP)

Biaya terbesar dalam persiapan perjalanan ke Malaysia biasanya berasal dari tiket pesawat. Untungnya, sebagai salah satu hub penerbangan di Asia Tenggara, Malaysia menawarkan banyak pilihan maskapai dan jadwal penerbangan. 

Harga tiket sangat dipengaruhi oleh kota keberangkatan dan seberapa jauh hari pemesanan dilakukan.

1. Pilihan Maskapai dan Jenis Penerbangan

Anda bisa memilih antara penerbangan langsung (direct) untuk menghemat waktu atau penerbangan transit jika ingin mencari harga lebih murah atau ingin mencoba maskapai tertentu.

Penerbangan Langsung (Direct):

  • Low Cost Carrier (LCC): AirAsia (dengan banyak pilihan jadwal), Lion Air, Super Air Jet, Batik Air Malaysia.
  • Full Service: Malaysia Airlines, Garuda Indonesia.

Penerbangan Transit:
Maskapai seperti Scoot (melalui Singapura) atau Jetstar sering dipilih oleh wisatawan yang ingin sekalian melakukan perjalanan singkat ke kota lain, misalnya double city tour ke Singapura.

2. Perbandingan Harga dari Beberapa Kota (Pulang-Pergi)

Berikut perkiraan harga tiket pulang-pergi ke Kuala Lumpur (KUL) pada tahun 2026:

Dari Jakarta:

  • AirAsia Indonesia: Rp 500.000 – Rp 1.215.000
  • Batik Air Malaysia: Rp 1.178.000 – Rp 1.355.000
  • Citilink: mulai Rp 1.225.000
  • Scoot: mulai Rp 6.458.000
  • Garuda Indonesia: mulai Rp 6.640.000

Dari Medan:

  • AirAsia Indonesia: Rp 626.000 – Rp 773.000
  • Malaysia Airlines: mulai Rp 1.079.000
  • Scoot: Rp 1.421.000 – Rp 1.734.000
  • Lion Air: mulai Rp 1.441.000
  • Garuda Indonesia: mulai Rp 6.590.000

Dari Surabaya:

  • AirAsia Indonesia: Rp 844.000 – Rp 1.063.000
  • Batik Air Malaysia: mulai Rp 1.044.000
  • Lion Air: mulai Rp 1.936.000
  • Citilink: mulai Rp 2.143.000

3. Tips Hemat Mendapatkan Tiket Pulang-Pergi Rp 1,5 Juta – Rp 2,5 Juta

Mendapatkan tiket dengan harga terjangkau sangat mungkin jika mengikuti strategi berikut:

  • Pilih LCC: AirAsia masih menjadi pilihan utama untuk harga hemat. Pesan tiket 6–8 minggu sebelum keberangkatan agar mendapatkan harga terbaik.
  • Waktu Pemesanan: Pantau aplikasi pemesanan tiket pada Selasa atau Rabu dini hari. Maskapai biasanya merilis promo atau reset inventori di waktu tersebut.
  • Hindari High Season: Usahakan tidak bepergian saat libur Lebaran, Natal, atau Desember. Bulan Februari, September, dan November biasanya menawarkan harga termurah.
  • Gunakan Mode Incognito: Gunakan mode penyamaran di browser saat mencari tiket agar harga tidak naik akibat riwayat pencarian.

Dengan strategi ini, biaya perjalanan bisa ditekan tanpa mengurangi kenyamanan, sehingga perjalanan ke Malaysia tetap menyenangkan dan efisien.

3. Biaya Transportasi Lokal: Cara Pintar Keliling Kota

Kuala Lumpur dan sekitarnya memiliki sistem transportasi publik yang termasuk paling maju di Asia Tenggara. 

Menariknya, biaya perjalanan di sini relatif sangat terjangkau jika dibandingkan dengan kota besar di negara tetangga.

1. Menggunakan Jaringan Kereta (LRT, MRT, dan Monorail)

Kereta menjadi opsi paling efisien untuk menghindari kemacetan, karena jaringannya mencakup hampir seluruh tempat wisata populer di kota.

  • Tarif: Rata-rata berkisar antara RM 2 hingga RM 5 (sekitar Rp7.000 – Rp17.500) per perjalanan, tergantung jarak stasiun tujuan.
  • Kenyamanan: Kereta di Malaysia bersih, tepat waktu, dan beberapa lini MRT/LRT menyediakan gerbong khusus wanita.

2. Bus GoKL: Gratis untuk Wisatawan

Salah satu cara hemat di Kuala Lumpur adalah memanfaatkan bus GoKL City Bus. Bus ini memiliki beberapa rute, seperti Green Line dan Purple Line, yang melewati kawasan wisata seperti Bukit Bintang, KLCC, dan Pasar Seni. 

Walaupun gratis, bus ini tetap nyaman dengan AC dingin dan aksesibilitas yang baik.

3. E-Hailing (Grab & InDriver)

Bagi yang bepergian bersama grup (3-4 orang), menggunakan layanan e-hailing terkadang lebih hemat dan fleksibel.

  • Jarak Pendek: Untuk berpindah antar mall di pusat kota, tarif biasanya RM 8 – RM 15 (Rp28.000 – Rp50.000).
  • Dari Bandara (KLIA/KLIA2): Tarif flat menuju pusat kota sekitar RM 65 (belum termasuk tol), total bisa Rp260.000 – Rp300.000. Ini bisa lebih murah daripada KLIA Ekspres bila ditempuh berempat.

4. Kartu Touch ‘n Go (TnG)

Agar tidak repot membeli tiket koin setiap naik kereta, kartu Touch ‘n Go sangat disarankan.

  • Cara Mendapatkan: Bisa dibeli di minimarket seperti 7-Eleven atau KK Mart, atau langsung di loket stasiun KL Sentral. Harga kartu sekitar RM 10, kemudian bisa diisi saldo (top up).
  • Cara Pakai: Tap kartu di gerbang masuk/keluar stasiun atau saat naik bus RapidKL. Penggunaan kartu ini sering memberikan tarif sedikit lebih murah dibanding tiket tunai.

Dengan memanfaatkan kombinasi kereta, bus gratis, e-hailing, dan kartu TnG, perjalanan di Kuala Lumpur bisa lebih praktis, nyaman, dan tentunya hemat biaya.

4. Anggaran Makan dan Minum

Bagi wisatawan dari Indonesia, Malaysia tergolong sangat aman dari segi kuliner. Di hampir semua sudut kota, restoran dan kedai yang menyajikan makanan halal mudah ditemukan. 

Rasa masakannya yang mirip dengan lidah nusantara membuat perjalanan kuliner terasa nyaman tanpa khawatir soal kecocokan rasa. Berikut gambaran biaya makan per porsi di tahun 2026:

1. Street Food & Kopitiam (Pilihan Ekonomis)

Untuk merasakan suasana lokal yang autentik, cobalah mengunjungi kedai kopi legendaris atau pujasera pinggir jalan.

  • Menu Populer: Nasi Lemak, Mee Goreng, Char Kway Teow, Roti Canai.
  • Estimasi Biaya: RM 7 – RM 15 (sekitar Rp25.000 – Rp55.000) per porsi.
  • Dengan nominal tersebut, Anda sudah bisa mendapatkan porsi kenyang lengkap dengan segelas Teh Tarik dingin.

2. Food Court & Restoran di Mall

Kuala Lumpur memiliki mal megah seperti Pavilion dan KLCC yang menyuguhkan berbagai pilihan kuliner. Makan di food court atau restoran di mal memang sedikit lebih mahal, tapi tetap terjangkau untuk standar wisata internasional.

  • Menu: Nasi Kandar, masakan Barat, atau restoran internasional.
  • Estimasi Biaya: RM 25 – RM 50 (sekitar Rp90.000 – Rp180.000) per orang.
  • Pilihan ini cocok jika ingin suasana nyaman, ber-AC, dan higienis saat menikmati makanan.

3. Tips Hemat untuk Minum

Biaya minuman kadang bisa menambah total pengeluaran secara signifikan. Berikut beberapa strategi untuk mengurangi pengeluaran:

  • Manfaatkan Air Keran yang Aman Diminum
    Beberapa hotel modern menyediakan filter air keran yang langsung aman diminum. Periksa stiker “Safe to Drink” di wastafel atau dispenser hotel.
  • Beli Botol Besar di Minimarket
    Air mineral botol kecil di area wisata biasanya mahal. Sebaiknya beli botol 1,5 liter di minimarket seperti 7-Eleven atau KK Mart untuk persediaan di tas dan kamar hotel.

Catatan: Jangan lewatkan sarapan di kopitiam lokal. Kombinasi roti bakar kaya, telur setengah matang, dan kopi O khas Malaysia menjadi cara paling murah dan nikmat untuk memulai hari di Negeri Jiran.

4. Biaya Tiket Wisata Populer, Dari yang Gratis hingga Ikonik

Salah satu hal menarik dari liburan di Malaysia adalah fleksibilitas destinasi yang ditawarkan. Anda bisa menikmati pengalaman seru tanpa biaya sekaligus mencoba wahana premium berstandar internasional jika anggaran memungkinkan. 

Berikut beberapa tempat yang sebaiknya masuk dalam rencana perjalanan Anda:

1. Destinasi Wisata Gratis

Bagi wisatawan yang ingin menghemat pengeluaran, Malaysia menyediakan banyak destinasi menawan tanpa biaya masuk:

  • Batu Caves: Ikon wisata ini terkenal dengan patung Dewa Murugan raksasa berlapis emas. Anda bisa berfoto di “Tangga Pelangi” yang terkenal di media sosial. Perlu diperhatikan untuk tetap berpakaian sopan karena lokasi ini masih aktif digunakan untuk ibadah.
  • Merdeka Square (Dataran Merdeka): Sebagai saksi sejarah kemerdekaan Malaysia, kawasan ini dikelilingi bangunan bergaya kolonial yang megah. Tempat ini sangat ideal untuk berfoto, terutama saat sore hingga menjelang malam.
  • KLCC Park: Terletak persis di kaki Menara Kembar Petronas, taman hijau ini menjadi oase di tengah gedung pencakar langit. Setiap malam, pengunjung bisa menyaksikan pertunjukan air mancur menari (Lake Symphony) secara gratis.

2. Destinasi Wisata Berbayar

Jika Anda memiliki anggaran lebih, beberapa lokasi berikut akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan:

  • Petronas Twin Towers (Observation Deck): Pengalaman maksimal bisa diperoleh dengan naik ke Skybridge dan dek observasi di lantai 86. Tiketnya berkisar RM 95 – RM 110 (sekitar Rp350.000 – Rp400.000). Sebaiknya pesan tiket secara online karena kuota harian sangat terbatas.
  • Genting Highlands (SkyWorlds & Cable Car): Untuk mencapai puncak Genting, pengunjung naik Awana Skyway (Cable Car) dengan biaya sekitar RM 10 – RM 20. Di puncak, Genting SkyWorlds menawarkan taman bermain outdoor bertema film dengan tiket masuk RM 150 – RM 190 (sekitar Rp550.000 – Rp700.000).
  • Aquaria KLCC: Akuarium raksasa ini memiliki terowongan bawah air sepanjang 90 meter. Lokasinya dekat dengan Menara Kembar Petronas, dan tiket masuk berkisar RM 55 – RM 75 (sekitar Rp200.000 – Rp270.000).
  • Sunway Lagoon: Taman bermain air dan theme park seluas 88 hektar ini cocok untuk liburan keluarga. Tiketnya sekitar RM 160 – RM 220 (Rp600.000 – Rp800.000) sudah termasuk akses seharian penuh ke semua wahana.

Destinasi-destinasi ini menunjukkan bahwa Malaysia mampu menghadirkan kombinasi pengalaman wisata hemat sekaligus premium, sesuai dengan kebutuhan dan anggaran setiap wisatawan.

Tips Tambahan Menghemat Uang di Malaysia

Sudah menyiapkan anggaran, tapi ingin lebih irit saat bepergian? Tenang saja, ada beberapa strategi praktis yang bisa membantu agar pengeluaran tidak cepat membengkak selama berwisata. Simak beberapa tips berikut:

1. Pilih Tempat Belanja Oleh-Oleh dengan Bijak
Hindari membeli suvenir di bandara atau pusat perbelanjaan kelas atas karena harganya biasanya jauh lebih tinggi. Beberapa alternatif hemat:

  • Pasar Seni/Market Lokal: Tempat ini menawarkan berbagai kerajinan tangan, kaos, dan suvenir khas dengan harga bisa ditawar. Suasana pasar juga menyuguhkan nuansa budaya yang kental.
  • Minimarket atau Toko Makanan Lokal: Jika ingin membeli makanan sebagai oleh-oleh, seperti cokelat lokal, kopi sachet, atau minuman instan, pilihlah minimarket atau supermarket besar. Harganya lebih terjangkau dibanding toko yang khusus melayani wisatawan.

2. Hindari Musim Liburan Padat
Biaya tiket pesawat dan akomodasi bisa meningkat drastis saat musim liburan. Sebaiknya cek kalender liburan nasional dan hindari waktu-waktu ramai seperti Tahun Baru, hari raya besar, atau libur sekolah. 

Pergi pada hari kerja biasanya lebih hemat dibanding akhir pekan karena tarif hotel dan transportasi lebih rendah.

3. Manfaatkan Aplikasi Penting di Ponsel
Teknologi dapat membantu perjalanan lebih hemat dan lancar. Beberapa aplikasi berikut sangat direkomendasikan:

  • Aplikasi Transportasi dan Pengantaran Makanan: Bisa digunakan untuk memesan transportasi dan sekaligus makanan dengan harga jelas serta sering ada promo.
  • Aplikasi Tiket Wisata: Memesan tiket atraksi lewat aplikasi biasanya lebih murah daripada membeli langsung di lokasi.
  • Aplikasi Peta dan Transportasi: Memudahkan navigasi transportasi umum. Anda bisa mengetahui rute bus atau kereta, lokasi turun, dan jadwal keberangkatan untuk menghindari perjalanan yang sia-sia dan membuang biaya tambahan.

Sebagai penutup, dengan perencanaan matang, biaya liburan ke Malaysia bisa tetap hemat tanpa mengurangi pengalaman seru selama menjelajah setiap sudutnya.

Enday Prasetyo

Enday Prasetyo

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BNI Berhasil Meraih 3 Penghargaan Bergengsi Di Ajang JCB Indonesia Awards 2026

BNI Berhasil Meraih 3 Penghargaan Bergengsi Di Ajang JCB Indonesia Awards 2026

BSI Perkuat Kolaborasi Layanan Perbankan Syariah Demi Membangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

BSI Perkuat Kolaborasi Layanan Perbankan Syariah Demi Membangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

BSI Aceh Edukasikan Ekonomi Syariah Ke Puluhan Jurnalis Untuk Perkuat Literasi

BSI Aceh Edukasikan Ekonomi Syariah Ke Puluhan Jurnalis Untuk Perkuat Literasi

XLSMART Layani 73 Juta Pelanggan 2025 Didukung 225.000 BTS Nasional

XLSMART Layani 73 Juta Pelanggan 2025 Didukung 225.000 BTS Nasional

Prabowo Klaim Dividen BUMN Naik Empat Kali Lipat Setahun

Prabowo Klaim Dividen BUMN Naik Empat Kali Lipat Setahun