Perguruan Tinggi Siap Bantu Pemerintah Atasi Sampah Nasional Lewat Mahasiswa dan Teknologi
- Kamis, 19 Februari 2026
JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan perguruan tinggi siap membantu pemerintah mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Kampus memiliki kekuatan inovasi teknologi sekaligus kapasitas edukasi sosial untuk mendukung pengelolaan sampah tingkat mikro.
“Kami siap membantu, sumber daya mahasiswa dan dosen yang kita miliki sangat besar, karena itu, kami siap mendukung,” ujar Mendiktisaintek. Perguruan tinggi diharapkan menjadi agen perubahan yang mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Keterlibatan Mahasiswa dalam Program Ramah Lingkungan
Baca JugaBMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang Akan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Brian menjelaskan mahasiswa akan dilibatkan melalui skema akademik yang berdampak berkelanjutan. Proyek percontohan akan dijalankan di sejumlah kota dengan melibatkan perguruan tinggi setempat untuk mendukung pengelolaan sampah.
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu cara mahasiswa diterjunkan. Mereka akan melakukan edukasi pemilahan sampah, pengolahan sampah organik, serta penguatan sistem monitoring berbasis komunitas.
Inisiatif Campus Zero Waste
Pemerintah mendorong penguatan inisiatif Campus Zero Waste agar kampus tidak hanya mengelola sampah internal. Kampus juga diharapkan menjadi pusat inovasi dan rujukan praktik baik bagi pemerintah daerah.
Lebih dari seratus kampus saat ini telah memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan melalui verifikasi dan penguatan standar teknologi ramah lingkungan.
Dukungan Keilmuan dan Teknologi
Dukungan dari perguruan tinggi mencakup bidang pengolahan sampah organik, komposting, biodigester, rekayasa material daur ulang, hingga konversi sampah menjadi energi. Selain itu, efektivitas fasilitas pengelolaan sampah di daerah juga ditingkatkan melalui pendampingan keilmuan dan teknologi.
Pendampingan mahasiswa tidak bersifat sekali saja, melainkan dapat berlangsung sepanjang semester. Bahkan, kegiatan ini bisa dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS), sehingga keterlibatan mahasiswa benar-benar berkelanjutan dan terstruktur.
Apresiasi Pemerintah dan Komitmen Nasional
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi kesiapan Kemdiktisaintek. Kolaborasi ini dinilai memperkuat dimensi edukasi, riset, dan inovasi untuk pengelolaan sampah nasional yang lebih efektif.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menangani persoalan sampah secara serius dan terintegrasi. Isu sampah dianggap krusial di berbagai daerah dan membutuhkan langkah terpadu serta keterlibatan seluruh elemen bangsa.
Harapan ke Depan bagi Pengelolaan Sampah
Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan mendorong inovasi praktis dalam pengelolaan sampah di tingkat lokal. Mahasiswa yang dilibatkan dalam program ini menjadi penggerak perubahan sosial dan lingkungan di masyarakat sekitar kampus.
Kolaborasi lintas kementerian dan perguruan tinggi diharapkan mampu menciptakan model pengelolaan sampah berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, Indonesia bisa lebih efektif menekan masalah sampah sambil mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan lingkungan.
Sinergi Akademik dan Pemerintah untuk Sampah Berkelanjutan
Perguruan tinggi di Indonesia memiliki potensi besar dalam mendukung pengelolaan sampah nasional. Keterlibatan mahasiswa, dosen, dan fasilitas kampus diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah secara holistik dan berkelanjutan.
Inovasi teknologi, edukasi masyarakat, dan penguatan sistem monitoring menjadi kunci keberhasilan program ini. Sinergi antara pemerintah, kampus, dan masyarakat diharapkan membawa dampak nyata bagi kualitas lingkungan dan kesadaran publik terhadap pengelolaan sampah.
Nathasya Zallianty
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kinerja Cashlez Worldwide Indonesia Tertekan 2025 Strategi Pemulihan 2026
- Kamis, 19 Februari 2026
DAMRI Hadirkan Perjalanan Mewah Jakarta-Bali dengan Armada Premium Terbaru
- Kamis, 19 Februari 2026
Berita Lainnya
Kinerja Cashlez Worldwide Indonesia Tertekan 2025 Strategi Pemulihan 2026
- Kamis, 19 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
5.
Bakamla RI Ikuti Pelatihan Pemantauan Laut Dari Udara Bersama Jepang
- 19 Februari 2026









