Sabtu, 02 Mei 2026

Program Perumahan Rakyat Dipercepat Prabowo Target Renovasi 400 Ribu Rumah Nasional

Program Perumahan Rakyat Dipercepat Prabowo Target Renovasi 400 Ribu Rumah Nasional
Program Perumahan Rakyat Dipercepat Prabowo Target Renovasi 400 Ribu Rumah Nasional

JAKARTA - Upaya pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat terus diperkuat melalui berbagai kebijakan strategis.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat program perumahan rakyat secara nasional. Fokus utama kebijakan ini adalah memperluas akses masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak dan terjangkau.

Hal tersebut dibahas dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah konkret percepatan pembangunan sektor perumahan. Pemerintah menilai sektor ini memiliki dampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga

ADHI Cetak Rekor Kontrak Baru di TW I 2026, Naik Hingga 131%

Target Ambisius Renovasi Rumah Rakyat Tahun 2026

Dalam rapat tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pemerintah akan meningkatkan program bedah rumah rakyat. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperbaiki kondisi hunian masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah.

"Barusan kami rapat bersama Bapak Presiden dan dukungan yang luar biasa dari Bapak Presiden Prabowo untuk perumahan rakyat. Satu di antaranya ada langkah strategis untuk peningkatan bedah rumah, bedah rumah rakyat. Sedang dipersiapkan bersama dengan Menteri Keuangan dan Bapak Mensesneg dan Pak Seskab untuk renovasi rumah rakyat di seluruh Indonesia," ucap pria karib disapa Ara tersebut seperti dikutip dari siaran pers, Senin.

Tahun ini, pemerintah menargetkan renovasi sebanyak 400 ribu rumah di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Program ini diharapkan dapat menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Program Bedah Rumah Dorong Ekonomi dan Keadilan Sosial

Menurut Maruarar, program bedah rumah tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi hunian, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Kegiatan renovasi rumah akan melibatkan berbagai sektor, mulai dari tenaga kerja hingga industri bahan bangunan.

"Tahun ini semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia mendapatkan program bedah rumah dari Bapak Presiden Prabowo. Ini program yang sangat signifikan dan akan menggerakkan ekonomi dan juga akan berkeadilan," jelas Ara.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menciptakan pemerataan pembangunan. Dengan distribusi program yang merata, masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hunian yang layak.

Optimalisasi Lahan Negara untuk Hunian Vertikal

Selain renovasi rumah, pemerintah juga mendorong pemanfaatan lahan negara untuk pembangunan hunian. Presiden Prabowo mengarahkan agar lahan strategis, khususnya di kawasan perkotaan, dimanfaatkan untuk pembangunan rumah susun.

Lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk sektor perkeretaapian, menjadi prioritas dalam program ini. Pemerintah ingin memastikan bahwa lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat.

"Jadi bagaimana lahan-lahan negara ini bisa dikelola untuk perumahan rakyat. Nanti dikombinasi juga untuk masyarakat berpenghasilan rendah, juga yang menengah, supaya ada kombinasi," kata Ara.

Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan hunian yang inklusif bagi berbagai kelompok masyarakat.

Pengembangan Hunian Tidak Hanya Terpusat di Ibu Kota

Program pemanfaatan lahan negara tidak hanya difokuskan di Jakarta, tetapi juga diperluas ke wilayah lain seperti Bandung. Pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah lahan potensial yang dapat dikembangkan menjadi kawasan hunian.

Ara menjelaskan bahwa pembangunan telah mulai dilakukan di beberapa lokasi. Salah satunya adalah proyek di kawasan Jalan Kramat, Senen, yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

"Atas arahan Presiden Prabowo, hasil beliau turun ke lapangan dua minggu lalu di daerah Senen, itu sudah mulai dibangun di kawasan Jalan Kramat, itu saya bersama Pak Doni, arahan Pak Rosan juga, sekitar 300 rumah di kawasan Senen. Kemudian juga sedang dipersiapkan oleh kereta api, KAI, 500 rumah berikutnya yang akan segera diproses. Kalau yang di Senen itu akan jadi 15 Juni, berarti dua bulan lagi, 15 Juni 2026," jelasnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah berupaya memperluas pembangunan hunian ke berbagai wilayah strategis.

Sinergi Antar Lembaga Percepat Realisasi Program

Dalam rangka mempercepat realisasi program, Presiden Prabowo juga mengarahkan koordinasi lintas kementerian. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN Nusron Wahid ditugaskan untuk mempercepat penyediaan lahan.

Selain itu, pembiayaan dan pembangunan proyek juga akan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga terkait. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program secara masif di seluruh Indonesia.

"Nantinya lahan yang dipersiapkan Pak Nusron, kita juga sudah mendapatkan arahan untuk bisa dipersiapkan pembiayaannya dan pembangunannya oleh danantara. Jadi sinergi ini tadi sudah diputuskan dan untuk bisa dikerjakan dengan masif," Ara menutup.

Dengan kolaborasi yang kuat antar lembaga, pemerintah optimistis program perumahan rakyat dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pembangunan yang lebih merata di seluruh Indonesia.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jaecoo 7 Tawarkan Solusi Berkendara Hemat di Booth Kota Kasablanka

Jaecoo 7 Tawarkan Solusi Berkendara Hemat di Booth Kota Kasablanka

Torehkan Prestasi Mendunia, PLN Indonesia Power Borong 9 Penghargaan di Ajang Global CSR & ESG Awards 2026

Torehkan Prestasi Mendunia, PLN Indonesia Power Borong 9 Penghargaan di Ajang Global CSR & ESG Awards 2026

Prancis Bidik Jadi Arab Saudi Eropa Lewat Ekspor Listrik Bersih

Prancis Bidik Jadi Arab Saudi Eropa Lewat Ekspor Listrik Bersih

PLN Rampungkan Kajian Jaringan Listrik Hijau Jawa-Sumatra

PLN Rampungkan Kajian Jaringan Listrik Hijau Jawa-Sumatra

Lingkar Kediri Resmi Rilis, Mbak Wali Teken Aksi Literasi Hijau

Lingkar Kediri Resmi Rilis, Mbak Wali Teken Aksi Literasi Hijau