Harga Kripto Hari Ini Stabil Bitcoin Ethereum Menguat Altcoin Bergerak Variatif
- Selasa, 07 April 2026
JAKARTA - Pergerakan pasar kripto dalam 24 jam terakhir memperlihatkan dinamika yang cenderung stabil, meski tidak sepenuhnya seragam di seluruh aset digital.
Sejumlah kripto utama masih mampu bertahan di zona positif, sementara sebagian lainnya justru mengalami tekanan. Kondisi ini mencerminkan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi, dengan investor yang lebih berhati-hati dalam menentukan pilihan.
Dominasi aset kripto besar seperti Bitcoin dan Ethereum tetap terlihat kuat di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif. Kedua aset ini masih mampu mencatatkan kenaikan tipis, sekaligus menjaga sentimen positif di pasar secara keseluruhan. Namun, tidak semua aset digital mengikuti tren yang sama, sehingga pergerakan pasar terlihat beragam.
Baca Juga
Bitcoin dan Ethereum Masih Jadi Penopang Pasar
Bitcoin masih menjadi pemimpin pasar dengan harga mencapai USD 68.768,46. Aset kripto terbesar ini mencatatkan kenaikan sebesar 0,67 persen dalam 24 jam terakhir.
Dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 1,38 triliun, Bitcoin tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pasar kripto global. Pergerakan Bitcoin sering kali menjadi acuan bagi investor dalam menentukan strategi, terutama dalam kondisi pasar yang belum stabil.
Di posisi kedua, Ethereum juga menunjukkan performa positif dengan harga USD 2.101,62 atau naik 0,81 persen. Kapitalisasi pasar Ethereum tercatat sebesar USD 256,68 miliar, memperkuat posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.
Kinerja kedua aset ini menjadi penopang utama pasar, sekaligus menjaga kepercayaan investor di tengah tekanan yang terjadi pada sejumlah altcoin.
Pergerakan Stablecoin dan Kripto Besar Lainnya
Selain Bitcoin dan Ethereum, sejumlah kripto besar lainnya juga menunjukkan pergerakan yang relatif stabil. Tether sebagai stablecoin terbesar diperdagangkan di level USD 0,9998, dengan kenaikan tipis sebesar 0,02 persen.
Kapitalisasi pasar Tether mencapai USD 184,13 miliar, menjadikannya salah satu aset penting dalam ekosistem kripto sebagai alat lindung nilai terhadap volatilitas. Pergerakan yang stabil ini menjadi ciri khas stablecoin yang dirancang untuk meminimalkan fluktuasi harga.
BNB turut mencatatkan kenaikan sebesar 0,60 persen ke posisi USD 600,01, dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 82,25 miliar. Sementara itu, XRP juga mengalami penguatan sebesar 0,71 persen ke level USD 1,31 dengan kapitalisasi pasar USD 81,52 miliar.
Performa kripto besar ini menunjukkan bahwa sebagian pasar masih memiliki sentimen positif, meskipun tidak merata di seluruh aset.
Altcoin Mengalami Tekanan di Tengah Konsolidasi
Di sisi lain, sejumlah altcoin justru mengalami pelemahan. Solana tercatat turun 0,43 persen ke harga USD 80,13, meskipun kapitalisasi pasarnya masih berada di level USD 46,21 miliar.
Tekanan juga dialami oleh TRON yang melemah 0,91 persen ke posisi USD 0,3161. Kapitalisasi pasar TRON tercatat sebesar USD 29,99 miliar, menunjukkan bahwa penurunan ini tidak mengurangi perannya secara signifikan di pasar.
Dogecoin turut mengalami penurunan sebesar 0,95 persen ke harga USD 0,09041. Dengan kapitalisasi pasar USD 15,37 miliar, aset ini masih menjadi salah satu kripto populer meski pergerakannya cenderung fluktuatif.
Sementara itu, Hyperliquid mencatat koreksi tipis sebesar 0,15 persen ke level USD 36,17 dengan kapitalisasi pasar USD 9,38 miliar. Penurunan pada sejumlah altcoin ini menjadi tanda bahwa pasar belum sepenuhnya pulih.
Performa Beragam pada Altcoin Lain
Beberapa altcoin lainnya justru berhasil mencatatkan kinerja positif di tengah kondisi pasar yang beragam. UNUS SED LEO naik 0,29 persen ke harga USD 10,11 dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 9,31 miliar.
Cardano juga mengalami penguatan sebesar 0,63 persen ke posisi USD 0,2475. Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar USD 9,00 miliar, menunjukkan adanya minat investor terhadap aset ini.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada Bitcoin Cash yang melonjak 2,22 persen ke harga USD 434,62. Dengan kapitalisasi pasar USD 8,73 miliar, aset ini menjadi salah satu yang mencatatkan performa terbaik dalam periode tersebut.
Chainlink turut menguat 1,47 persen ke level USD 8,82 dengan kapitalisasi pasar USD 6,48 miliar. Di sisi lain, Monero justru mengalami penurunan sebesar 1,57 persen ke harga USD 325,58 dengan kapitalisasi pasar USD 6,01 miliar.
Perbedaan kinerja ini menunjukkan bahwa pasar kripto saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor spesifik masing-masing aset, bukan hanya sentimen umum.
Investor Cenderung Lebih Selektif
Kondisi pasar yang bergerak variatif membuat investor menjadi lebih selektif dalam memilih aset kripto. Fokus utama cenderung diarahkan pada aset dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi.
Selain itu, volatilitas yang masih terjadi membuat investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Banyak yang memilih untuk menunggu konfirmasi tren sebelum melakukan aksi beli atau jual.
Fase konsolidasi seperti saat ini sering kali menjadi periode penentuan arah pasar berikutnya. Oleh karena itu, pemantauan terhadap pergerakan harga dan sentimen global menjadi sangat penting.
Sebagai catatan, setiap keputusan investasi tetap berada di tangan masing-masing individu. Penting untuk melakukan analisis mendalam sebelum membeli atau menjual aset kripto, mengingat risiko yang selalu menyertai pergerakan pasar digital ini.
Ferdi Tri Nor Cahyo
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Manchester United Incar Shea Charles Murah Untuk Gantikan Casemiro Musim Panas
- Jumat, 10 April 2026
Chelsea Tolak Real Madrid Demi Pertahankan Bek Muda Josh Acheampong Masa Depan
- Jumat, 10 April 2026
Liverpool Semakin Dekat Amankan Kontrak Baru Ibrahima Konate Di Anfield Musim Ini
- Jumat, 10 April 2026












