Bank Mandiri Catat Penyaluran Kredit Infrastruktur Hampir 500 Triliun Per Februari 2026
- Rabu, 08 April 2026
JAKARTA - Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan pihaknya menyalurkan kredit infrastruktur sebesar Rp491,63 triliun per Februari 2026. Nilai ini meningkat 30,8 persen secara tahunan dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp375,85 triliun.
Penyaluran kredit ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional. "Melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.
Dukungan Infrastruktur bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Baca Juga
Riduan menekankan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting untuk memperkuat konektivitas dan mendorong ekonomi kerakyatan. Hal ini diharapkan membuka peluang usaha baru dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat.
Bank Mandiri menyalurkan kredit ke berbagai subsektor strategis seperti jalan, transportasi, migas, energi terbarukan, tenaga listrik, telematika, perumahan rakyat, fasilitas kota, hingga konstruksi. Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan jaringan kereta api yang berdampak nyata pada aktivitas ekonomi nasional.
Subsektor Transportasi dan Konstruksi Menjadi Kontributor Utama
Subsektor transportasi menyumbang kredit terbesar dengan nilai mencapai Rp118,03 triliun per Februari 2026. Angka ini tumbuh 18,45 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, subsektor konstruksi infrastruktur mencatat pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 178,19 persen yoy menjadi Rp85,84 triliun. Peningkatan signifikan ini mencerminkan fokus Bank Mandiri pada proyek-proyek strategis yang membutuhkan pendanaan besar.
Peningkatan Kredit pada Jalan dan Telematika
Pembiayaan pembangunan jalan meningkat 11,08 persen secara tahunan menjadi Rp54,84 triliun. Sedangkan subsektor telematika tumbuh 12,61 persen dibanding periode sama tahun lalu menjadi Rp44,34 triliun.
Pertumbuhan kredit pada subsektor ini menunjukkan diversifikasi pembiayaan Bank Mandiri untuk mendukung berbagai kebutuhan infrastruktur modern. Hal ini termasuk pengembangan jaringan digital dan transportasi yang efisien di berbagai wilayah.
Optimisme Bank Mandiri terhadap Prospek Infrastruktur Nasional
Bank Mandiri optimistis prospek sektor infrastruktur tetap positif seiring berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN). Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, bank ini terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah.
Beragam solusi pembiayaan termasuk skema sindikasi dan pembiayaan berkelanjutan akan terus dikembangkan. Langkah ini memastikan dukungan jangka panjang terhadap pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh Indonesia.
Nathasya Zallianty
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Manchester United Incar Shea Charles Murah Untuk Gantikan Casemiro Musim Panas
- Jumat, 10 April 2026
Chelsea Tolak Real Madrid Demi Pertahankan Bek Muda Josh Acheampong Masa Depan
- Jumat, 10 April 2026
Liverpool Semakin Dekat Amankan Kontrak Baru Ibrahima Konate Di Anfield Musim Ini
- Jumat, 10 April 2026












