Permata Bank Resmi Tetapkan Dividen dan Angkat Direksi Baru Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
- Rabu, 08 April 2026
JAKARTA - PT Bank Permata Tbk (BNLI) sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 pada Selasa, 7 April 2026. Dalam rapat tersebut, seluruh agenda disetujui termasuk pengangkatan anggota direksi baru dan pembagian dividen bagi pemegang saham.
Persetujuan Mata Acara RUPST 2026
RUPST BNLI membahas enam mata acara penting yang disetujui pemegang saham. Agenda mencakup laporan tahunan 2025, pengesahan laporan keuangan, penggunaan laba bersih, penunjukan auditor, pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi, serta penetapan remunerasi.
Baca Juga
Pengangkatan direktur baru menjadi salah satu keputusan strategis yang disetujui. Keputusan ini menegaskan komitmen bank dalam memperkuat kepemimpinan dan tata kelola perusahaan.
Pembagian Laba Bersih dan Dividen
Pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 3,6 triliun. Sebesar Rp 1,266 triliun atau setara 35% dialokasikan sebagai dividen tunai final dengan nilai Rp 35 per saham.
Selain itu, penggunaan laba bersih ini menunjukkan fokus bank dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Strategi ini juga memperkuat posisi BNLI dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Pengangkatan Direksi Baru dan Masa Jabatan
Sorakrit Phruthanontachai resmi diangkat sebagai Direktur Permata Bank. Masa jabatannya berlaku setelah seluruh persyaratan regulator terpenuhi hingga penutupan RUPST ketiga pada 2029.
Sorakrit sebelumnya memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun di Bangkok Bank. Pengalaman ini diharapkan membawa perspektif baru dan memperkuat strategi pertumbuhan bank.
Fokus Strategis dan Inovasi Layanan
Direktur Utama Permata Bank, Meliza Musa Rusli, menekankan pentingnya inovasi layanan sepanjang 2025. Perseroan berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat penerapan tata kelola yang baik dan berkelanjutan.
“Kami ingin membangun bank yang tumbuh bersama nasabah serta memperdalam hubungan jangka panjang,” ujarnya. Bank menargetkan layanan relevan untuk individual, bisnis, dan keluarga lintas generasi.
Susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Pengawas Syariah
Komisaris Utama BNLI saat ini adalah Chartsiri Sophonpanich. Dewan Komisaris meliputi Chong Toh, Niramarn Laisathit, Chalit Tayjasanant, serta empat komisaris independen.
Sementara itu, Dewan Direksi dipimpin Meliza Musa Rusli sebagai Direktur Utama. Sorakrit Phruthanontachai akan mulai efektif setelah persetujuan regulator diperoleh. Dewan Pengawas Syariah diketuai Prof. Dr. H. Jaih, SE., MH., M.Ag.
Apresiasi dan Kinerja Keuangan 2025
Komisaris Utama Chartsiri Sophonpanich memberikan apresiasi atas kinerja Direksi sepanjang 2025. Kinerja yang solid menjadi fondasi untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat daya saing bank.
Sepanjang 2025, Permata Bank membukukan laba setelah pajak Rp 3,6 triliun. Total aset meningkat 3,6% secara tahunan menjadi Rp 268,3 triliun, menempatkan BNLI sebagai salah satu bank komersial terbesar di Indonesia.
Rasio Permodalan dan Posisi Industri
Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat 34,6% dan CET-1 sebesar 26,6%. Angka ini menunjukkan fondasi permodalan yang kuat untuk mendukung ekspansi bisnis dan pertumbuhan berkelanjutan.
Dengan posisi ini, BNLI siap menghadapi dinamika pasar dan memperluas layanan ke segmen nasabah yang lebih luas. Fokus jangka panjang tetap pada nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
Nathasya Zallianty
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Manchester United Incar Shea Charles Murah Untuk Gantikan Casemiro Musim Panas
- Jumat, 10 April 2026
Chelsea Tolak Real Madrid Demi Pertahankan Bek Muda Josh Acheampong Masa Depan
- Jumat, 10 April 2026
Liverpool Semakin Dekat Amankan Kontrak Baru Ibrahima Konate Di Anfield Musim Ini
- Jumat, 10 April 2026












