Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty Untuk Perkuat Keamanan Siber Pendidikan Nasional
- Kamis, 09 April 2026
JAKARTA - Upaya memperkuat sistem keamanan digital di sektor pendidikan terus dilakukan pemerintah seiring meningkatnya ancaman siber.
Salah satu langkah strategis yang kini dihadirkan adalah pelibatan langsung masyarakat pendidikan dalam pengujian keamanan sistem. Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada perlindungan data, tetapi juga membangun ekosistem kolaboratif yang adaptif terhadap risiko digital.
Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Program Bug Bounty 2026 sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat keamanan sistem digital di lingkungan pendidikan nasional.
Baca JugaADHI Cetak Rekor Kontrak Baru di TW I 2026, Naik Hingga 131%
Melalui Bug Bounty 2026, Pusdatin mendorong insan pendidikan untuk tidak hanya menjadi pengguna, namun juga bagian dari solusi atas tantangan keamanan informasi.
Program Bug Bounty Jadi Wadah Inovasi Keamanan Siber
Kepala Pusdatin Kemendikdasmen Wibowo Mukti di Jakarta, Kamis, menegaskan program tersebut dirancang sebagai ruang aman atau sandbox bagi peserta untuk mengeksplorasi teknik pengujian keamanan tanpa memberikan dampak terhadap layanan Kemendikdasmen.
“Program ini dapat menjadi jembatan untuk mewujudkan passion di bidang keamanan siber menjadi prestasi yang membanggakan,” ujar Wibowo.
Program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang keamanan siber. Selain itu, peserta juga dapat mengasah kemampuan teknis secara langsung melalui simulasi yang terstruktur.
Jadwal Pendaftaran Dan Tahapan Pelaksanaan
Ia menjelaskan pendaftaran peserta dibuka pada 6–30 April 2026 melalui platform Aman Bersama di laman https://amanbersama.kemendikdasmen.go.id, dilanjutkan dengan tahap pengujian pada 1–22 Mei 2026.
Tahapan ini dirancang untuk memberikan waktu yang cukup bagi peserta dalam mempersiapkan diri dan melakukan eksplorasi terhadap sistem yang diuji.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas hasil pengujian yang dilakukan peserta tetap optimal dan sesuai standar yang ditetapkan.
Sistem Penilaian Berbasis Standar Internasional
Penilaian, kata dia, dilakukan dalam dua tahap, yang pertama ialah aspek teknis yang memiliki bobot 70 persen dengan mengacu pada standar CVSS v3.1, sementara aspek pelaporan berbobot 30 persen.
Pada tahap kedua, lanjutnya, lima finalis dari masing-masing kategori akan mengikuti wawancara dengan komposisi penilaian meliputi teknik pengujian 60 persen, komunikasi 20 persen, dan orisinalitas 20 persen.
Sistem penilaian ini dirancang untuk menilai tidak hanya kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan peserta dalam menyampaikan temuan secara jelas dan profesional.
Ajakan Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber
Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup melalui Anugerah Bug Bounty 2026 pada tanggal 19 Juni 2026.
Wibowo pun mengajak seluruh insan pendidikan yang memiliki minat di bidang keamanan siber untuk berpartisipasi dalam ajang Bug Bounty 2026.
Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
Ajakan ini menjadi penegasan bahwa keamanan siber tidak bisa ditangani secara individu, melainkan membutuhkan kerja sama lintas pihak.
Ancaman Siber Meningkat Dan Apresiasi Bagi Peserta
Wibowo menyoroti meningkatnya serangan ransomware dan phishing berbasis kecerdasan artifisial atau KA sepanjang 2025.
Ia juga mengatakan para pemenang nantinya akan memperoleh uang pembinaan, sertifikat yang tercatat di Pusat Prestasi Nasional atau Puspresnas, serta kesempatan bergabung dalam komunitas Manggala Edu.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keamanan sistem pendidikan, tetapi juga membangun generasi yang lebih siap menghadapi tantangan dunia digital di masa depan.
Ferdi Tri Nor Cahyo
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Manchester United Incar Shea Charles Murah Untuk Gantikan Casemiro Musim Panas
- Jumat, 10 April 2026
Chelsea Tolak Real Madrid Demi Pertahankan Bek Muda Josh Acheampong Masa Depan
- Jumat, 10 April 2026
Liverpool Semakin Dekat Amankan Kontrak Baru Ibrahima Konate Di Anfield Musim Ini
- Jumat, 10 April 2026











