Minggu, 17 Mei 2026

Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk Besok

Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk Besok
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum Ibu Marsinah (FOTO: NET)

NGANJUK - Proses pengerjaan Museum Ibu Marsinah yang terletak di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, saat ini sudah selesai dikerjakan.

Presiden Prabowo Subianto direncanakan datang langsung guna meresmikan bangunan yang menjadi simbol perjalanan perjuangan kelompok pekerja di Indonesia tersebut esok hari.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, selaku inisiator pembuatan museum ini, menyatakan bahwa segala persiapan menyambut hari peresmian telah disiapkan secara matang.

Baca Juga

Pertamina NRE Ekspansi Proyek Energi Surya ke Bangladesh

Dia berharap penuh agar seluruh rangkaian acara peresmian nanti dapat terlaksana dengan lancar tanpa kendala.

"Besok Bapak Presiden akan tiba di sini jam 08.45 WIB and acara dimulai jam 09.00 WIB. Ini merupakan hal yang luar biasa, Presiden punya concern yang sangat besar untuk perjuangan buruh Indonesia," kata Andi Gani saat gladi resik di Nganjuk, Jumat (15/5/2026).

Andi Gani menambahkan, seluruh biaya pembangunan museum ini didapatkan dari dana mandiri KSPSI tanpa memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, KSPSI mempunyai pengelolaan keuangan organisasi yang sangat kuat serta independen.

"Museum ini dibangun tanpa dana APBN. Kenapa KSPSI mampu? Karena kami memiliki manajerial kekuatan keuangan yang kuat. Ini adalah bentuk kesadaran penuh karena Ibu Marsinah adalah anggota KSPSI," tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa bagian dalam museum ini disekat menjadi beberapa zona yang menggambarkan lini masa kisah hidup dari Marsinah.

Mulai dari baju asli yang dipakai sesaat sebelum wafat, tas jinjing yang dibawanya waktu itu, sampai dokumen potongan media cetak lampau yang mengabadikan peristiwa pembunuhan serta jalannya proses pengadilan.

"Isinya adalah mulai dari awal ini ada pakaian Ibu Marsinah pada saat sebelum meninggal. Ini tas yang waktu itu dibawa, lalu ini ada kliping-kliping koran, kalau kami lihat ada kliping pembunuhannya kenapa, dan nah ini dia semuanya lengkap," jelas Andi Gandi.

Berdasarkan pengamatan di area, destinasi ini menampilkan diorama yang menggambarkan keadaan kaum buruh pada era 90-an serta riwayat tentang 13 orang yang dipaksa menandatangani surat pengunduran diri pada masa itu.

Selain itu dipamerkan juga ringkasan mengenai butir-butir tuntutan hak yang diperjuangkan oleh Marsinah.

Satu hal yang dinilai sangat sakral, struktur bangunan museum ini didirikan tepat di atas lahan tempat dimakamkannya plasenta atau ari-ari Marsinah.

Kawasan museum ini pun letaknya bersebelahan langsung dengan rumah masa kecil sang tokoh pejuang buruh.

"Di atas museum ini adalah tempat ari-arinya Ibu Marsinah dikuburkan. Jadi ini punya sejarah kuat yang luar biasa," kata Andi Gani.

Andi Gani menyampaikan bahwa pihaknya mengaplikasikan konsep tata ruang yang meniru Museum Galeri Nasional Singapura untuk tata letak interior Museum Ibu Marsinah.

Dalam masa pembangunannya, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni bersama jajaran Desk Ketenagakerjaan Polri ikut serta memberikan pengawasan.

"Nah ini kami mengadopsi, Pak Irhami dan tim berangkat ke Museum Galeri Nasional di Singapura. Akhirnya teradopsilah (konsep) ini," sebutnya.

Tidak hanya berupa bangunan museum, di lingkungan yang sama juga disiapkan sarana Rumah Singgah untuk para peziarah ataupun aktivis buruh yang berkunjung dari luar daerah.

Tempat penginapan ini bisa dipergunakan oleh siapa saja secara cuma-cuma.

Acara peresmian ini diprediksi akan dihadiri oleh sekitar 7.000 massa buruh yang datang dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Nganjuk, Mojokerto, hingga Jombang.

Selain Presiden Prabowo, sejumlah tokoh penting juga dipastikan hadir, di antaranya Sekjen ITUC (Konfederasi Serikat Buruh Internasional) Shoya Yoshida, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran pimpinan dari MPR dan DPD RI.

Setelah seremoni peresmian esok hari, museum ini baru akan dibuka secara umum untuk masyarakat satu pekan kemudian.

Warga luas dapat berkunjung ke tempat ini tanpa dipungut biaya sama sekali.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Langkah Strategis PT TIMAH Kejar Target Net Zero Emission 2060

Langkah Strategis PT TIMAH Kejar Target Net Zero Emission 2060

Teknologi Penyimpanan Energi Dukung Tambang Hijau

Teknologi Penyimpanan Energi Dukung Tambang Hijau

RI Bidik Pemain Pasar Karbon Global lewat Industri Pulp

RI Bidik Pemain Pasar Karbon Global lewat Industri Pulp

Pemerintah Jamin Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tak Naik

Pemerintah Jamin Harga BBM dan Elpiji Subsidi Tak Naik

Prabowo Tegaskan Ekonomi RI Tetap Kuat dan Stabil

Prabowo Tegaskan Ekonomi RI Tetap Kuat dan Stabil