Gempa M 6,7 Palu: 787 Rumah di Kabupaten Sigi Rusak

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Rabu, 17 Juni 2026
Gempa M 6,7 Palu: 787 Rumah di Kabupaten Sigi Rusak
Gempa M 6,7 Palu (FOTO: NET)

JAKARTA - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 6,7 telah mengguncang kawasan Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB atau 11.27 Wita.

Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengabarkan bahwa ada sebanyak 787 rumah warga di lima wilayah kecamatan yang mendapati kerusakan pascabencana tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi, Henri Kusuma, memaparkan bangunan yang mengalami kerusakan tersebut meliputi 707 unit rumah rusak ringan, 68 unit rusak sedang, serta 12 unit rusak berat.

"Data sementara hingga malam ini terdapat 17 desa yang tersebar di lima Kecamatan yakni Sigi Kota, Palolo, Nokilalaki, Tanambulava dan Lindu yang terdampak parah akibat gempa bumi," kata Henri di Sigi, Rabu (17/6/2026).

Dia menyampaikan, jumlah masyarakat yang terdampak akibat gempa bumi di Kabupaten Sigi ini menyentuh angka 912 kepala keluarga dengan total mencapai 1.412 jiwa.

"Jadi ada satu warga meninggal dunia, 42 orang luka ringan dan 13 warga luka berat. Semua korban sudah ditangani tim kesehatan dari puskesmas serta RSUD Torabelo," sebutnya.

Pada waktu yang sama, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae memastikan bahwa penanggulangan bagi warga terdampak di Desa Kamarora A dan Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, berjalan dengan maksimal.

Dia pun sudah mengumpulkan jajaran OPD terkait demi mempercepat jalannya proses pemulihan.

"Saya sudah kumpulkan kepala OPD teknis terkait guna mempercepat langkah-langkah pemulihan di wilayah terdampak bencana gempa bumi," ucap Rizal.

Rizal juga memberikan arahan kepada pihak BPBD, kepala desa, serta camat untuk saling berkoordinasi dalam menyelesaikan pendataan kerusakan rumah warga dalam waktu 1x24 jam.

"Kami juga sudah mulai mendistribusikan makanan, air bersih, dan pendirian tenda darurat di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo," ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan konfirmasi bahwa gempa tektonik tersebut berlokasi di darat pada titik koordinat 1,13 derajat Lintang Selatan (LS) serta 120,23 derajat Bujur Timur (BT), atau berada di kisaran 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua