BMJ dan iForte Energi Resmikan PLTS Atap 5,5 MWp

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Kamis, 18 Juni 2026
BMJ dan iForte Energi Resmikan PLTS Atap 5,5 MWp
PT Bukit Muria Jaya (BMJ) bersama iForte Energi (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bukit Muria Jaya (BMJ) bersama iForte Energi secara resmi telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap dengan total daya terpasang mencapai 5,5 MWp di fasilitas produksi milik BMJ yang berada di Karawang serta Kudus.

Langkah peresmian ini menjadi sebuah momen penting dari pelaksanaan kerja sama strategis antara kedua belah pihak yang sebelumnya sudah disepakati pada 16 Januari 2025 demi mendorong proses transisi ke energi bersih serta operasional industri yang berkelanjutan.

Pembangunan proyek PLTS Atap ini mencakup pemasangan unit berdaya 5.048 kWp pada fasilitas di Karawang serta sebesar 455 kWp untuk fasilitas di Kudus.

Secara akumulatif, infrastruktur ini diproyeksikan mampu memproduksi daya listrik mencapai 7.596 MWh per tahun dan ikut menyumbang pengurangan emisi karbon hingga sebesar 6.836 ton CO2 setiap tahun, angka yang setara dengan dampak positif penanaman sekitar 151.918 pohon.

Penerapan PLTS Atap tersebut merupakan bentuk dari komitmen nyata PT Bukit Muria Jaya demi mengimplementasikan pilar keberlanjutan pada tiap aspek operasional di perusahaan.

Melalui pemanfaatan tenaga surya sebagai pasokan energi bersih, pihak perusahaan bisa mendongkrak efisiensi pemakaian energi sekaligus menekan ketergantungan pada pasokan energi konvensional.

Harris C. A. Titus selaku ESG Lead PT Bukit Muria Jaya mengutarakan bahwa agenda proyek ini merupakan aksi konkret dari pihak perusahaan untuk memadukan aspek keberlanjutan ke dalam rencana pertumbuhan jangka panjang.

"Peresmian PLTS Atap ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan operasional yang lebih efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kami percaya bahwa investasi pada energi terbarukan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tantangan industri di masa depan,” ujarnya.

Bertindak sebagai mitra pengembang sekaligus penyedia layanan energi terbarukan, pihak iForte Energi menyajikan solusi sistem PLTS yang dikonsep guna menopang keperluan energi di ranah sektor industri secara maksimal.

Agenda proyek ini turut mengokohkan kontribusi iForte Energi untuk memacu akselerasi pemanfaatan tenaga surya di berbagai sektor strategis tanah air.

Presiden Direktur dan CEO iForte Energi, Mohamad Iwan, menyebutkan bahwa kesuksesan pengerjaan proyek ini memperlihatkan tren peningkatan kesadaran di sektor bidang industri akan krusialnya pemakaian energi bersih.

"Kami mengapresiasi komitmen PT Bukit Muria Jaya dalam mengadopsi energi terbarukan sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan. Proyek ini membuktikan bahwa energi surya dapat memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai tambah bagi operasional industri melalui efisiensi energi yang berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi semakin banyak perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional,” ungkap Mohamad Iwan.

Lewat realisasi proyek tersebut, PT Bukit Muria Jaya mendapatkan akses ke pasokan energi yang jauh lebih bersih serta efisien demi menyokong segala aktivitas operasional di perusahaan.

Pada waktu yang bersamaan, pihak iForte Energi pun terus melebarkan jangkauan penerapan teknologi tenaga surya pada sektor manufaktur sekaligus memantapkan posisinya menjadi penyedia opsi energi terbarukan yang tepercaya di Indonesia.

Kemitraan ini menjadi wujud andil konkret dari kedua korporasi tersebut demi menunjang target penurunan emisi karbon nasional serta akselerasi transisi energi di Indonesia.

Bukan sekadar sekumpulan proyek prasarana energi belaka, gerakan ini mempertegas dedikasi dari PT Bukit Muria Jaya dan iForte Energi untuk merancang masa depan sektor industri yang jauh lebih hijau, efisien, dan juga berkelanjutan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua