JAKARTA - PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), perusahaan yang berfokus pada energi baru terbarukan (EBT), sukses mengamankan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan skala terbesar dalam sejarah perseroan.
Keberhasilan ini diraih setelah emiten tersebut diputuskan sebagai pemenang lelang pengadaan listrik Independent Power Producer (IPP) PLTA Pakkat 2 oleh PT PLN (Persero).
Sarana PLTA Pakkat 2 ini dijadwalkan memiliki daya 45 megawatt (MW) dan akan dibangun di area Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Direktur Keuangan Kencana Energi Lestari, Giat Widjaja, menjelaskan bahwa pembangunan ini bakal menjadi pembangkit dengan kapasitas tertinggi yang pernah dikerjakan perusahaan hingga saat ini.
“Ini semakin memperkuat posisi KEEN sebagai salah satu pengembang energi terbarukan nasional yang tengah memperluas portofolio pembangkit hijau di Indonesia,” ujar Giat Widjaja dalam keterangan pers, Kamis (14/5/2026).
Kepastian KEEN sebagai pemenang tender secara legal tertuang dalam Letter of Intent (LOI) yang diterbitkan PLN pada 11 Mei 2026.
Lewat penambahan unit PLTA Pakkat 2, total kapasitas terpasang dari seluruh pembangkit perusahaan diprediksi melonjak dari 69 MW menjadi 114 MW ketika proyek ini selesai dan aktif beroperasi secara komersial.
Sejalan dengan kenaikan kapasitas tersebut, KEEN memproyeksikan keperluan modal investasi untuk konstruksi PLTA Pakkat 2 menyentuh angka 116 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,03 triliun (berdasarkan kurs Rp 17.500 per dollar AS).
Manajemen memasang target masa pembangunan proyek berlangsung sekitar empat tahun hingga mencapai fase operasional komersial.
Saat ini, pimpinan KEEN sedang menunggu jadwal penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) atau Power Purchase Agreement (PPA) dengan PLN sebagai prasyarat sebelum memulai pengerjaan fisik di lapangan.
Selain itu, proyek ini dianggap sebagai langkah strategis jangka panjang perusahaan guna memperbesar andil dalam penyediaan energi bersih di Indonesia.
Pihak manajemen meyakini bahwa kehadiran proyek baru ini akan memperkuat jajaran pembangkit EBT perusahaan, khususnya pada lini tenaga air yang merupakan pilar bisnis utama mereka.
Di samping mendongkrak produksi, PLTA Pakkat 2 dinilai sebagai tindakan konkret KEEN dalam memperluas keterlibatan pada pembangunan energi hijau di tingkat nasional.
“Proyek tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang KEEN untuk memperbesar kontribusi terhadap pengembangan energi bersih nasional, sekaligus mendukung program transisi energi pemerintah menuju bauran energi yang lebih ramah lingkungan,” kata Giat.
Melalui penugasan ini, KEEN menyatakan optimisme untuk terus mengukuhkan perannya sebagai entitas energi hijau nasional yang berkelanjutan.
Langkah ini juga menjadi wujud partisipasi dalam menyukseskan target net zero emission di Indonesia serta menggalakkan pemakaian energi ramah lingkungan di waktu mendatang.