Resmi Naik, Ini Daftar Harga Pertamax dan Pertamax Green Terbaru

PT Pertamina (Persero) secara resmi mulai menjual Pertamax Green 95 pada 24 Juli 2023 (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Rabu, 10 Juni 2026 | 09:50:37 WIB

JAKARTA - Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan kenaikan harga produk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertamax Green terhitung mulai 10 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan tertulis dari korporasi yang diterima pada Selasa, terhitung sejak 10 Juni 2026 tarif BBM non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 (RON 95) terkerek dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," kata Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun.

Manajemen badan usaha tersebut menerangkan bahwa perubahan tarif bagi kedua produk BBM itu ditetapkan lewat koordinasi bersama pemerintah selaku regulator.

Kebijakan ini diambil mengikuti sistem peninjauan rutin dengan memperhatikan dinamika harga minyak global serta nilai keekonomian pasar.

Roberth mengungkapkan bahwa penyelarasan tarif BBM non-subsidi ini sudah dilaksanakan selaras dengan aturan hukum yang berlaku.

"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," ia menjelaskan.

Pihak Pertamina memberikan garansi atas ketahanan stok komoditas BBM tersebut di seluruh fasilitas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di tanah air.

"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina," katanya.

Bukan hanya itu, perusahaan memberikan kepastian bahwa nilai jual varian BBM Pertamina yang lain di luar Pertamax dan Pertamax Green tidak menunjukkan adanya lonjakan.

Nilai jual komoditas BBM non-subsidi layaknya Pertamax Turbo (RON 98) bertahan di angka Rp20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tidak bergerak dari Rp23.000 per liter, serta Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp24.800 per liter.

Di lain pihak, untuk jenis BBM penugasan dan subsidi, banderol Pertalite tidak bergeser dari angka Rp10 ribu per liter dan Biosolar masih dipatok Rp6.800 per liter.

"Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina," kata Roberth.

Reporter: David Ilham