Presiden Prabowo Ajukan Tiga Kandidat Berkualitas Untuk Deputi Gubernur BI
- Rabu, 21 Januari 2026
JAKARTA - Jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) kembali kosong setelah pengunduran diri Juda Agung per 13 Januari 2026. Presiden Prabowo Subianto pun segera menyiapkan kandidat pengganti yang akan diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk uji kelayakan dan kepatutan.
Proses pengusulan resmi telah dilakukan melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan jadwal fit and proper test terhadap ketiga calon akan digelar pekan ini.
Tiga Kandidat Potensial Deputi Gubernur BI
Baca JugaThomas Djiwandono Diproyeksikan Gantikan Juda Agung di Bank Indonesia 2026
Tiga nama yang diajukan Presiden Prabowo antara lain Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M. Juhro. Thomas Djiwandono saat ini menjabat Wakil Menteri Keuangan, Dicky Kartikoyono memimpin Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, dan Solikin Juhro menjabat Asisten Gubernur BI.
Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono atau Tommy lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia merupakan putra pertama Soedradjad Djiwandono, mantan Gubernur BI, sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto dan cicit pendiri BNI, R.M. Margono Djojohadikusumo.
Tommy menempuh pendidikan SMP di Kanisius Menteng, Jakarta, lalu melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia meraih gelar sarjana Sejarah dari Haverford College, Pennsylvania, dan magister di bidang International Relations and International Economics dari Johns Hopkins University School of Advanced International Studies.
Karier profesional Tommy dimulai sebagai wartawan magang di Majalah Tempo dan Indonesia Business Weekly. Ia kemudian beralih menjadi analis keuangan di Whitlock NatWest Securities, Hong Kong, sebelum bergabung dengan Arsari Group pada 2006 sebagai Deputy CEO.
Dalam dunia politik, Tommy aktif di Partai Gerindra dan saat ini menjabat Bendahara Umum partai. Rekam jejaknya di bidang ekonomi dan politik dianggap menjadi modal penting untuk posisi Deputi Gubernur BI.
Dicky Kartikoyono lahir di Jakarta pada 1967. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI pada 1994 dan meraih gelar magister Project Management dari George Washington University pada 1999.
Karier Dicky dimulai di Bank Indonesia pada 1995. Saat ini, ia menjabat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI sejak 2023, sebelumnya sempat memimpin Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola pada 2022–2023.
Dicky juga memiliki pengalaman internasional sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI London 2020–2022. Posisi ini sekaligus menjadikannya pegawai setingkat Direktur Eksekutif di kantor yang sama, menunjukkan rekam jejak profesional yang luas.
Solikin M. Juhro lahir di Surabaya pada 1967 dan menyelesaikan pendidikan sarjana Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Airlangga pada 1991. Ia melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat dengan meraih Master of Applied Economics dari University of Michigan pada 1998 dan magister Ekonomi dari University of Maryland pada 2001.
Solikin kemudian meraih gelar doktor di bidang Ekonomi Moneter dari Universitas Indonesia pada 2005. Kariernya di Bank Indonesia dimulai pada 1994, sama seperti Dicky, dan kini menjabat Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI sejak 2023.
Sebelumnya, Solikin menduduki sejumlah posisi strategis di bank sentral, termasuk Kepala Institut BI 2017–2022 dan Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter 2022–2023. Pengalaman ini menjadikannya kandidat yang kompeten untuk posisi Deputi Gubernur.
Proses Fit and Proper Test dan Harapan DPR
Fit and proper test menjadi tahap krusial sebelum calon Deputi Gubernur BI resmi diangkat. Komisi XI DPR menargetkan proses ini berjalan pekan ini untuk menilai kompetensi, pengalaman, dan integritas ketiga kandidat.
Proses pengujian dilakukan agar posisi strategis di BI tetap diisi oleh sosok yang memiliki kapasitas tinggi di bidang ekonomi dan moneter. DPR akan menilai rekam jejak profesional, pengalaman internasional, serta kontribusi kandidat dalam pengelolaan kebijakan keuangan nasional.
Keputusan DPR nantinya akan menentukan siapa yang akan melanjutkan tugas Deputi Gubernur. Kandidat terpilih diharapkan dapat mendukung stabilitas ekonomi nasional dan pelaksanaan kebijakan moneter BI secara efektif.
Ketiga kandidat juga dinilai memiliki pengalaman yang saling melengkapi. Tommy unggul di ranah ekonomi internasional dan politik, Dicky berpengalaman di sistem pembayaran dan strategi institusi, sementara Solikin fokus pada kebijakan makroprudensial dan ekonomi moneter.
Keberadaan Deputi Gubernur yang kompeten sangat penting bagi kelancaran operasional BI. Posisi ini mendukung Gubernur BI dalam pengambilan keputusan strategis, pengawasan sistem keuangan, serta pengembangan kebijakan ekonomi jangka panjang.
Dengan calon yang telah diajukan Presiden, proses suksesi di BI diharapkan berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas moneter. Publik dan pelaku ekonomi menantikan hasil fit and proper test yang transparan dan profesional.
Pengangkatan Deputi Gubernur baru juga penting untuk memastikan kelanjutan program kebijakan Bank Indonesia, termasuk penguatan sistem pembayaran, pengelolaan cadangan devisa, dan pengawasan sektor keuangan. Posisi ini menjadi kunci dalam menjaga kredibilitas dan kinerja BI di tengah dinamika ekonomi global.
Ketiga calon Deputi Gubernur BI memiliki latar belakang pendidikan dan profesional yang kuat, dengan pengalaman di dalam negeri maupun internasional. Hal ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional dan kelangsungan kebijakan moneter Bank Indonesia.
Nathasya Zallianty
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
PT Vale Indonesia Soroti Strategi Pemerintah Maksimalkan Nilai Tambah Nikel 2026
- Rabu, 21 Januari 2026
IPC Terminal Petikemas Fokus Tingkatkan Layanan dan Operasional Berbasis Digital 2026
- Rabu, 21 Januari 2026
Harga TBS Sawit Sumsel Naik Signifikan Akibat Tren Kenaikan CPO dan Inti Sawit
- Rabu, 21 Januari 2026
Panduan Lengkap Pendaftaran Bansos Kemensos dan Cara Aman Menghindari Penipuan
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
PT Vale Indonesia Soroti Strategi Pemerintah Maksimalkan Nilai Tambah Nikel 2026
- Rabu, 21 Januari 2026
IPC Terminal Petikemas Fokus Tingkatkan Layanan dan Operasional Berbasis Digital 2026
- Rabu, 21 Januari 2026
Harga TBS Sawit Sumsel Naik Signifikan Akibat Tren Kenaikan CPO dan Inti Sawit
- Rabu, 21 Januari 2026
Panduan Lengkap Pendaftaran Bansos Kemensos dan Cara Aman Menghindari Penipuan
- Rabu, 21 Januari 2026
Pencairan Dana PIP 2026 Dimulai, Bantu Siswa Kurang Mampu Sekolah Lancar
- Rabu, 21 Januari 2026








