Kamis, 26 Februari 2026

Astrindo Nusantara Infrastruktur Gandeng Indogas Kriya Dwiguna Perluas Bisnis Gas Bumi Nasional

Astrindo Nusantara Infrastruktur Gandeng Indogas Kriya Dwiguna Perluas Bisnis Gas Bumi Nasional
Astrindo Nusantara Infrastruktur Gandeng Indogas Kriya Dwiguna Perluas Bisnis Gas Bumi Nasional

JAKARTA - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) menjalin kerja sama jual beli gas bumi dengan PT Indogas Kriya Dwiguna. Kerja sama tersebut resmi ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 24 Februari 2026.

Direktur Utama BIPI, Ray Anthony Gerungan, menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat portofolio bisnis energi. Tujuannya adalah meningkatkan pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Ray menambahkan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi titik awal bagi Astrindo untuk memperluas ekosistem bisnis gas dan LNG. Selain itu, kerja sama ini juga memperkuat sinergi dengan mitra strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Baca Juga

IIF dan Danareksa Bersinergi Ciptakan Standar ESG Global untuk Industri Properti Indonesia

Peran dan Posisi PT Indogas Kriya Dwiguna

PT Indogas Kriya Dwiguna (IKD) merupakan perusahaan yang memiliki Kesepakatan Bersama dengan PT Kangean Energy Indonesia Ltd. Perusahaan ini adalah anak usaha dari PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG), yang bergerak di sektor energi strategis.

Rencana kerja sama jual beli gas bumi antara BIPI dengan IKD sejalan dengan upaya pengembangan infrastruktur energi di Indonesia. Fokusnya adalah pada pemanfaatan gas alam untuk mendukung kegiatan industri dan pengolahan energi yang lebih bersih.

Ray menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah awal potensi penyaluran gas alam dari IKD kepada Astrindo. Penyaluran gas tersebut dilakukan melalui entitas anak tidak langsung BIPI, yaitu PT Para Amartha LNG.

Tujuan penyaluran ini adalah mendukung pengolahan gas alam cair (LNG) melalui fasilitas Mini LNG Plant. Dengan demikian, proyek ini diharapkan memperkuat rantai pasok energi nasional dan meningkatkan efisiensi distribusi.

Ruang Lingkup dan Durasi MoU

MoU yang ditandatangani berlaku selama satu tahun sejak tanggal penandatanganan. Rencana kerja sama mencakup pembahasan sumber pasokan, volume indikatif, kualitas gas, dan skema penyaluran energi.

Selain itu, MoU juga meliputi kajian teknis terhadap fasilitas Mini LNG milik PAL. Tujuannya untuk memastikan kelayakan operasional dan keberlanjutan pasokan energi yang stabil bagi seluruh proyek terkait.

Ray menekankan bahwa MoU ini belum memberikan dampak langsung terhadap kondisi keuangan perusahaan. Namun, kerja sama ini berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap kegiatan operasional dan pengembangan portofolio bisnis energi BIPI di masa depan.

Potensi dan Dampak Pengembangan Bisnis LNG

Pengembangan bisnis LNG melalui kerja sama ini dianggap strategis untuk menghadapi kebutuhan energi nasional. Astrindo berharap proyek ini mampu memperkuat posisi perusahaan di sektor energi gas bumi dan LNG.

Selain itu, kerja sama ini juga menjadi peluang bagi BIPI untuk mengeksplorasi inovasi dalam pengelolaan gas alam. Hal ini mencakup pengolahan efisien, distribusi yang lebih luas, serta implementasi teknologi ramah lingkungan.

Ray menuturkan bahwa kolaborasi dengan Indogas juga membuka ruang bagi sinergi lain di sektor energi. Dengan kemitraan strategis ini, Astrindo dapat memperluas jaringan pasokan gas, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi LNG melalui Mini LNG Plant.

Rencana ini sejalan dengan visi perusahaan untuk berperan aktif dalam mendukung ketahanan energi nasional. Langkah strategis ini diharapkan menjadi pijakan bagi pengembangan proyek energi skala lebih besar di masa mendatang.

Astrindo dan Indogas juga berkomitmen untuk memastikan kualitas gas yang disalurkan sesuai standar industri. Hal ini penting agar setiap proses pengolahan di fasilitas Mini LNG Plant dapat berjalan optimal dan aman.

Melalui kerja sama ini, perusahaan menargetkan terciptanya ekosistem bisnis gas bumi yang efisien dan berkelanjutan. Sinergi dengan mitra strategis menjadi kunci utama dalam memperkuat portofolio energi nasional.

BIPI berharap MoU ini akan membuka peluang investasi baru dan inovasi teknologi di sektor gas bumi. Fokusnya adalah pada pengembangan LNG dan pemanfaatan energi yang lebih bersih serta ramah lingkungan.

Penguatan jaringan pasokan gas juga diharapkan memberi dampak positif terhadap stabilitas energi nasional. Selain itu, proyek ini mendukung upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi domestik.

Dengan kerja sama ini, Astrindo menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pembangunan energi nasional. Sinergi ini menjadi model kolaborasi strategis antara BUMN dan mitra swasta di sektor energi.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Presiden Prabowo Bertemu Raja Abdullah II Bahas Situasi Palestina Gaza

Presiden Prabowo Bertemu Raja Abdullah II Bahas Situasi Palestina Gaza

Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi Siap Bertemu Presiden MBZ

Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi Siap Bertemu Presiden MBZ

XPeng Gandeng Volkswagen Kembangkan AI Mengemudi Pintar Mobil Listrik Global

XPeng Gandeng Volkswagen Kembangkan AI Mengemudi Pintar Mobil Listrik Global

Strategi Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil Listrik Lebih Aman Efisien

Strategi Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil Listrik Lebih Aman Efisien

Kia Bangkit di IIMS 2026, Optimistis Kuasai Pasar Otomotif Indonesia

Kia Bangkit di IIMS 2026, Optimistis Kuasai Pasar Otomotif Indonesia