Laporan PIHPS & Bapanas Nasional 2 Maret 2026: Cabai Rawit Tembus Rp83.850, Bawang Merah Bertahan di Rp46.900
- Senin, 02 Maret 2026
JAKARTA - Memasuki awal pekan di bulan Maret 2026, tekanan inflasi dari sektor pangan (volatile foods) menunjukkan tren yang cukup signifikan.
Berdasarkan pantauan terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) dan data panel harga Badan Pangan Nasional, terjadi kenaikan harga yang mencolok pada komoditas cabai rawit merah, sementara bawang merah masih tertahan di level harga yang tinggi.
Kondisi ini menuntut kewaspadaan dari sisi daya beli masyarakat, mengingat bumbu dapur merupakan kebutuhan dasar dengan tingkat konsumsi harian yang sangat tinggi.
Baca Juga
Berikut adalah rincian harga komoditas pangan strategis per Senin pagi ini:
Cabai Rawit Merah: Lonjakan Tajam ke Rp83.850 per kg
Komoditas cabai rawit merah menjadi penyumbang kenaikan harga tertinggi menurut data PIHPS pagi ini.
Harga: Rata-rata nasional berada di angka Rp83.850 per kg.
Analisis: Kenaikan ini dipicu oleh faktor cuaca ekstrem di beberapa wilayah sentra produksi yang menyebabkan gagal panen atau penurunan kualitas petik. Tingginya intensitas hujan di awal Maret 2026 menghambat proses distribusi dan mempercepat pembusukan komoditas di tingkat pedagang, yang kemudian berdampak pada lonjakan harga di pasar ritel.
Dampak: Harga di atas Rp80.000 termasuk kategori "sangat tinggi", sehingga pelaku usaha kuliner (warung makan/restoran) perlu melakukan penyesuaian porsi bumbu atau harga jual produk.
Bawang Merah: Stagnan di Level Tinggi Rp46.900 per kg
Berdasarkan pantauan PIHPS, bawang merah masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan harga yang berarti.
Harga: Rata-rata nasional berada di angka Rp46.900 per kg.
Penyebab: Belum masuknya masa panen raya di daerah produsen utama seperti Brebes mengakibatkan stok di pasar induk cenderung terbatas. Level harga Rp46.000-an ini masih jauh di atas harga acuan pemerintah, yang menandakan adanya ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan.
Komoditas Pangan Lainnya (Data PIHPS Senin Pagi)
Selain cabai dan bawang, beberapa komoditas lain juga terpantau mengalami pergerakan:
Bawang Putih (Bonggol): Berada di kisaran Rp41.700 - Rp42.000 per kg.
Cabai Merah Keriting: Mengikuti tren kenaikan di angka Rp52.000 - Rp55.000 per kg.
Daging Ayam Ras: Rata-rata stabil namun tinggi di angka Rp37.500 per kg.
Tabel Ringkasan Harga Pangan Strategis PIHPS (2 Maret 2026)
| Komoditas | Harga Rata-Rata Nasional (per kg) | Status Tren |
|---|---|---|
| Cabai Rawit Merah | Rp83.850 | Naik Signifikan |
| Cabai Merah Keriting | Rp53.400 | Naik |
| Bawang Merah | Rp46.900 | Stabil Tinggi |
| Bawang Putih | Rp41.700 | Stabil |
| Telur Ayam Ras | Rp29.800 | Stabil |
Rekomendasi Strategi Belanja bagi Konsumen
Menghadapi harga cabai yang melambung tinggi, berikut beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan:
Substitusi Produk: Pertimbangkan penggunaan cabai kering atau cabai bubuk berkualitas yang harganya relatif lebih stabil dibandingkan cabai segar.
Manajemen Stok: Untuk bawang merah, belilah dalam kondisi kering sempurna agar daya simpan lebih lama. Hindari membeli bawang yang masih basah karena risiko busuk lebih tinggi.
Pantau Pasar Murah: Pemerintah daerah biasanya akan menggelar Operasi Pasar atau Gerakan Pangan Murah (GPM) jika harga terus melampaui batas psikologis.
Regan
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Akses Transportasi Online Bandara Juwata Menjadi Sorotan Penting Hak Penumpang
- Senin, 02 Maret 2026
Sisa Kursi Kereta Api Pralebaran 2026 Tinggal Puluhan Ribu Pemesanan Cepat
- Senin, 02 Maret 2026
Update Mudik 2026 Kereta Api Divre III Palembang Tiket Terjual Melonjak
- Senin, 02 Maret 2026
Berita Lainnya
Sisa Kursi Kereta Api Pralebaran 2026 Tinggal Puluhan Ribu Pemesanan Cepat
- Senin, 02 Maret 2026
Update Mudik 2026 Kereta Api Divre III Palembang Tiket Terjual Melonjak
- Senin, 02 Maret 2026




.jpg)



