Kamis, 12 Maret 2026

Industri Perbankan Syariah Optimistis Ketua OJK Friderica Widyasari Bawa Inovasi Besar

Industri Perbankan Syariah Optimistis Ketua OJK Friderica Widyasari Bawa Inovasi Besar
Industri Perbankan Syariah Optimistis Ketua OJK Friderica Widyasari Bawa Inovasi Besar

JAKARTA - Penetapan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK disambut hangat oleh industri perbankan syariah. Presiden Direktur PT Bank Aladin Syariah Tbk, Koko Rachmadi Koko, menilai pengalaman Friderica dalam edukasi dan literasi keuangan dapat membawa dampak positif bagi sektor ini.

Koko berharap kesuksesan program Indonesia Anti Scam Center (IASC) yang dipimpin Friderica dapat diterapkan di industri keuangan syariah. “Moga-moga itu bisa dituangkan di industri keuangan syariah supaya makin sukses lagi,” ujarnya di Jakarta Selatan.

Harapan untuk Peningkatan Performa Perbankan

Baca Juga

OJK Resmi Atur ETF Emas, Bareksa Optimis Dorong Diversifikasi Investasi Masyarakat

Selain itu, Koko menekankan optimisme terhadap kepemimpinan Friderica untuk meningkatkan kualitas industri perbankan secara umum. “Selamat bertugas dan kami yakin dengan performa Bu Kiki bisa membawa industri perbankan menjadi lebih baik lagi ke depannya,” tambahnya.

Friderica resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK oleh Komisi XI DPR RI setelah menjalani fit and proper test. Hasil penetapan ini selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna DPR yang dijadwalkan pada Kamis, 12 Maret 2026.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier

Friderica lahir di Cepu pada 28 November 1975 dan menempuh pendidikan sarjana bidang ekonomi di Universitas Gadjah Mada, lulus pada 2001. Ia kemudian melanjutkan studi MBA di California State University, Amerika Serikat, pada 2004, sebelum meraih gelar doktor dalam Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan di Universitas Gadjah Mada pada 2019.

Dalam karier profesionalnya, Friderica menghabiskan lebih dari satu dekade di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar BEI pada 2009—2015 sebelum pindah ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Direktur Keuangan dan kemudian Direktur Utama pada 2016—2019.

Perjalanan Profesional dan Sertifikasi

Setelah KSEI, Friderica melanjutkan kariernya sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas pada 2020—2022. Ia juga memperoleh sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) dari OJK pada 2019, menegaskan kompetensi profesionalnya di sektor jasa keuangan.

Sebelum menjabat Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica memimpin sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK. Posisi ini membekalinya pengalaman strategis dalam pengawasan dan edukasi keuangan nasional.

Peluang Pengembangan Keuangan Syariah

Koko menekankan bahwa pengalaman Friderica dapat menjadi momentum untuk pengembangan keuangan syariah di Indonesia. Penerapan praktik edukasi anti-penipuan yang sukses di IASC dapat disesuaikan untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan perlindungan konsumen.

Industri perbankan syariah berharap kebijakan dan inovasi yang dibawa Friderica mampu mendorong pertumbuhan sektor ini lebih kompetitif. Langkah-langkah inovatif diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memperluas penetrasi produk keuangan syariah di Indonesia.

Optimisme terhadap Kepemimpinan Baru OJK

Dengan pengalaman luas di bursa efek, lembaga kustodian, dan sekuritas, Friderica dipandang memiliki kapabilitas tinggi untuk memimpin OJK. Dunia perbankan dan industri keuangan menaruh harapan besar agar kepemimpinannya membawa inovasi dan stabilitas bagi seluruh ekosistem keuangan nasional.

Koko menegaskan bahwa keberhasilan Friderica di program edukasi keuangan harus menjadi inspirasi bagi seluruh sektor, termasuk perbankan syariah. Industri optimistis bahwa kepemimpinannya akan membawa praktik terbaik, transparansi, dan perlindungan konsumen yang lebih kuat di masa depan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

JNE Siapkan Strategi Khusus Antisipasi Lonjakan Pengiriman Ramadan dan Lebaran 2026

JNE Siapkan Strategi Khusus Antisipasi Lonjakan Pengiriman Ramadan dan Lebaran 2026

Kalbe Farma Siapkan Strategi Bisnis Inovatif 2026 untuk Memperkuat Semua Divisi Usaha

Kalbe Farma Siapkan Strategi Bisnis Inovatif 2026 untuk Memperkuat Semua Divisi Usaha

Avian Brands Raih Peringkat A+ dalam Laporan Keberlanjutan Terbaik di Indonesia

Avian Brands Raih Peringkat A+ dalam Laporan Keberlanjutan Terbaik di Indonesia

OJK Resmi Atur ETF Emas, Bareksa Optimis Dorong Diversifikasi Investasi Masyarakat

OJK Resmi Atur ETF Emas, Bareksa Optimis Dorong Diversifikasi Investasi Masyarakat

Peningkatan Wajib Pajak Tarif Tertinggi Jadi Indikator Kepatuhan Pajak di Indonesia

Peningkatan Wajib Pajak Tarif Tertinggi Jadi Indikator Kepatuhan Pajak di Indonesia