Selasa, 31 Maret 2026

Cara Membuat Kue Sagon Khas Yogyakarta Agar Tetap Gurih dan Renyah

Cara Membuat Kue Sagon Khas Yogyakarta Agar Tetap Gurih dan Renyah
Cara Membuat Kue Sagon Khas Yogyakarta Agar Tetap Gurih dan Renyah

JAKARTA - Kue sagon adalah salah satu kudapan tradisional yang sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram. Selain Yogyakarta, kue ini juga bisa ditemukan di Wonosobo, Jawa Tengah, dengan cita rasa yang khas.

Nama sagon diambil dari bahan utamanya, yaitu tepung sagu. Campuran parutan kelapa, gula, dan sedikit garam membuat teksturnya keras di luar namun lembut di dalam.

Proses memasak sagon biasanya menggunakan arang dan anglo tradisional. Cara ini memberi aroma gurih dan wangi kelapa yang khas, cocok sebagai teman minum teh atau kopi.

Baca Juga

Resep Sambal Dabu-Dabu Khas Manado, Cocok Untuk Hidangan Laut Favorit

Tempat Membeli Sagon Legendaris di Yogyakarta

Salah satu tempat legendaris untuk membeli sagon adalah Sagon Wiyoro. Tempat ini sudah berdiri sejak tahun 1955 dan kini dikelola generasi ketiga keluarga pemilik.

Kemasan sagon Wiyoro menarik dan rapi, sehingga sering dijadikan oleh-oleh dari Yogyakarta. Harganya terjangkau, sekitar Rp20 ribu per kotak, dan bisa bertahan hingga tiga hari di suhu ruang.

Sagon Wiyoro berlokasi di Jalan Wiyoro Lor KM 7, Wiyoro, Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY. Jam buka toko mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB setiap hari.

Bahan-Bahan untuk Membuat Kue Sagon

Untuk membuat sagon, siapkan 500 gram tepung beras ketan dan 200 gram gula pasir. Tambahkan 2 butir kelapa parut serta sejumput garam untuk menyeimbangkan rasa manis dan gurih.

Kelapa parut sebaiknya disangrai terlebih dahulu selama 10 menit agar sedikit mengering. Hal ini membantu menghasilkan aroma yang lebih harum saat sagon matang.

Langkah-Langkah Membuat Sagon Tradisional

Masukkan semua bahan ke dalam satu mangkuk ukuran sedang dan aduk hingga rata. Pastikan gula dan kelapa tercampur merata dengan tepung ketan agar rasa sagon seimbang.

Tuang adonan ke dalam cetakan sampai habis. Panggang dalam oven dengan api sedang selama kurang lebih 20 menit sampai permukaannya kecokelatan.

Setelah matang, angkat sagon dan biarkan sedikit mendingin sebelum disajikan. Sajikan hangat untuk menikmati aroma kelapa yang baru matang dan rasa gurih-manis yang khas.

Tips Agar Sagon Tetap Renyah dan Gurih

Gunakan kelapa parut yang segar dan disangrai ringan agar aroma tetap kuat. Jangan terlalu lama memanggang agar sagon tidak terlalu keras di bagian luar.

Simpan sagon dalam wadah tertutup pada suhu ruang agar tetap renyah hingga beberapa hari. Kue tradisional ini cocok dijadikan camilan sehari-hari atau oleh-oleh khas Jogja yang klasik.

Kue sagon membuktikan bahwa meski jajanan modern banyak bermunculan, makanan tradisional tetap memiliki tempat di hati pencinta kuliner. Kombinasi gurih, manis, dan aroma pandan kelapa membuatnya menjadi kue yang tak lekang oleh waktu.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Bank Indonesia Perkuat Instrumen SVBI Dan SUVBI Demi Stabilitas Rupiah Global

Bank Indonesia Perkuat Instrumen SVBI Dan SUVBI Demi Stabilitas Rupiah Global

Kurs Dolar Dekati Rp17000 Rupiah Melemah Dipicu Sentimen Global Dan Domestik

Kurs Dolar Dekati Rp17000 Rupiah Melemah Dipicu Sentimen Global Dan Domestik

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun