Kamis, 02 April 2026

Wijaya Karya Bangunan Gedung Fokus Capai Target Kontrak Baru Rp3 Triliun 2026

Wijaya Karya Bangunan Gedung Fokus Capai Target Kontrak Baru Rp3 Triliun 2026
Wijaya Karya Bangunan Gedung Fokus Capai Target Kontrak Baru Rp3 Triliun 2026

JAKARTA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp464,67 miliar hingga Maret 2026. Direktur Utama WEGE, Hadian Pramudita, menyampaikan kontrak tersebut mencakup Proyek Sekolah Rakyat, Halte BRT, RSUD Rupit, Hunian ASN, dan Hunian Kementerian PU.

Secara rinci, proyek Pembangunan BRT Metropolitan Mebidang – Paket Halte On Corridor memiliki nilai kontrak Rp198,51 miliar. Sedangkan proyek pembangunan RSUD Rupit di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, memiliki nilai kontrak Rp128,59 miliar.

“WEGE memiliki fondasi yang kuat untuk bertahan dalam kondisi ketidakpastian ekonomi saat ini. Kami berusaha agar target perolehan kontrak baru tahun ini dapat dicapai dengan hasil yang maksimal,” ujar Hadian Pramudita.

Baca Juga

ANTM Cetak Rekor Pendapatan dan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah 2025

Anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini menargetkan total raihan kontrak baru sebesar Rp3 triliun di tahun 2026. Target ini menunjukkan ambisi perseroan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis di tengah tantangan industri konstruksi.

Kinerja Keuangan Sepanjang 2025

Meski optimistis pada 2026, WEGE mencatatkan penurunan kinerja sepanjang 2025. Pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp1,62 triliun, turun 55,80% dibanding Rp3,67 triliun di tahun 2024.

WEGE juga membukukan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp630,36 miliar sepanjang 2025. Ini berbanding terbalik dengan laba bersih Rp67,88 miliar di 2024.

Menurut Hadian, rugi pada 2025 merupakan dampak dari langkah proaktif perseroan dalam menerapkan prinsip akuntansi konservatif. Langkah ini diwujudkan melalui pengakuan penurunan nilai aset keuangan serta penyisihan pekerjaan dalam proses sebagai strategi balance sheet cleaning.

Strategi Deleveraging dan Efisiensi

WEGE melakukan strategi deleveraging yang tercermin dari perbaikan gearing ratio menjadi 0,07x pada 2025, dibanding 0,18x pada 2024. Debt to equity ratio (DER) perseroan juga terjaga sebesar 1,05x, menandakan struktur permodalan lebih sehat.

Menurut Hadian, kebijakan ini diambil untuk memastikan laporan keuangan WEGE mencerminkan nilai aset yang riil dan transparan. Optimalisasi instrumen keuangan dan penataan akun historis diharapkan membuat neraca 2026 lebih kredibel.

Penurunan Liabilitas dan Pelunasan Pinjaman

Total liabilitas WEGE tercatat turun 33,6% secara tahunan menjadi Rp2,07 triliun per Desember 2025. Penurunan ini didorong pelunasan pinjaman bank jangka pendek yang turun 79,14% YoY, dari Rp350,00 miliar menjadi Rp73,04 miliar.

Hadian menyebut langkah ini sebagai bagian dari komitmen manajemen dalam restrukturisasi permodalan. Strategi ini juga bertujuan memperkuat arus kas dan efisiensi beban keuangan untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang.

Optimisme dan Target 2026

Dengan kontrak baru dan neraca yang mulai lebih sehat, WEGE menyiapkan strategi agresif untuk mencapai target Rp3 triliun. Perseroan tetap fokus mengoptimalkan proyek yang telah diperoleh serta menjaga kualitas pelaksanaan konstruksi.

Hadian menegaskan, langkah restrukturisasi dan pengelolaan aset yang hati-hati akan menjadi fondasi bagi WEGE menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu. Perseroan optimistis pertumbuhan bisnis pada 2026 akan lebih stabil dan berkelanjutan.

Performa dan Strategi WEGE

Secara keseluruhan, WEGE menunjukkan kombinasi antara proaktif menata neraca dan agresif mengejar kontrak baru. Penurunan kinerja 2025 menjadi pembelajaran untuk menyiapkan fondasi keuangan yang lebih solid, sambil tetap memperluas proyek strategis di tahun 2026.

Fokus pada kontrak baru, deleveraging, dan efisiensi operasional diproyeksikan memperkuat posisi WEGE di industri konstruksi. Strategi ini diharapkan membuat perusahaan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi dan mencapai target ambisius tahun ini.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Budget Liburan ke Bali untuk 2 Orang, Pasti Hemat dan Seru!

Budget Liburan ke Bali untuk 2 Orang, Pasti Hemat dan Seru!

Rekomendasi Hotel di Parapat Terbaru yang Bagus dan Murah 2026

Rekomendasi Hotel di Parapat Terbaru yang Bagus dan Murah 2026

ANTM Cetak Rekor Pendapatan dan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah 2025

ANTM Cetak Rekor Pendapatan dan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah 2025

DHL Express Perkuat Dukungan UMKM Ekspor Lewat Layanan Logistik Internasional Global

DHL Express Perkuat Dukungan UMKM Ekspor Lewat Layanan Logistik Internasional Global

XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen

XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen