Kamis, 14 Mei 2026

Purbaya Dorong Optimalisasi Panas Bumi Guna Suplai Listrik Industri

Purbaya Dorong Optimalisasi Panas Bumi Guna Suplai Listrik Industri
ilustrasi panas bumi

JAKARTA – Purbaya dorong optimalisasi panas bumi sebagai solusi penyediaan suplai listrik industri yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi pasar manufaktur nasional.

Langkah ini dipandang sebagai solusi jitu untuk menjawab tantangan transisi energi sekaligus menekan jejak karbon pada operasional pabrik-pabrik besar.

"Pemanfaatan geotermal harus menjadi prioritas utama untuk memenuhi kebutuhan beban dasar listrik di kawasan-kawasan industri strategis," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, sebagaimana dilansir dari tirto.id, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga

Cofiring Biomassa Dinilai Hanya Perpanjang Masa Operasional PLTU

Potensi besar panas bumi Indonesia yang belum tergarap secara maksimal perlu segera dikonversi menjadi energi produktif guna mendukung hilirisasi.

Purbaya Yudhi Sadewa berpendapat bahwa ketergantungan pada energi fosil harus mulai dikurangi dengan beralih ke sumber daya yang lebih stabil dan ramah lingkungan.

"Kita perlu mempercepat pengembangan infrastruktur panas bumi agar suplai listrik industri tidak lagi bergantung pada fluktuasi harga energi global," tegas Purbaya Yudhi Sadewa, dikutip dari tirto.id.

Kepastian suplai dari sumber terbarukan diproyeksikan mampu meningkatkan minat investor asing yang kini mulai memprioritaskan faktor lingkungan dalam bisnis.

Pembangunan sumur-sumur baru di wilayah potensial sedang diupayakan melalui skema kerja sama yang lebih menarik bagi pihak swasta dan BUMN.

"Optimalisasi ini bukan sekadar tentang lingkungan, tetapi juga tentang menciptakan efisiensi biaya energi jangka panjang bagi para pelaku usaha," tutur Purbaya Yudhi Sadewa, dilansir melalui tirto.id.

Ketersediaan daya yang stabil selama 24 jam penuh menjadikan geotermal sebagai opsi paling andal dibandingkan sumber energi terbarukan lainnya.

Terdapat 1 hingga 2 regulasi baru yang tengah digodok pemerintah untuk menyederhanakan proses perizinan eksplorasi di kawasan hutan non-konservasi.

Diharapkan percepatan ini mampu membawa Indonesia sebagai pusat industri hijau di kawasan Asia Tenggara pada beberapa tahun mendatang.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Riset Aurora: Proyek Baterai Hijau Eropa Naik Pesat Menjelang 2030

Riset Aurora: Proyek Baterai Hijau Eropa Naik Pesat Menjelang 2030

Canggih! Tukar Baterai Motor Listrik di SPBKLU Hanya 3 Menit

Canggih! Tukar Baterai Motor Listrik di SPBKLU Hanya 3 Menit

Pemerintah Bedakan Subsidi EV, BYD Tunggu Regulasi Resmi Terkait LFP

Pemerintah Bedakan Subsidi EV, BYD Tunggu Regulasi Resmi Terkait LFP

Kisah Pemulung Klender: Punya Dana Darurat dari Tabungan Sampah

Kisah Pemulung Klender: Punya Dana Darurat dari Tabungan Sampah

Sanksi Tegas Menanti Kendaraan Parkir Sembarangan di Jalan Margonda

Sanksi Tegas Menanti Kendaraan Parkir Sembarangan di Jalan Margonda