Kamis, 14 Mei 2026

Proyek Panas Bumi Dieng 1 Tak Sesuai Syarat Negara Rugi Rp25,6 M

Proyek Panas Bumi Dieng 1 Tak Sesuai Syarat Negara Rugi Rp25,6 M
ilustrasi audit panas bumi

JAKARTA – Audit terbaru menemukan proyek panas bumi Dieng 1 tak sesuai syarat kontrak pengadaan sehingga mengakibatkan kerugian finansial negara mencapai Rp25,6 miliar.

Pemeriksaan mendalam terhadap laporan keuangan perusahaan pengelola menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara spesifikasi komponen yang dipesan dengan yang terpasang di lapangan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa material pada proyek panas bumi Dieng 1 tak sesuai syarat spesifikasi teknis dalam kontrak," tulis laporan BPK, sebagaimana dilansir dari bloombergtechnoz.com, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga

Cofiring Biomassa Dinilai Hanya Perpanjang Masa Operasional PLTU

Kegagalan pemenuhan standar mutu ini berdampak langsung pada performa jangka panjang pembangkit listrik yang menjadi tumpuan energi terbarukan di wilayah Jawa Tengah.

BPK merekomendasikan manajemen untuk segera melakukan audit internal dan menuntut pertanggungjawaban dari vendor yang gagal memenuhi komitmen kontrak tersebut.

Penyimpangan nilai investasi ini mencakup pengadaan barang yang harganya tidak sebanding dengan kualitas yang diterima oleh perusahaan plat merah tersebut.

"Ketidaksesuaian ini mengakibatkan pemborosan anggaran negara hingga Rp25,6 miliar yang seharusnya bisa dihindari dengan pengawasan ketat," ungkap laporan auditor, dikutip dari bloombergtechnoz.com.

Geo Dipa Energi sebagai pengembang diminta untuk memperketat prosedur penerimaan barang agar kejadian serupa tidak berulang pada fase pengembangan unit berikutnya.

Fokus penyelidikan kini mengarah pada proses seleksi mitra kerja yang dinilai kurang teliti dalam memverifikasi kapabilitas teknis penyedia jasa pengadaan barang.

Terdapat 2 hingga 3 komponen utama mesin turbin yang menjadi sorotan karena dinilai memiliki masa pakai yang jauh lebih rendah dari perjanjian awal.

Kementerian terkait didorong untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan pinjaman luar negeri yang digunakan untuk membiayai infrastruktur energi strategis nasional ini.

Kerugian ini menambah beban catatan keuangan sektor energi panas bumi yang saat ini sedang dipacu pengembangannya guna mengejar target emisi nol bersih.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Riset Aurora: Proyek Baterai Hijau Eropa Naik Pesat Menjelang 2030

Riset Aurora: Proyek Baterai Hijau Eropa Naik Pesat Menjelang 2030

Canggih! Tukar Baterai Motor Listrik di SPBKLU Hanya 3 Menit

Canggih! Tukar Baterai Motor Listrik di SPBKLU Hanya 3 Menit

Pemerintah Bedakan Subsidi EV, BYD Tunggu Regulasi Resmi Terkait LFP

Pemerintah Bedakan Subsidi EV, BYD Tunggu Regulasi Resmi Terkait LFP

Kisah Pemulung Klender: Punya Dana Darurat dari Tabungan Sampah

Kisah Pemulung Klender: Punya Dana Darurat dari Tabungan Sampah

Sanksi Tegas Menanti Kendaraan Parkir Sembarangan di Jalan Margonda

Sanksi Tegas Menanti Kendaraan Parkir Sembarangan di Jalan Margonda