Kamis, 14 Mei 2026

Desain Ulang Kedaulatan Energi Indonesia di Sektor Pertambangan

Desain Ulang Kedaulatan Energi Indonesia di Sektor Pertambangan
ilustrasi kedaulatan energi

JAKARTA – Indonesia mulai mendesain ulang kedaulatan energi melalui penataan sektor tambang guna memperkuat posisi ekonomi nasional di kancah global.

Pergeseran fokus dari sekadar pengerukan komoditas menuju pengelolaan yang lebih sistematis menjadi prioritas utama. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan kekayaan alam tidak hanya dieksplorasi tetapi juga dikelola secara berdaulat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menekankan bahwa arah kebijakan saat ini harus berpihak pada kepentingan jangka panjang bangsa. Penguatan ekosistem hilirisasi menjadi jembatan utama untuk mengubah wajah industri pertambangan nasional.

Baca Juga

Cofiring Biomassa Dinilai Hanya Perpanjang Masa Operasional PLTU

"Kita tidak boleh lagi hanya menjadi penonton di tengah melimpahnya kekayaan alam, melainkan harus menjadi pemain utama dalam menentukan arah kebijakan energi global," tegas Bahlil, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Selasa (5/5/2026).

Bahlil berpendapat bahwa pengolahan bahan mentah di dalam negeri merupakan harga mati untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara secara signifikan. Menurutnya, transisi energi memerlukan fondasi yang kuat pada penguasaan teknologi pertambangan yang ramah lingkungan.

Pemerintah juga sedang menyusun peta jalan baru yang mengintegrasikan sektor pertambangan dengan industri hijau. Hal ini bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan energi nasional dengan komitmen pengurangan emisi karbon.

"Integrasi hulu hingga hilir adalah kunci agar kedaulatan energi bukan sekadar jargon, melainkan realitas yang dirasakan oleh seluruh rakyat," ujar Bahlil, Selasa (5/5/2026).

Skema investasi kini diarahkan pada proyek yang memiliki dampak multiplier besar bagi masyarakat lokal di sekitar area tambang. Optimalisasi aset negara dalam sektor ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.

Efisiensi birokrasi dan transparansi perizinan menjadi prasyarat mutlak dalam transformasi ini. Pengawasan yang ketat akan dilakukan untuk memastikan setiap izin tambang memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Riset Aurora: Proyek Baterai Hijau Eropa Naik Pesat Menjelang 2030

Riset Aurora: Proyek Baterai Hijau Eropa Naik Pesat Menjelang 2030

Canggih! Tukar Baterai Motor Listrik di SPBKLU Hanya 3 Menit

Canggih! Tukar Baterai Motor Listrik di SPBKLU Hanya 3 Menit

Pemerintah Bedakan Subsidi EV, BYD Tunggu Regulasi Resmi Terkait LFP

Pemerintah Bedakan Subsidi EV, BYD Tunggu Regulasi Resmi Terkait LFP

Kisah Pemulung Klender: Punya Dana Darurat dari Tabungan Sampah

Kisah Pemulung Klender: Punya Dana Darurat dari Tabungan Sampah

Sanksi Tegas Menanti Kendaraan Parkir Sembarangan di Jalan Margonda

Sanksi Tegas Menanti Kendaraan Parkir Sembarangan di Jalan Margonda