Bupati Samosir dan OPML Inggris Perkuat Pertanian Rendah Karbon
- Rabu, 13 Mei 2026
SAMOSIR - Bupati Vandiko T Gultom menyambut kedatangan Tim United Kingdom Oxford Policy Management Limited (OPML UK) dan Tim Low Carbon Development Initiative (LCDI) di Rumah Dinas Bupati Samosir, Selasa (12/5/2026).
Pertemuan ini bertujuan meninjau perkembangan pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Samosir.
Proyek ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Inggris lewat Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang bersinergi dengan program LCDI.
Baca JugaCofiring Biomassa Dinilai Hanya Perpanjang Masa Operasional PLTU
Acara tersebut dihadiri oleh Senior Leader Private Sector Climate Finance OPML UK Naveed Chaudry, Team Leader Program LCDI-2 Arnold Sitompul, WS 2 Lead LCDI/OPML Abdul Azis Muslim, Senior Provincial Coordinator LCDI/OPML Agus Marwan, serta perwakilan Bapperida Sumatera Utara, Andriadi dan Mediana Sitorus.
Bupati Vandiko T Gultom memberikan apresiasi kepada Pemerintah Inggris dan tim LCDI atas bantuan pembangunan sarana pengairan tersebut.
“Kami merasa sangat terbantu atas bantuan pembangunan pompa air tenaga surya ini. Kehadiran fasilitas ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk mendukung kebutuhan pertanian di Kabupaten Samosir,” ujar Vandiko.
Vandiko menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan rendah karbon dan terus menggalakkan penggunaan energi terbarukan bagi sektor pertanian maupun pelayanan publik.
Menurut Vandiko, pengadaan PATS adalah langkah strategis guna mendongkrak produktivitas tani, memperkokoh ketahanan pangan, dan memangkas biaya operasional melalui energi surya.
Ia berharap kolaborasi ini tetap terjaga dalam program pembangunan lainnya yang menyentuh masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini. Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung berbagai program yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Hingga kini, Samosir telah mengoperasikan lima unit PATS.
Di tahun 2026, direncanakan penambahan lima unit lagi termasuk bantuan dari Inggris, sehingga total menjadi 10 unit.
Sebanyak empat unit di antaranya didanai melalui APBD Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Team Leader LCDI/OPML Arnold Sitompul menyebutkan bahwa pemilihan Samosir didasari atas komitmen nyata daerah tersebut dalam menerapkan pembangunan rendah karbon.
“Kami melihat Pemerintah Kabupaten Samosir telah lebih dahulu menginisiasi pemanfaatan energi rendah karbon melalui beberapa unit PATS. Inisiatif ini sangat baik dan perlu didukung agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Arnold juga menjelaskan bahwa progres pembangunan berjalan lancar dan diharapkan pompa air tersebut segera beroperasi setelah semua tahapan rampung.
Pemerintah Kabupaten Samosir terus memacu pembangunan berbasis keberlanjutan dan inovasi.
Lewat kemitraan lintas pihak, Samosir yakin dapat mewujudkan sistem pertanian modern yang mandiri serta ramah lingkungan.
David Ilham
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Manchester United Incar Shea Charles Murah Untuk Gantikan Casemiro Musim Panas
- Jumat, 10 April 2026
Chelsea Tolak Real Madrid Demi Pertahankan Bek Muda Josh Acheampong Masa Depan
- Jumat, 10 April 2026
Liverpool Semakin Dekat Amankan Kontrak Baru Ibrahima Konate Di Anfield Musim Ini
- Jumat, 10 April 2026












