Percepat Transisi Energi, PT SMI Salurkan Kredit PLTS

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Senin, 25 Mei 2026
Percepat Transisi Energi, PT SMI Salurkan Kredit PLTS
Percepat Transisi Energi, PT SMI Salurkan Kredit PLTS (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI menggelontorkan fasilitas kredit investasi dengan nilai maksimal Rp 125 miliar untuk PT Greenroof Energy Indonesia atau GREI/CN Greenroof Asia.

Kesepakatan pembiayaan ini resmi ditandatangani pada Jumat, 22 Mei 2026 di kantor PT SMI.

Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI Sylvi J. Gani menjelaskan bahwa kucuran dana ini dialokasikan demi menyokong percepatan program transisi energi nasional sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan hijau di tanah air.

“PT SMI terus berkomitmen mendukung pengembangan energi baru terbarukan melalui pembiayaan yang berkelanjutan dan berdampak,” kata Sylvi dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi bersama GREI ini diproyeksikan mampu memperlebar jangkauan pemakaian energi surya pada sektor komersial maupun industri, serta menopang target pemangkasan emisi karbon.

Dana talangan tersebut bakal dimanfaatkan sebagai refinancing atas pembangunan proyek photovoltaic solar panel atau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kepunyaan GREI yang kini sudah berjalan.

Adapun pemegang saham GREI, yaitu CN Green Roof Asia Pte. Ltd., ialah sebuah perusahaan joint venture yang dibentuk oleh Climate Fund Managers melalui Climate Investor One (CI1) bersama Norfund.

Entitas bisnis ini berkonsentrasi pada lini investasi, konstruksi, hingga operasional proyek energi surya serta sistem penyimpanan energi di wilayah Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

CI1 sendiri merupakan sebuah fasilitas blended finance dengan nilai total mencapai US$ 1 miliar yang difokuskan terhadap pengerjaan infrastruktur energi terbarukan di berbagai negara berkembang.

Agenda berskala internasional ini disokong penuh oleh para investor dari sektor publik maupun swasta, termasuk di dalamnya Komisi Uni Eropa lewat program Global Gateway.

Sementara itu, Climate Fund Managers merupakan sebuah perusahaan patungan yang didirikan oleh FMO, institusi pembiayaan pembangunan asal Belanda, bersama Sanlam Infraworks dari Afrika Selatan.

Melalui kerja sama ini, Direktur GREI Eduardus Pandik mengutarakan bahwa sokongan dana dari PT SMI bakal memperkokoh ekspansi proyek energi surya milik korporasi di Indonesia.

“Dukungan pembiayaan dari PT SMI menjadi langkah strategis bagi PT GREI untuk terus memperluas pengembangan PLTS di Indonesia,” ujar Eduardus.

GREI sendiri dikenal sebagai korporasi penyedia solusi energi surya sekaligus penyimpanan energi yang menyajikan skema pembiayaan jangka panjang tanpa membebankan investasi awal kepada para pelanggannya.

Lewat sistem niaga tersebut, pihak korporasi bakal menanggung seluruh ongkos investasi, pemasangan, operasional, hingga perawatan berkala PLTS.

Pada level regional, CN Green Roof Asia membidik target perluasan kapasitas pengerjaan energi surya dari semula 110 megawatt menjadi 500 megawatt dalam kurun waktu lima tahun mendatang di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Sinergi ini pun semakin mempertegas kedudukan PT SMI sebagai pengelola platform Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform Manager dalam mengawal pembiayaan proyek transisi energi serta realisasi pembangunan rendah karbon di Indonesia.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua