DSLNG Ajak 13 Jurnalis Sulteng ke IPA Convex 2026
PALU - PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) kembali membuktikan kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah kerja mereka.
Kali ini, entitas bisnis energi tersebut mengajak 13 utusan jurnalis asal Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk melakukan peliputan langsung pada ajang ekshibisi hulu migas paling akbar di Asia Tenggara, The 50th Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Banten, pada 20-22 Mei kemarin.
Para awak media yang berpartisipasi tidak sekadar bertugas menghimpun berita, namun turut memperoleh pemahaman luas terkait perkembangan industri migas di tanah air.
Mereka merupakan perwakilan dari bermacam media massa utama serta wadah profesi kewartawanan yang berbasis di Kota Luwuk dan Kota Palu.
Bukan cuma menyerap pengetahuan baru, para insan pers dari Sulteng ini juga turut menorehkan prestasi.
Sepanjang tiga hari pelaksanaan IPA Convex 2026, mereka dengan antusias meramaikan ajang kompetisi menulis yang diadakan pada stan pameran DSLNG.
Pencapaian yang diraih sangat positif, di mana beberapa utusan jurnalis dari Sulawesi Tengah sukses merebut status juara pada perlombaan dimaksud.
“Kami tentu bangga atas antusiasme rekan-rekan jurnalis. Tidak hanya meliput, mereka juga menunjukkan kualitas karya tulisnya dan menjadi bagian dari para pemenang lomba jurnalistik di stan kami,” ujar External Communication Supervisor DSLNG, Rahmat Azis.
Kelompok jurnalis yang digandeng oleh DSLNG tersebut merepresentasikan sejumlah organisasi besar, antara lain Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulteng, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banggai dan PWI Sulteng.
Di samping itu, turut serta perwakilan dari Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu.
Saat menginjakkan kaki di area ekshibisi, kedatangan para jurnalis ini diterima dengan penuh kehangatan oleh President Director DSLNG, Yuichi Sakaguchi, bertempat di stan pameran milik korporasi.
Kesempatan tersebut dipergunakan oleh para pencari berita untuk menghimpun data terbaru mengenai aktivitas pengolahan kilang LNG di Banggai.
Rahmat Azis memaparkan bahwa pelibatan wartawan Sulteng dalam kegiatan IPA Convex telah menjelma sebagai program berkala korporasi selama empat tahun belakangan.
Kebijakan ini menjadi taktik perusahaan demi mempertajam wawasan para jurnalis lokal terhadap berbagai dinamika rumit di bidang hulu migas.
“Sulawesi Tengah adalah salah satu lumbung migas penting di Indonesia. Kami ingin rekan-rekan jurnalis di daerah operasi kami memahami betul betapa dinamis dan strategisnya sektor hulu migas nasional,” tegas Rahmat.
Lewat perhelatan di tingkat global ini, para jurnalis memperoleh keterbukaan informasi yang utuh, baik dari pihak DSLNG selaku pengelola kilang LNG, maupun dari korporasi migas berskala internasional lainnya.
Mereka pun menangkap pandangan secara langsung mengenai regulasi energi paling mutakhir yang diterapkan oleh pihak regulator.
“Kami ingin rekan-rekan media ikut mengenalkan peran strategis DSLNG dalam peta bisnis LNG di Indonesia hingga kawasan Asia Pasifik. Kehadiran teman-teman jurnalis membuktikan komitmen kami dalam membangun sinergi yang transparan dan edukatif di Sulawesi Tengah,” pungkas Rahmat.