Djoko Siswanto: Turbin Kunci Migas Riau Berpotensi Tiba Lebih Awal

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Rabu, 10 Juni 2026
Djoko Siswanto: Turbin Kunci Migas Riau Berpotensi Tiba Lebih Awal
Djoko Siswanto (FOTO: NET)

JAKARTA PUSAT - Kabar baik datang dari upaya percepatan pemulihan pasokan listrik demi mendukung kelancaran operasi hulu minyak dan gas bumi nasional.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengabarkan bahwa perbaikan mesin turbin pembangkit listrik kepunyaan MCTN yang tengah digarap di fasilitas PT Sulzer, Purwakarta, berpeluang rampung lebih cepat daripada estimasi awal.

Melalui peninjauan langsung ke lapangan pada Selasa dini hari bersama para pemangku kepentingan, Djoko mengutarakan bahwa target penyelesaian perbaikan yang semula dipatok pada 30 Juni 2026 kini berpotensi dimajukan hingga 10 hari lebih awal.

“Kami mendapat laporan bahwa turbin yang sedang diperbaiki di PT Sulzer dapat diberangkatkan dari Purwakarta menuju Pelabuhan Patimban pada 20 Juni, bahkan masih ada peluang dipercepat lagi apabila tercapai kesepakatan teknis antara PT Sulzer dan MCTN,” ujar Djoko.

Agenda kunjungan tersebut turut diikuti oleh Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Muhammad Arifin, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Joko, Deputi Operasi SKK Migas Surya, Direktur Utama MCTN Djunaidi, bersama para manajemen dari PT Sulzer, PLN, Ditjen Migas, serta SKK Migas.

Merujuk pada laporan Direktorat Teknik dan Lingkungan Migas, hasil pemeriksaan berkala sebelumnya mengindikasikan bahwa pengerjaan baru akan selesai pada akhir Juni.

Akan tetapi, setelah melalui diskusi mendalam bersama seluruh pihak yang terlibat, muncul alternatif untuk mempercepat pengiriman menuju Riau lewat Pelabuhan Patimban memakai kapal Ro-Ro yang memakan waktu pelayaran berkisar dua hari.

Langkah percepatan ini pun memperoleh sokongan penuh dari pihak pemerintah.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan diagendakan melakukan peninjauan lanjutan ke PT Sulzer guna mendiskusikan beragam peluang akselerasi pengerjaan agar pengiriman ke Riau dapat segera terlaksana.

Sebagai wujud komitmen dalam mengawal target produksi migas domestik, SKK Migas bahkan siap mengulurkan bantuan tambahan berupa personel maupun dana jika dibutuhkan demi memacu penyelesaian proyek tanpa mengabaikan faktor keselamatan kerja dan mutu.

“Kami berharap seluruh proses dapat berjalan lebih cepat namun tetap aman dan sesuai prosedur. Dukungan dan doa dari semua pihak sangat kami harapkan,” kata Djoko.

Langkah cepat dalam merampungkan turbin ini dinilai sangat krusial lantaran bakal menyokong keandalan daya listrik untuk aktivitas operasi hulu migas di wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan, yang kelak berdampak positif pada peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional.

Sinergi yang kuat antara SKK Migas, Ditjen Migas, Ditjen Ketenagalistrikan, PHR, MCTN, PLN, dan PT Sulzer menjadi modal utama dalam mengamankan pemenuhan target produksi energi nasional.

Dengan rasa optimisme yang besar, Djoko mengakhiri laporannya lewat pesan ringkas yang membakar semangat: “Insya Allah bersama kami bisa. Lifting naik: Bisa, bisa, bisa!”.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua