Kasus Suap PT Blueray Cargo Seret Nama Raffi Ahmad

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 12 Juni 2026
Kasus Suap PT Blueray Cargo Seret Nama Raffi Ahmad
Raffi Ahmad (RA) (FOTO: NET)

JAKARTA - Perusahaan logistik PT Blueray Cargo kini tengah menjadi pusat perhatian publik setelah namanya dikaitkan dengan Raffi Ahmad dalam sebuah perkara suap impor.

Di samping Raffi Ahmad, kasus dugaan suap impor yang dijalankan oleh PT Blueray Cargo ini pun turut menyeret oknum pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Lalu, siapakah sebetulnya figur di balik PT Blueray Cargo ini?

Pemilik sekaligus pimpinan tertinggi PT Blueray Cargo ialah John Field.

Kini, John Field telah menyandang status sebagai terdakwa dalam perkara dugaan suap serta gratifikasi yang mencapai nilai miliaran rupiah.

Proses hukum John Field sempat diwarnai oleh drama.

Pada 4 Februari 2026, ia sempat meloloskan diri dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Ditjen Bea Cukai.

Akan tetapi, usai sempat menjadi buron selama beberapa hari, John akhirnya menyerahkan diri ke KPK pada 7 Februari 2026.

Di dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), terkuak bahwa John Field sangat serius dalam mengeksekusi aksinya.

Ia didakwa menyerahkan uang pelicin senilai Rp 61,3 milar kepada sejumlah pejabat Bea Cukai.

Bukan cuma berwujud uang tunai, John Field dan rekan-rekan juga dikatakan memanjakan para oknum pejabat tersebut lewat bermacam fasilitas hiburan mewah supaya barang impor kepunyaan PT Blueray Cargo lolos dari pemeriksaan kepabeanan yang ketat.

Ketika mengeksekusi praktik lancung ini, John Field tidak bergerak sendirian.

Ia dibantu oleh dua anak buah kepercayaannya yang sekarang pun sudah berstatus terdakwa, yakni Dedy Kurniawan Sukolo selaku Manager Operasional Custom Clearance Pelabuhan PT Blueray Cargo, serta Andri yang mengemban jabatan sebagai Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Cargo.

Uang haram itu disinyalir mengalir ke kantong sejumlah petinggi Bea Cukai, mulai dari level Direktur hingga Kepala Seksi Intelijen, beberapa di antaranya Rizal (Direktur Penindakan dan Penyidikan), Sisprian Subiaksono, sampai Orlando Hamonangan Sianipar.

Keterikatan nama Raffi Ahmad dengan perusahaan kepunyaan John Field ini diduga kuat akibat perbuatan oknum karyawan PT Blueray Cargo.

Berdasarkan pengakuan Raffi, salah satu pegawai John Field mencatut namanya saat ia tak sengaja berfoto di kantor perusahaan tersebut di New York.

Pegawai tersebut diduga mengirim pesan WhatsApp kepada bosnya, John Field, dan mengklaim bahwa "Sultan Andara" melakukan pemesanan barang. Bukti percakapan inilah yang kemudian ditemukan penyidik KPK dalam ponsel oknum perusahaan, hingga akhirnya menyeret nama Raffi Ahmad ke dalam pusaran penyidikan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua