Kamis, 14 Mei 2026

Surat Utang Jadi Pilihan Pendanaan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Surat Utang Jadi Pilihan Pendanaan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

JAKARTA - Penerbitan surat utang diproyeksikan menjadi opsi pendanaan utama bagi korporasi hingga akhir 2024, seiring dengan harapan pelonggaran suku bunga.

Namun, ketidakpastian kebijakan di Amerika Serikat (AS) dan prospek pertumbuhan ekonomi domestik menjadi tantangan bagi pasar, Jumat, 15 November 2024.

Ahmad Nasrudin, Fixed Income Analyst PEFINDO, menyebut kebijakan ekonomi Presiden AS terpilih, Donald Trump, dapat memicu volatilitas pasar dan mendorong investor lebih memilih surat utang dibanding aset berisiko seperti saham.

Baca Juga

Tanam 1.500 Mangrove di Pulo Panjang, PLN Indonesia Power UBP Cilegon Tegaskan Komitmen Nyata di Hari Bumi 2026

Penurunan suku bunga oleh The Fed yang diperkirakan terjadi Desember 2024 juga akan menekan yield obligasi, membuat surat utang lebih menarik bagi perusahaan.

Namun, ada risiko dari kompetisi instrumen investasi lain. Bank Indonesia, misalnya, menawarkan yield tinggi untuk SRBI tenor 1 tahun di angka 7,036%, mendekati yield obligasi korporasi AAA.

Selain itu, melemahnya pertumbuhan ekonomi domestik menjadi 4,95% di kuartal III/2024 turut mengurangi minat korporasi untuk menerbitkan surat utang baru.

Meskipun demikian, era suku bunga rendah memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengganti surat utang lama dengan biaya yang lebih murah, menjaga optimisme di pasar pendanaan.

Tri Kismayanti

Tri Kismayanti

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Riset Aurora: Proyek Baterai Hijau Eropa Naik Pesat Menjelang 2030

Riset Aurora: Proyek Baterai Hijau Eropa Naik Pesat Menjelang 2030

Canggih! Tukar Baterai Motor Listrik di SPBKLU Hanya 3 Menit

Canggih! Tukar Baterai Motor Listrik di SPBKLU Hanya 3 Menit

Pemerintah Bedakan Subsidi EV, BYD Tunggu Regulasi Resmi Terkait LFP

Pemerintah Bedakan Subsidi EV, BYD Tunggu Regulasi Resmi Terkait LFP

Kisah Pemulung Klender: Punya Dana Darurat dari Tabungan Sampah

Kisah Pemulung Klender: Punya Dana Darurat dari Tabungan Sampah

Sanksi Tegas Menanti Kendaraan Parkir Sembarangan di Jalan Margonda

Sanksi Tegas Menanti Kendaraan Parkir Sembarangan di Jalan Margonda