Media Field Trip PEP Jambi: Dari Tanggap Darurat hingga Budidaya Ikan

Media Field Trip PEP Jambi (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Kamis, 25 Juni 2026 | 11:29:49 WIB

JAMBI - Pertamina EP (PEP) Jambi bersama SKK Migas Sumbagsel menginisiasi Media Field Trip yang melibatkan Forum Jurnalis Migas (FJM) Jambi guna meningkatkan transparansi operasional dan membangun pemahaman publik terhadap sektor hulu migas.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/6) tersebut menjadi wadah kolaborasi antara perusahaan, regulator, serta media untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.

PEP Jambi mengajak FJM Jambi meninjau langsung operasional perusahaan, mulai dari kesiapan Tim Fire & Rescue bersertifikasi BNSP dalam menanggulangi keadaan darurat hingga program pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan air tawar di Desa Kasang Lopak Alai.

Pjs Field Manager PEP Jambi, Alfian Mayando menuturkan bahwa media berperan sebagai mitra strategis dalam membentuk persepsi masyarakat terkait industri hulu migas. Menurutnya, komunikasi konstruktif dan keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menunjukkan operasi perusahaan yang selamat, andal, serta bertanggung jawab di tengah dinamika sektor energi.

"Melalui kegiatan Media Field Trip ini, kami ingin berbagi secara langsung mengenai komitmen tersebut kepada rekan-rekan media," katanya.

"Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta kemandirian usaha yang berkelanjutan," jelasnya.

Pihaknya berharap kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dan kolaborasi antara SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, KKKS Wilayah Jambi, serta insan pers. "Dengan komunikasi yang terbuka, berimbang, dan produktif, kami optimistis informasi yang diterima masyarakat akan semakin berkualitas serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Kurnia Ariwijayanti mengapresiasi Pertamina EP Jambi selaku tuan rumah serta seluruh KKKS di Jambi atas dukungannya. Bagi SKK Migas, hubungan dengan media merupakan investasi sosial yang krusial.

"Di tengah fokus industri hulu migas untuk menjaga keberlanjutan produksi dan meningkatkan investasi energi nasional, kami memandang media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai peran SKK Migas dan KKKS dalam mendukung ketahanan energi serta penerimaan negara," katanya.

Kurnia menambahkan bahwa industri hulu migas memiliki karakteristik investasi besar dengan risiko tinggi, sehingga dukungan publik sangat vital agar operasional berjalan lancar.

"Melalui media, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami bahwa kegiatan eksplorasi dan produksi migas yang dilakukan KKKS merupakan bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan manfaat bagi negara, mulai dari mendukung kebutuhan energi hingga berkontribusi terhadap pembangunan nasional," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kunjungan ini juga memperlihatkan komitmen industri dalam Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang memberikan dampak nyata terhadap ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan warga.

"Karena itu, kami berharap sinergi antara SKK Migas, KKKS, dan media dapat terus diperkuat sehingga informasi mengenai kontribusi positif industri hulu migas dapat tersampaikan secara luas dan berimbang kepada masyarakat," tegasnya.

Ketua FJM Jambi, Mursyid Sonsang, mengapresiasi dukungan SKK Migas, PEP Jambi, dan KKKS atas fasilitas dalam kegiatan ini. "Kesempatan untuk melihat langsung aktivitas operasional di lapangan sangat penting bagi insan pers agar dapat memahami proses bisnis hulu migas secara lebih menyeluruh," katanya.

Mursyid mendorong anggota FJM untuk terus menyajikan berita yang akurat, berimbang, serta edukatif terkait peran strategis industri hulu migas bagi ketahanan energi nasional. "Kami berharap kolaborasi dan komunikasi yang terbuka antara perusahaan, SKK Migas, dan media dapat terus terjalin dengan baik," ujarnya.

Reporter: David Ilham