Sumur Baru PHE ONWJ Berpotensi Produksi Minyak Hingga 1.200 BOPD

Platform migas Pertamina (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Senin, 29 Juni 2026 | 11:39:59 WIB

JAKARTA - PT PHE Offshore North West Java (ONWJ) telah merampungkan kegiatan pemboran sumur pengembangan LLA-5 pada Platform Lima dengan membukukan performa keluaran perdana yang amat bagus serta melampaui sasaran semula.

Dari Sumbernya menerangkan bahwa pengerjaan pemboran sumur LLA-5 diawali pada tanggal 27 April 2026 lalu tuntas pada 22 Juni 2026 memanfaatkan Rig PV-Drilling II. Prosedur pemboran berjalan selama 67 hari lantaran sempat menjumpai hambatan teknis.

“Pemboran ini agak lama karena terjadi peralatan yang stuck di dalam sumur sehingga harus diambil dan dilakukan sidetrack,” ujar dari Sumbernya dalam keterangannya, Minggu (28/6).

Dari Sumbernya memaparkan, sumur tersebut dibuat secara miring menyasar lapisan LL-30 pada jarak 4.745–4.752 ftMD. Seusai seluruh tingkatan pemboran beres, sumur tersebut mulai aktif beroperasi pada 26 Juni 2026. Keluaran pengetesan perdana (Production on Process/POP) menyentuh angka 566 barel minyak per hari (BOPD), nyaris dua kali lipat dari sasaran semula yang sebesar 300 BOPD.

“Saat ini sedang dilakukan clean-up dan diperkirakan setelah clean-up produksi dapat meningkat hingga 1.200 BOPD dengan kandungan air 4% menggunakan gas lift, sehingga produksi dapat meningkat empat kali dari target 300 BOPD,” kata dari Sumbernya.

Meninjau aspek penghematan, rencana ini pun membukukan performa yang memuaskan. Pemanfaatan dana pemboran berada di kisaran 95% dari pagu Authorization for Expenditure (AFE) yang sudah disetujui dari Sumbernya senilai US$13.375.335 dan segala pemrosesan juga dirampungkan tanpa adanya insiden kerja atau nihil kecelakaan.

Reporter: David Ilham