Selasa, 19 Mei 2026

Aksi Hijau Pekerja Pertamina Bunyu Rayakan May Day 2026

Aksi Hijau Pekerja Pertamina Bunyu Rayakan May Day 2026
Aksi Hijau Pekerja Pertamina Bunyu (FOTO: NET)

BUNYU - Atmosfer peringatan Hari Buruh 2026 di Pulau Bunyu, Kalimantan Utara, menyajikan pemandangan yang tidak biasa.

Alih-alih menggelar demonstrasi di jalanan untuk menyampaikan aspirasi, momen ini diisi dengan aksi menanam pohon serta mengumpulkan sampah plastik demi menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang.

PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berkolaborasi dengan Federasi Serikat Pekerja Pertambangan & Gas Bumi Bersatu (FSPPB) menginisiasi agenda “Aksi Hijau May Day” di kawasan Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Bulungan, pada Jumat (2/5/2026).

Baca Juga

Rusia Siap Lanjutkan Proyek Migas Blok Tuna Juni 2026

Kegiatan pelestarian alam dan pembersihan area operasional ini diikuti oleh 180 partisipan, yang mempertemukan elemen pekerja migas, aparat Muspika Bunyu, hingga jajaran serikat pekerja.

Agenda tersebut menjadi sebuah representasi baru dalam menginterpretasikan Hari Buruh.

Jika biasanya May Day identik dengan aksi massa dan tuntutan hak-hak kesejahteraan, pekerja di Bunyu justru mentransformasikannya menjadi sebuah gerakan bersama untuk merawat bumi.

Senior Manager PEP Bunyu Field, Ruri Heriandi, menggarisbawahi bahwa aspek keberlanjutan lingkungan kini telah terintegrasi penuh dalam aktivitas operasional sektor hulu migas.

“Pada peringatan Hari Buruh kali ini, kami bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk serikat pekerja dan pemerintah kecamatan, untuk melakukan aksi mendukung perbaikan ekosistem, penurunan emisi karbon, dan pelestarian lingkungan hidup yang penting bagi masa depan kehidupan,” ujarnya.

Ruri menambahkan bahwa aktivitas sederhana seperti menanam pohon dan memungut sampah akan memicu dampak yang masif apabila dijalankan secara konsisten lewat kolaborasi banyak pihak.

“Kami ingin terus berkontribusi dalam menjaga kualitas lingkungan melalui langkah yang sederhana, berupa penanaman pohon dan pembersihan sampah, namun berdampak besar bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Sejak pagi hari, Officer Environment PEP Bunyu Field, Nurhadi Muslim, telah membekali para peserta dengan edukasi teknis seputar tata cara penanaman pohon serta pengelolaan limbah plastik.

Di samping melakukan aksi bersih-bersih, pihak manajemen juga menggalakkan kampanye untuk membatasi pemakaian plastik sekali pakai di lingkungan internal perusahaan maupun di tengah masyarakat sekitar.

Bagi pihak Pertamina, agenda kepedulian alam ini bukan sekadar rutinitas seremonial yang digelar setahun sekali.

Manajemen menanamkan keyakinan bahwa aspek kelestarian lingkungan hidup berjalan selaras dengan keberlanjutan produksi energi bagi pemenuhan kebutuhan nasional.

“Kami percaya keberlanjutan lingkungan dan masyarakat akan mendukung keberlanjutan produksi migas Perusahaan yang penting bagi ketersediaan dan ketahanan energi nasional sesuai Asta Cita pemerintah terkait swasembada energi,” ujar Ruri.

PEP Bunyu Field sendiri beroperasi di bawah payung PT Pertamina Hulu Indonesia selaku bagian dari Zona 10 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan.

Melalui sinergi dengan SKK Migas, korporasi secara konsisten mengimplementasikan beragam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang menyasar sektor pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi, hingga proteksi lingkungan hidup.

Proper Hijau

Bentuk komitmen nyata ini dibuktikan lewat pencapaian Grup PHI yang sukses membawa pulang enam penghargaan PROPER Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Apresiasi tersebut dianugerahkan kepada deretan anak perusahaan serta afiliasi PHI, termasuk di antaranya PEP Bunyu Field, atas keberhasilan mengelola lingkungan yang dinilai telah melampaui standar regulasi atau beyond compliance.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyatakan bahwa penghargaan bergengsi tersebut merupakan cerminan dari sinergi yang solid antara pihak internal perusahaan, instansi pemerintah, dan masyarakat di sekitar area operasi.

“Penghargaan ini adalah buah kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat di wilayah operasi Perusahaan, dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan ketahanan energi nasional sesuai Asta Cita Pemerintah,” katanya.

PHI juga berkomitmen untuk terus menggulirkan berbagai program CSR yang inovatif di wilayah kerjanya.

Salah satu program andalan dari PEP Bunyu Field adalah gerakan “Mantap Betul Bah”, sebuah inisiatif yang memberdayakan potensi lokal demi mengoptimalkan sektor pertanian berkelanjutan serta sistem manajemen air hujan.

Di tengah eskalasi perhatian global terhadap problematika perubahan iklim global serta agenda transisi energi, langkah nyata dari para pekerja hulu migas di Bunyu ini membuktikan bahwa industri energi tidak melulu mengejar target produksi dan lifting semata.

Terdapat sebuah langkah konkret untuk menciptakan keharmonisan yang erat antara pemenuhan kebutuhan energi, kelestarian alam, serta kesejahteraan masyarakat setempat.

Peringatan May Day di Bunyu pada tahun ini pada akhirnya menitipkan sebuah pesan yang mendalam namun sederhana: merawat bumi dapat diwujudkan dari sebatang pohon yang tertanam serta seonggok sampah plastik yang dipungut secara bersama-sama.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dirjen Migas Optimistis CNG Jadi Alternatif Aman Rumah Tangga

Dirjen Migas Optimistis CNG Jadi Alternatif Aman Rumah Tangga

Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP Pilih Direktur PT BSP

Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP Pilih Direktur PT BSP

Investasi Migas Rp4,8 T Siap Masuk ke Sumatera Utara

Investasi Migas Rp4,8 T Siap Masuk ke Sumatera Utara

Permintaan Nikel untuk Baterai EV Dinilai Tetap Prospektif

Permintaan Nikel untuk Baterai EV Dinilai Tetap Prospektif

Era Mobil Listrik Murah Dimulai Lewat Produksi Baterai Natrium

Era Mobil Listrik Murah Dimulai Lewat Produksi Baterai Natrium