Raksasa Migas AS ConocoPhillips Garap Ladang Gas Suriah Pekan Ini

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Rabu, 17 Juni 2026
Raksasa Migas AS ConocoPhillips Garap Ladang Gas Suriah Pekan Ini
ConocoPhillips, Conoco Phillips (FOTO: NET)

HOUSTON - Perusahaan minyak dan gas terkemuka asal Amerika Serikat (AS), ConocoPhillips, bersiap menjalin kesepakatan kontrak dengan pemerintahan baru Suriah guna mengaktifkan kembali aktivitas produksi gas.

Laporan dari Financial Times yang melansir informasi dari sumber internal menyebutkan bahwa penandatanganan kesepakatan potensial ini berpeluang besar terlaksana pada pekan ini.

Melalui kerja sama dengan badan usaha milik negara setempat, Syrian Petroleum Company, pihak ConocoPhillips bersama Novaterra Energy bakal mengelola ladang gas yang sudah tersedia sekaligus mencari cadangan-cadangan baru.

Langkah konkret ini berjalan mengacu pada nota kesepahaman yang sebelumnya telah disepakati bersama pada bulan November lalu.

Berdasarkan rilis Reuters, sejumlah korporasi energi raksasa global seperti TotalEnergies dari Prancis, QatarEnergy, hingga ConocoPhillips, telah menyepakati komitmen bersama Syrian Petroleum Company pada Mei lalu untuk mengawali evaluasi teknis di wilayah lepas pantai Blok 3 yang berlokasi dekat Latakia.

Nota kesepahaman tersebut menjadi landasan utama untuk mendiskusikan peluang penjajakan komersial.

Agenda ini menjadi bagian dari strategi masif pemerintah Suriah dalam memikat modal asing masuk ke industri energi domestik, yang sebelumnya sempat lumpuh total akibat konflik internal dan jeratan sanksi internasional selama bertahun-tahun.

Gairah para pelaku industri energi raksasa dunia untuk berinvestasi pada proyek-proyek anyar di Suriah terpantau terus melonjak sejak tumbangnya rezim Bashar al-Assad pada pengujung tahun 2024 silam.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua