Transformasi ke EBT, Futura Energi Siapkan Lima Proyek Baru

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Selasa, 30 Juni 2026
Transformasi ke EBT, Futura Energi Siapkan Lima Proyek Baru
pembangkit listrik tenaga surya (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) sedang memusatkan perhatian dalam melakukan peralihan dari bidang kreatif serta konsultasi menuju sektor energi ramah lingkungan.

Untuk mencapai hal tersebut, FUTR telah menyusun beberapa rencana taktis.

Direktur Utama Futura Energi Global Anggara Suryawan memaparkan pengembangan usaha energi baru terbarukan yang hendak dijalankan mencakup, panas bumi sampai pembangkit listrik tenaga minihidro. “Bisnis baru ini akan dilakukan melalui anak usaha. Layanan efisiensi energi melalui anak usaha,” jelas Anggara dalam paparan publik secara virtual pada, Senin (29/6/2026).

Anggara menuturkan manajemen FUTR sedang memperkokoh sinergi dengan rekanan lokal maupun luar negeri guna meningkatkan alih teknologi serta efisiensi proyek. “Kami secara aktif membuka peluang kerjasama dengan mitra strategis untuk mempercepat terwujudnya rencana bisnis,” ucapnya.

Selanjutnya, Anggara mengungkapkan, saat ini manajemen FUTR tengah menjalankan pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali sebesar 130 Megawatt (MW). “Pengembangan tersebut merupakan komitmen perseroan di sektor bisnis energi terbarukan dengan menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Zhejiang Energy PV-Tech Co., Ltd dan PT Hypec International,” kata dari Sumbernya.

Anggara menyebut PT Aurora Dhana Nusantara selaku pemegang saham pengendali perusahaan, sudah mempunyai aset pembangkit listrik panas bumi (Geothermal) melalui anak perusahaan, yaitu PT Sejahtera Alam Energy (SAE).

“Saat ini, Sejahtera Alam Energy telah memiliki PPA dengan kapasitas 220 MW dengan nilai investasi sebesar US$ 80 juta,” jelas Anggara.

FUTR saat ini sedang mengikuti sejumlah tahapan lelang serta penjajakan proyek energi baru terbarukan (EBT) dengan kapasitas indikatif menyentuh 100 MW untuk geothermal.

Sementara itu, untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya kapasitas FUTR mencapai 100 MW.

Sedangkan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro milik FUTR telah mempunyai kapasitas 150 MW.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua