JAKARTA - Menko Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tengah menyiapkan berbagai skenario matang guna menjaga stabilitas energi di tengah ketidakpastian global.
Dinamika geopolitik yang berkembang saat ini menuntut langkah antisipatif yang cepat agar ketersediaan pasokan bahan bakar tetap terjaga.
"Pemerintah melihat berbagai skenario dan tentu skenario yang diambil adalah menjaga agar ketersediaan energi tetap ada, ketersediaan BBM tetap ada, dan juga tentu dalam situasi ini pemerintah terus menjaga stabilitas," ujar Airlangga, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Selasa (16/04/2024).
Airlangga berpendapat, bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan beban ekonomi akibat fluktuasi harga global tidak langsung berdampak berat pada masyarakat.
Pemerintah terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan harga minyak mentah dunia yang sangat fluktuatif belakangan ini.
Koordinasi lintas kementerian dilakukan secara intensif untuk memetakan risiko logistik dan jalur distribusi energi nasional.
Angka subsidi energi diprediksi tetap menjadi instrumen penting dalam menjaga daya beli meskipun tekanan pasar luar negeri terus meningkat.
Pemanfaatan cadangan devisa dan penguatan nilai tukar juga menjadi bagian dari skenario besar dalam mengamankan impor komoditas energi.
Sektor industri dan transportasi massal menjadi perhatian utama karena kedua bidang tersebut sangat bergantung pada kepastian stok bahan bakar harian.
Evaluasi berkala terhadap kebijakan fiskal akan terus berjalan menyesuaikan kondisi paling mutakhir di lapangan.