Paiton Energy Dorong Mahasiswa Berinovasi dalam Transisi Energi

Selasa, 12 Mei 2026 | 11:05:27 WIB
President Director PE Fazil Erwin Alfitri (FOTO: NET)

PROBOLINGGO - PT Paiton Energy mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam menyukseskan agenda transisi energi nasional melalui inovasi teknologi serta penguatan sinergi antara sektor pendidikan dan industri.

Pesan tersebut disampaikan perusahaan dalam dua forum ilmiah di Yogyakarta sebagai wujud komitmen mendukung ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

President Director PT Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri, hadir sebagai pembicara dalam Seminar National Electrical Power System Competition (NESCO) 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (9/5/2026).

Seminar bertajuk “Pioneering Green Solutions: Advancing National Transition Through Renewable Energy” tersebut membedah langkah strategis dalam memajukan energi hijau di tanah air.

Dalam penjelasannya, Fazil menekankan bahwa kaum muda, terutama kalangan mahasiswa, memegang peran krusial dalam memajukan teknologi yang mampu mempercepat transisi energi.

Ia berpendapat bahwa pencapaian ketahanan energi berkelanjutan perlu menyeimbangkan antara keandalan sistem listrik dan tarif yang terjangkau bagi publik.

“Transisi energi nasional memerlukan pendekatan terintegrasi yang realistis dan berbasis keandalan. Kami melihat bahwa penguatan fondasi sistem kelistrikan Indonesia dalam satu dekade ke depan sangat bergantung pada sinergi dalam menyelaraskan kebijakan, investasi, serta pengembangan teknologi ramah lingkungan guna mencapai target bauran energi jangka panjang,” kata Fazil.

Di lokasi berbeda, Chief Financial Officer PT Paiton Energy, Bayu Widyanto, menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Mitra Industri di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Kamis (7/5/2026).

Diskusi bertema “Membangun Perguruan Tinggi yang Relevan dan Berdampak” ini membahas pentingnya kolaborasi kampus dan industri untuk mencetak SDM kompeten.

Bayu memaparkan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis agar lulusan perguruan tinggi lebih adaptif dan mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan tuntutan zaman.

“Dunia industri bergerak dinamis, sehingga perguruan tinggi dirasa perlu untuk mampu mengimbangi dinamika yang ada sehingga masukan secara timbal balik hendaknya dilakukan secara berkelanjutan. Bagi kami, sangat penting bagi mahasiswa sebagai sumber daya industri di masa depan untuk menguasai keterampilan yang diperlukan dan kemampuan untuk agile, fleksibel, dan beradaptasi dengan perkembangan dan kebutuhan. Di sinilah kolaborasi kampus – industri diperlukan,” ujar Bayu.

Upaya ini secara konsisten dijalankan perusahaan melalui program CSR Paiton bErsiNERGY.

Beberapa inisiasi yang telah berjalan meliputi Waste to Energy Program di Universitas Indonesia, Solar School Program di sejumlah SMKN dan SMAN, hingga kolaborasi dengan Fakultas Kehutanan UGM dalam mengembangkan perhutanan sosial menjadi hutan tanaman energi berbasis biomassa.

Melalui keterlibatan aktif di forum ilmiah dan penguatan kemitraan dengan dunia pendidikan, PT Paiton Energy menegaskan dukungannya pada konsep Pentahelix.

Perusahaan berkomitmen terus menyokong transisi energi melalui pengelolaan pembangkit yang andal serta kerja sama jangka panjang demi ketahanan energi Indonesia.

Terkini