Selasa, 12 Mei 2026

Dedi Mulyadi: Membangun Tol Itu Mudah, Menanam Pohon Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Membangun Tol Itu Mudah, Menanam Pohon Rimbun yang Sulit
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi KDM (FOTO: NET)

JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memaparkan filosofi ekologi Padjadjaran saat mengunjungi hutan lindung seluas 2,5 hektare di area Istana Cipanas.

Kang Dedi Mulyadi atau KDM memberikan apresiasi terhadap keberadaan pohon-pohon raksasa yang masih berdiri tegak walau diperkirakan telah berumur ratusan tahun.

Ia menilai bahwa proses menanam pohon hingga tumbuh besar dan rimbun jauh lebih menantang dibandingkan proyek pembangunan jalan tol sepanjang ribuan kilometer.

Baca Juga

PLN IP Perkuat Bisnis Beyond kWh Lewat Perdagangan Karbon Global

“Membangun jalan tol ribuan kilometer saya sanggup, anggarannya ada. Tapi menanam pohon sampai besar dan rimbun seperti ini, uang tidak bisa membelinya. Ini kemewahan yang sebenarnya,” ujarnya dikutip dari berbagai sumber, Minggu (10/5/2026).

Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, KDM juga memperhatikan nilai sejarah dari bangunan yang telah ada sejak tahun 1742 itu.

KDM berpendapat bahwa Istana Cipanas membutuhkan proteksi hukum yang spesifik demi menjaga wibawa serta kelestarian alam di sekitarnya.

Hal ini disampaikan karena ia merasa prihatin setelah mendapat laporan dari pengelola istana mengenai kondisi Sungai Cisabuk dan Sungai Jalimun.

Ia memperoleh informasi bahwa aliran sungai itu sering membawa limbah rumah tangga dari pemukiman penduduk hingga masuk ke dalam kompleks istana.

Permasalahan ini kerap mengakibatkan kerusakan pada pintu air atau alat penyaring sampah ketika hujan lebat melanda wilayah Puncak.

Merespons persoalan tersebut, Dedi Mulyadi segera memberikan tawaran solusi untuk mengatasinya.

“Saya akan siapkan petugas pembersih sungai setiap hari di sini. Sambil kami merubah pola pikir masyarakat melalui sistem pengelolaan sampah desa yang lebih baik,” ucap Kang Dedi Mulyadi.

KDM kemudian menyinggung ironi yang menimpa kawasan Puncak saat ini.

Ia menyoroti bagaimana wilayah dataran tinggi tersebut justru mengalami banjir akibat alih fungsi lahan dan tata ruang yang tidak terawasi.

Dedi Mulyadi pun menegaskan janjinya untuk terus memulihkan fungsi kawasan hijau di wilayah Jawa Barat.

Termasuk menjaga Istana Cipanas agar area tersebut tidak sekadar menjadi peninggalan sejarah, tetapi tetap berfungsi sebagai paru-paru bagi lingkungan sekitarnya.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Laba Kuartal I Saudi Aramco Tembus Rp 581 T, Lampaui Ekspektasi Analis

Laba Kuartal I Saudi Aramco Tembus Rp 581 T, Lampaui Ekspektasi Analis

Kasus Pemerasan Oknum Jaksa: Kuasa Hukum Serahkan Dua Ponsel Bukti

Kasus Pemerasan Oknum Jaksa: Kuasa Hukum Serahkan Dua Ponsel Bukti

Nadiem Makarim Tepis Dakwaan Korupsi Chromebook dalam Persidangan

Nadiem Makarim Tepis Dakwaan Korupsi Chromebook dalam Persidangan

Solusi BPH Migas Urai Antrean Panjang Solar Subsidi Balikpapan

Solusi BPH Migas Urai Antrean Panjang Solar Subsidi Balikpapan

BRIN Soroti Rendahnya Transaksi Pasar Karbon Indonesia dan Mutu Data

BRIN Soroti Rendahnya Transaksi Pasar Karbon Indonesia dan Mutu Data