Selasa, 12 Mei 2026

Pembiayaan Transportasi Listrik Dukung Target NZE Nasional 2060

Pembiayaan Transportasi Listrik Dukung Target NZE Nasional 2060
Pembiayaan Transportasi Listrik Dukung Target NZE (FOTO: NET)

JAKARTA - Merujuk informasi dari kemenkeu.go.id, Energy Transition Mechanism (ETM) adalah langkah strategis guna memacu pembangunan infrastruktur serta mempercepat peralihan energi menuju emisi nol bersih (NZE) tahun 2060, dengan memprioritaskan asas keadilan serta keterjangkauan.

Kehadiran ETM sangat krusial bagi Indonesia seiring proyeksi pertumbuhan ekonomi yang terus menguat menuju status negara maju di tahun 2045.

Besarnya kebutuhan energi nasional wajib dipenuhi tanpa menimbulkan efek negatif bagi keberlanjutan lingkungan hidup.

Baca Juga

PLN IP Perkuat Bisnis Beyond kWh Lewat Perdagangan Karbon Global

Sistem ETM dipisahkan menjadi dua kelompok utama.

Kelompok pertama yakni Fasilitas Pengurangan Emisi yang menitikberatkan pada percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU).

Kelompok kedua merupakan Fasilitas Energi Bersih yang difokuskan pada investasi dan pembangunan sarana energi ramah lingkungan.

Upaya peralihan menuju energi bersih ini dilakukan agar tidak membebani APBN melalui mekanisme pembiayaan campuran (blended finance).

Modal tersebut dihimpun dari berbagai sumber seperti sektor perbankan, instansi pemerintah, investor ekuitas, hingga filantropi yang pengelolaannya dimandatkan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).

Guna memastikan implementasi ETM berjalan secara menyeluruh, Pemerintah membentuk Country Platform.

Kerangka kerja ini berfungsi untuk mengumpulkan modal, baik komersial maupun non-komersial, secara berkesinambungan demi menyokong transisi energi di tanah air.

Terkait pendanaan tersebut, penyaluran kredit perbankan bagi kendaraan listrik, terutama untuk transportasi massal, menjadi bagian penting dari pembiayaan hijau (green financing).

Peralihan operasional taksi listrik dari penggunaan bahan bakar fosil merupakan wujud nyata Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang dicanangkan pemerintah untuk mensubstitusi kendaraan BBM.

Langkah korporasi ini menjadi strategi krusial dalam menekan emisi karbon demi meraih target NZE di tahun 2060.

Pihak perbankan menetapkan pinjaman tersebut sebagai kredit hijau (green loan) karena kontribusinya dalam mendukung mobilitas wilayah perkotaan yang rendah emisi.

Sebagai langkah konkret, BCA baru saja menyalurkan pinjaman investasi senilai Rp600 miliar kepada perusahaan taksi listrik Vietnam, Green SM Indonesia.

Kucuran dana dengan tenor lima tahun tersebut dialokasikan untuk ekspansi armada di kota Jakarta, Surabaya, Bekasi, Makassar, serta Bali.

Pada kesempatan berbeda, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyebutkan bahwa pasar karbon nasional adalah instrumen utama dalam pembiayaan strategis transisi energi yang berkelanjutan.

Ia mendorong penguatan kualitas kredit karbon serta peningkatan keterlibatan sektor swasta dalam mendanai energi bersih.

Eddy menekankan bahwa sinergi dengan pihak swasta sangat diperlukan untuk membangun energi terbarukan.

Selain proyek berskala besar, pembiayaan diharapkan menyasar inisiatif komunitas seperti pengolahan sampah yang menjadi bagian dari ekosistem energi nasional.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Laba Kuartal I Saudi Aramco Tembus Rp 581 T, Lampaui Ekspektasi Analis

Laba Kuartal I Saudi Aramco Tembus Rp 581 T, Lampaui Ekspektasi Analis

Dedi Mulyadi: Membangun Tol Itu Mudah, Menanam Pohon Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Membangun Tol Itu Mudah, Menanam Pohon Rimbun yang Sulit

Kasus Pemerasan Oknum Jaksa: Kuasa Hukum Serahkan Dua Ponsel Bukti

Kasus Pemerasan Oknum Jaksa: Kuasa Hukum Serahkan Dua Ponsel Bukti

Nadiem Makarim Tepis Dakwaan Korupsi Chromebook dalam Persidangan

Nadiem Makarim Tepis Dakwaan Korupsi Chromebook dalam Persidangan

Solusi BPH Migas Urai Antrean Panjang Solar Subsidi Balikpapan

Solusi BPH Migas Urai Antrean Panjang Solar Subsidi Balikpapan