SKK Migas: 2 Kargo Tambahan LPG Australia Sudah Masuk RI

Selasa, 19 Mei 2026 | 10:04:20 WIB
Pekerja merapikan gas LPG 3 kilogram di salah satu agen distributor di Jakarta (FOTO: NET)

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan bahwa proses penambahan impor LPG dari Australia kini telah mulai terealisasi.

Realisasi peningkatan volume impor tersebut dilakukan oleh pihak PT Pertamina (Persero), menurut penjelasan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

"Sudah, sudah jalan. Coba tanya Pertamina apakah (pasokannya) sudah sampai atau belum. Harusnya sudah ya, Mei ini kan? Mestinya kalau tidak salah, Mei atau Juni," ungkap Djoko yang akrab disapa Djoksis saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Djoko menjelaskan bahwa total penambahan pasokan impor tersebut terdiri dari dua kargo LPG. "(Jumlahnya) dua kargo kalau tidak salah," tandasnya.

Sebelumnya, Djoko memaparkan bahwa kebijakan ini menjadi bagian dari strategi diplomasi energi yang tengah diperjuangkan pemerintah bersama mitra internasional.

Di depan anggota dewan, Djoko menerangkan bahwa pasokan ekstra tersebut didapatkan dari Pemerintah Jepang melalui fasilitas produksi milik Inpex Corporation Ltd yang beroperasi di Australia.

"Jepang berkomitmen untuk menambahkan pasokan LPG kami yang diproduksi Inpex di Australia," tutup Djoko dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI pada Rabu (8/4/2026).

Terkini