Selasa, 19 Mei 2026

Inovasi Mahasiswa Polinef Hadirkan Solusi Nyata di Papua Barat

Inovasi Mahasiswa Polinef Hadirkan Solusi Nyata di Papua Barat
BEM Polinef, melalui Mahasiswa Berdampak menghadirkan inovasi Tongkrongan SEHAT (FOTO: NET)

JAKARTA - Semangat inovasi kian tumbuh di lingkungan Politeknik Negeri Fakfak (Polinef).

Mahasiswa kampus vokasi tersebut diharuskan menciptakan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, mulai dari optimalisasi aplikasi kecerdasan buatan hingga energi terbarukan.

Salah satu penemuan terbaru diciptakan oleh seorang mahasiswa Polinef bernama Paulus Hegemur, yang berhasil mengembangkan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan nama Polinef.AI.

Baca Juga

PLN Masukkan Strategi Hidrogen dan Amonia ke RUPTL

Aplikasi tersebut mendapatkan apresiasi luas karena dinilai sebagai sebuah langkah baru di dunia pendidikan Kabupaten Fakfak.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan setempat bahkan telah menyampaikan komitmen untuk mendukung pengembangan aplikasi ini agar dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai sekolah.

Tidak hanya di sektor digital, mahasiswa Polinef juga memberikan kontribusi riil di bidang energi terbarukan.

Direktur Polinef, Muhammad Nur, menerangkan bahwa melalui program desa binaan yang berlokasi di Kampung Tanama, para mahasiswa berhasil memasang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk membantu penerangan serta mendukung aktivitas warga setempat.

Kegiatan ini bukan hanya menyediakan energi listrik yang ramah lingkungan, tetapi juga menopang budi daya hidroponik serta penerapan teknologi tepat guna lainnya.

Di bidang perikanan, seluruh civitas akademika Polinef turut merancang alat pembuat es balok yang digerakkan oleh tenaga surya.

Teknologi ini diciptakan untuk membantu para nelayan di kawasan pesisir dalam mempertahankan kualitas ikan hasil tangkapan mereka, sekaligus menjadi jalan keluar atas terbatasnya ketersediaan es balok yang selama ini menjadi kendala utama di Fakfak.

“Inilah buah dari pendidikan vokasi. Mahasiswa diarahkan untuk memiliki kemampuan problem solving dan menciptakan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat maupun dunia industri,” ujar Muhammad Nur, Senin (18/5/2026).

Sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi negeri di wilayah Papua Barat, Polinef secara konsisten mendorong mahasiswanya agar tidak hanya mendalami teori di dalam kelas, melainkan juga menelurkan karya inovatif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas.

“Berbagai inovasi yang lahir dari mahasiswa Polinef diharapkan menjadi bukti bahwa generasi muda Papua Barat mampu bersaing, kreatif, dan menghadirkan perubahan melalui teknologi dan pendidikan terapan,” tutupnya.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Sukses Lewati Target, Jateng Kembangkan 2.331 Desa Mandiri Energi

Sukses Lewati Target, Jateng Kembangkan 2.331 Desa Mandiri Energi

Krisis Global 2026: Indonesia Harus Segera Beralih ke EBT

Krisis Global 2026: Indonesia Harus Segera Beralih ke EBT

Krisis Selat Hormuz Jadi Momentum Percepatan Transisi Energi

Krisis Selat Hormuz Jadi Momentum Percepatan Transisi Energi

PKS DIY Resmikan PLTS Masjid dan Fasilitas Charger Gratis

PKS DIY Resmikan PLTS Masjid dan Fasilitas Charger Gratis

PP-IP: Transisi Energi Harus Murah dan di Bawah Kendali Negara

PP-IP: Transisi Energi Harus Murah dan di Bawah Kendali Negara